An Se Young Guncang Istora, Akane Tak Berkutik di Final Indonesia Open 2026

An Se Young kembali memperlihatkan mengapa dirinya disebut sebagai salah satu tunggal putri paling dominan di dunia. Di Istora Senayan, Jakarta, wakil Korea Selatan itu merebut gelar Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi dari Jepang di partai final.

Kemenangannya hadir lewat dua gim langsung, 23-21 dan 21-12. Hasil itu menegaskan bahwa An Se Young masih berada di level yang sulit ditandingi saat tampil dengan ritme permainan yang rapi dan stabil.

Kontrol penuh sejak awal

Sejak pertandingan dimulai, An Se Young langsung mengambil kendali. Ia menjaga tempo dengan disiplin dan membuat Akane Yamaguchi terus berada dalam tekanan.

Gim pertama berlangsung ketat karena kedua pemain saling kejar angka hingga akhir. Namun, An Se Young tetap mampu mengamankan keunggulan tipis sebelum tampil lebih lepas di gim kedua.

Pada gim penentuan itu, permainan An Se Young terlihat semakin stabil. Ia menutup laga dengan skor yang jauh lebih meyakinkan dan menunjukkan kualitas yang selama ini menjadi ciri utamanya.

Ambisi yang belum selesai

Meski sudah membawa pulang gelar dari Jakarta, An Se Young tidak menunjukkan tanda puas. Pemain berusia 24 tahun itu justru menegaskan bahwa ambisinya masih jauh melampaui penambahan trofi.

“Saya ingin menjadi atlet yang tidak pernah dikalahkan. Saya tidak ingin kalah, saya hanya ingin kemenangan,” ujarnya usai pertandingan. Pernyataan itu memperlihatkan standar tinggi yang ia pasang untuk dirinya sendiri.

Ia juga menilai final berjalan sesuai rencana. Menurutnya, kondisi fisik dan performa hari itu berada dalam keadaan baik sehingga ia bisa mengatur jalannya pertandingan sesuai tempo yang diinginkan.

Persaingan di level atas makin berat

Di balik kemenangan tersebut, An Se Young sadar peta persaingan bulu tangkis dunia tidak pernah mudah. Ia menilai banyak pemain muda terus berkembang dan membuat setiap pertandingan semakin menantang.

Menurutnya, kualitas lawan yang makin merata membuat kemenangan harus diraih lewat kerja keras yang konsisten. Karena itu, latihan dan pengembangan kemampuan tetap menjadi bagian penting untuk menjaga posisinya di puncak.

“Semua pemain bulu tangkis sekarang sangat bagus. Untuk memenangkan pertandingan tidak mudah karena setiap pemain terus berkembang,” katanya.

Atmosfer Istora dan energi pemain Indonesia

An Se Young juga memberi perhatian pada wakil Indonesia yang berlaga di kandang sendiri. Ia menilai para pemain Merah Putih membawa energi besar ketika tampil di hadapan publik Istora.

Baginya, menghadapi atlet Indonesia selalu menuntut kesiapan ekstra. Ia mengakui semangat dan kualitas lawan dari Indonesia membuat pertandingan terasa lebih berat.

“Atlet Indonesia memiliki energi yang sangat kuat. Untuk bisa mengalahkan mereka, saya harus banyak belajar dan banyak berlatih,” tuturnya.

Gelar Indonesia Open 2026 ini kembali memperkuat status An Se Young sebagai ratu bulutangkis dunia yang masih belum terbendung. Setelah menguasai final di Istora Senayan, fokusnya kini tetap tertuju pada target yang lebih besar, yakni mempertahankan performa agar tetap sulit dikalahkan siapa pun.

Source: www.viva.co.id

Terkait