Amy Schumer kembali menjadi sorotan setelah membagikan foto dirinya dalam bikini dan pakaian renang. Perubahan fisiknya memicu banyak pembicaraan, tetapi aktris sekaligus komedian itu menegaskan bahwa penurunan berat badannya bukan untuk terlihat lebih langsing.
Schumer mengaku telah kehilangan sekitar 50 pon atau 23 kilogram. Lewat unggahan Instagram, ia mengatakan keputusan itu diambil demi kesehatan setelah didiagnosis mengalami sindrom Cushing, kondisi yang berkaitan dengan kadar hormon kortisol terlalu tinggi di dalam tubuh.
Langkah yang Diambil Demi Bertahan Hidup
Dalam unggahannya, Schumer menulis, “Aku tidak kehilangan 30 pon, tetapi 50 pon. Bukan supaya terlihat menarik, meski itu memang menyenangkan dan sifatnya sementara. Aku melakukannya untuk bertahan hidup.”
Perempuan berusia 45 tahun itu sebelumnya menjelaskan bahwa sindrom Cushing membuat wajahnya membengkak secara signifikan dan bisa membahayakan kesehatan bila tidak ditangani. Kini kondisinya disebut membaik, dan kualitas hidupnya ikut meningkat.
Ia juga mengatakan bisa kembali beraktivitas bersama putranya, Gene, setelah berat badannya turun. “Aku sekarang bisa bermain kejar-kejaran dengan Gene,” katanya.
Obat Penurun Berat Badan yang Tak Selalu Cocok
Selain perubahan pola hidup, Schumer juga terbuka soal penggunaan obat penurun berat badan golongan GLP-1. Ia sempat mencoba Wegovy, tetapi menghentikannya karena efek samping yang berat.
Dalam wawancara di acara Watch What Happens Live with Andy Cohen pada 2023, Schumer mengatakan obat itu membuatnya sangat mual hingga tidak mampu bermain dengan putranya. “Aku termasuk orang yang merasa sangat sakit. Aku bahkan tidak bisa bermain dengan anakku,” ujarnya.
Pengalaman berbeda ia rasakan saat menggunakan Mounjaro. Dalam video yang diunggah di media sosial pada 2025, Schumer juga menyebut dirinya mendapat terapi estrogen dan progesteron setelah mengetahui bahwa ia memasuki masa perimenopause.
| Perjalanan yang Diungkap Amy Schumer | Detail | Dampak yang Dirasakan |
|---|---|---|
| Wegovy | Obat penurun berat badan golongan GLP-1 | Mual berat, lalu dihentikan |
| Mounjaro | Digunakan setelah Wegovy | Diakui memberi pengalaman yang lebih baik |
| Terapi estrogen dan progesteron | Dijalani setelah memasuki perimenopause | Gejala perimenopause hilang, rambut lebih lebat, kulit lebih baik, energi bertambah |
Menurut Schumer, kombinasi terapi tersebut bersama penggunaan Mounjaro memberi perubahan nyata dalam keseharian. Ia mengaku gejala perimenopause hilang, rambutnya lebih lebat, kulitnya lebih baik, dan energinya bertambah.
Ia juga mengatakan gairah seksualnya meningkat setelah menjalani pengobatan tersebut. Meski begitu, Schumer tetap menekankan bahwa motivasi utamanya adalah memperbaiki kondisi kesehatan, bukan semata-mata mengubah penampilan.
Lebih Terbuka Soal Pemulihan dan Perawatan Diri
Dalam foto yang diunggah di Instagram Stories saat libur Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, Schumer tampil mengenakan baju renang biru. Beberapa hari kemudian, ia kembali membagikan foto memakai bikini berwarna krem sambil memperlihatkan bekas operasi caesar yang dijalaninya saat melahirkan putranya pada 2019.
Schumer menulis, “Bekas operasi caesar ini seolah berkata, ‘Ya, aku seorang pejuang’.” Unggahan itu memperlihatkan bahwa ia juga ingin menonjolkan proses pemulihan tubuhnya, bukan sekadar hasil penurunan berat badan.
Pada awal tahun, ia juga menulis bahwa 2026 adalah momen untuk lebih memprioritaskan kesehatan dan mencintai diri sendiri. “Tahun ini adalah tentang merawat diri dan mencintai diri sendiri. Tanpa riasan. Tanpa filter,” tulisnya.
Schumer menambahkan bahwa ia ingin menjalani hidup dengan lebih sederhana dan mengajak pengikutnya untuk lebih menghargai kesehatan, keluarga, serta orang-orang terdekat. Perjalanan kesehatannya selama beberapa tahun terakhir membuatnya makin terbuka membagikan pengalaman tentang penyakit, penurunan berat badan, dan pemulihan yang ia jalani.
