Anbernic akhirnya memperlihatkan RG 55G1 dalam bentuk yang lebih meyakinkan. Perusahaan mengunggah video hands-on di YouTube yang menampilkan unit asli, sehingga calon pembeli bisa melihat arah desain handheld ini tanpa harus menebak-nebak dari render.
Langkah itu membuat RG 55G1 langsung menonjol di tengah ramainya pengumuman handheld baru dari Ayaneo dan Retroid pada pekan yang sama. Meski begitu, Anbernic tampaknya masih menahan laju peluncurannya setelah perangkat ini sempat diperkenalkan sekitar sepekan lalu.
Desain yang Mengarah ke Switch Lite
Dari video tersebut, RG 55G1 terlihat mengambil pendekatan yang cukup dekat dengan Switch Lite. Bagian depannya memakai kaca 2.5D secara menyeluruh, sementara bodi lainnya menggunakan material plastik.
Anbernic juga menyebut perangkat ini memakai tombol dual-injection molded. Pada tampilan yang diperlihatkan, susunan tombol aksi mengikuti layout ala Switch, sedangkan D-pad diletakkan di atas stik analog kiri.
| Aspek | RG 55G1 | Keterangan |
|---|---|---|
| Warna | Retro Grey, Indigo, Black | Retro Grey memakai tombol ABXY berwarna |
| Material depan | Kaca 2.5D | Menutup bagian depan secara menyeluruh |
| Material bodi | Plastik | Dipadukan dengan lapisan depan kaca |
| Layout kontrol | Ala Switch | D-pad berada di atas stik analog kiri |
Penempatan Tombol dan Port yang Lebih Jelas
Penempatan kontrol fisiknya ikut menegaskan arah desain handheld ini. Tombol daya dan volume berada di sisi kiri atas, sementara slot microSD, port USB-C yang tidak berada di tengah, dan audio jack ditempatkan di bagian bawah.
Di bagian belakang, bodinya tampak rata kecuali trigger yang menonjol keluar. Tampilan itu memberi ruang bagi kemungkinan penggunaan grip case opsional untuk membantu ergonomi saat dimainkan lebih lama.
Unit yang Benar-Benar Menyala
Video hands-on itu juga memperlihatkan RG 55G1 sedang digunakan. Di sana terlihat Hall Effect thumbsticks beserta cincin lampu RGB yang ikut menyala ketika perangkat beroperasi.
Secara visual, kombinasi itu membuat RG 55G1 terlihat cukup menjanjikan untuk kelas handheld ringkas. Namun spesifikasi dan harga resminya masih belum diungkap, sehingga dua hal itu akan menjadi penentu apakah perangkat ini sekadar menarik di desain atau juga layak dipertimbangkan sebagai konsol genggam yang mumpuni.
Source: www.notebookcheck.net






