Amazfit Balance Ultra langsung menempatkan diri di jalur smartwatch premium yang tidak hanya mengejar tampilan mewah, tetapi juga ketahanan serius. Kombinasi bodi titanium, baterai besar, dan fitur navigasi membuat perangkat ini terasa lebih dekat ke jam tangan olahraga untuk medan berat.
Untuk pengguna yang sering bergerak di luar ruangan, pendekatan itu cukup menarik. Amazfit merancang Balance Ultra agar tetap nyaman dipakai sehari-hari, tetapi tetap sanggup menghadapi benturan, suhu ekstrem, dan aktivitas intens.
Material premium yang dibangun untuk pemakaian keras
Bagian bodi menjadi salah satu sorotan utama pada Balance Ultra. Amazfit memakai paduan titanium Grade 5 yang ringan namun kuat, lalu melindungi layarnya dengan kaca kristal safir.
Perangkat ini memiliki dimensi 44,8 mm x 44,8 mm dengan bobot sekitar 57 gram tanpa tali. Pilihan warna Hitam dan Hitam-Cokelat juga menjaga tampilannya tetap aman dipakai saat olahraga maupun aktivitas kasual.
Layar AMOLED yang tetap mudah dibaca di luar ruangan
Di bagian depan, Balance Ultra membawa layar AMOLED 1,5 inci beresolusi 480 x 480 piksel. Panel ini dirancang untuk menampilkan informasi dengan tajam dan penuh warna.
Nilai jual yang paling menonjol ada pada tingkat kecerahan puncak 3.000 nits. Angka ini membantu notifikasi, data latihan, dan navigasi tetap terlihat jelas saat dipakai di bawah sinar matahari.
Baterai besar dengan daya tahan panjang
Sektor daya juga tidak dibuat setengah hati. Amazfit membekali Balance Ultra dengan baterai 780mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 30 hari dalam penggunaan normal.
Untuk pemakaian yang lebih intensif, daya tahannya disebut masih bisa mencapai sekitar 15 hari. Dalam mode pelacakan GPS presisi tinggi, jam tangan ini dapat digunakan hingga 50 jam.
Siap dipakai di medan yang lebih berat
Balance Ultra mengantongi sertifikasi tahan air 10 ATM, sehingga aman digunakan saat berenang atau beraktivitas di lingkungan basah. Amazfit juga menyebut perangkat ini telah melewati uji benturan, getaran, perubahan suhu ekstrem, dan kondisi cuaca menantang.
Kombinasi tersebut membuat jam tangan ini terasa lebih relevan untuk pendaki, pelari trail, pesepeda jarak jauh, dan atlet yang sering berlatih di berbagai medan. Fokusnya jelas bukan hanya pada tampilan premium, tetapi juga pada ketahanan nyata.
Fitur kesehatan, olahraga, dan navigasi yang lengkap
Di sisi pemantauan kesehatan, Balance Ultra menawarkan detak jantung 24 jam secara real-time, pemantauan SpO₂, suhu kulit, stres, kualitas tidur, dan kesehatan wanita. Jam tangan ini juga dapat memberi peringatan saat mendeteksi detak jantung tidak normal, kadar oksigen darah rendah, atau stres yang tinggi.
Untuk olahraga, perangkat ini mendukung lebih dari 180 mode aktivitas, termasuk lari, bersepeda, renang, hiking, dan berbagai latihan kebugaran. Amazfit turut menyematkan GPS dual-band yang dikombinasikan dengan enam sistem satelit global untuk membantu akurasi pelacakan lokasi.
Selain itu, peta offline dan navigasi rute memudahkan pengguna menjelajahi area baru tanpa koneksi internet. Fitur ini memperkuat posisi Balance Ultra sebagai smartwatch yang memang disiapkan untuk aktivitas luar ruang.
Zepp OS 6, penyimpanan 64GB, dan lampu darurat
Balance Ultra menjalankan Zepp OS 6 dan mendukung integrasi dengan Strava, TrainingPeaks, Komoot, adidas Running, dan Intervals. Jam tangan ini juga membawa penyimpanan internal 64GB untuk memberi ruang lebih luas pada data dan konten pendukung.
Sebagai pelengkap, Amazfit menambahkan lampu LED terintegrasi dengan mode cahaya putih, merah, dan SOS. Fitur ini berguna saat pengguna berada dalam kondisi darurat atau beraktivitas pada malam hari.
Amazfit Balance Ultra sudah dipasarkan di Tiongkok dengan harga 4.299 yuan. Harga globalnya diperkirakan berada di kisaran 600 dolar AS, menempatkannya di segmen smartwatch premium yang menonjol di ketahanan, navigasi, dan fitur olahraga.







