Alex Freeman menjadi pusat perhatian setelah sundulannya memastikan kemenangan Amerika Serikat 2-0 atas Australia di Grup D Piala Dunia 2026. Gol itu bukan hanya membawa tuan rumah melaju ke babak gugur, tetapi juga menghadirkan momen emosional yang sangat pribadi di Seattle.
Di kota yang punya makna khusus bagi keluarganya, Freeman seperti menutup lingkaran yang lama berjalan. Sang ayah, Antonio Freeman, pernah meninggalkan jejak penting dalam karier olahraga profesionalnya di tempat yang sama.
Emosi yang tak tertahan setelah gol disahkan VAR
Freeman mencetak gol kedua Amerika Serikat lewat sundulan setelah memanfaatkan bola muntah dari upaya Sergino Dest. Awalnya, hakim garis menganggapnya offside sebelum tinjauan VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut.
Situasi itu membuat Freeman menunggu dalam ketegangan sebelum rekan-rekan setimnya berlari menghampiri untuk merayakan. Ia mengaku reaksi emosinya tak bisa ditahan ketika keputusan akhir berpihak kepadanya.
“Saya sangat cemas menunggu apakah itu gol atau tidak. Ketika akhirnya dinyatakan gol, saya melihat ke belakang dan melihat rekan-rekan setim saya berlari menghampiri saya. Saat itu saya hanya berpikir, ‘Ya Tuhan’,” ujarnya.
Seattle dan warisan keluarga Freeman
Kebahagiaan itu terasa semakin dalam karena laga berlangsung di Seattle, kota yang memiliki arti tersendiri untuk keluarganya. Antonio Freeman, ayah Alex, pernah tampil sebagai wide receiver Green Bay Packers dan menjadi bagian dari tim juara Super Bowl XXXI pada 1997.
Setahun sebelum gelar itu, Antonio juga sempat mencetak dua touchdown ketika Packers menang di Seattle. Alex menyebut momen tersebut membuat kisah keluarganya terasa seperti kembali utuh.
“Saya pikir ini menunjukkan betapa hebatnya silsilah keluarga kami,” kata Freeman, seperti dikutip dari NST. Bagi Alex, pencapaian sang ayah menjadi sumber inspirasi penting dalam perjalanan kariernya sendiri.
Langkah cepat di level senior
Di usia 21 tahun, Freeman menjalani kenaikan karier yang berlangsung cepat bersama tim nasional Amerika Serikat. Ia baru melakoni debut senior pada 2025 setelah tampil impresif bersama Orlando City di Major League Soccer.
Meski belum menjadi nama paling populer di skuad, Freeman berhasil merebut posisi bek kanan utama. Peran itu juga membuat Sergino Dest lebih sering dimainkan lebih menyerang.
Performa tersebut membuka jalan bagi Freeman menuju Villarreal di Spanyol pada tahun ini. Ia menilai pengalaman menghadapi tantangan besar di usia muda akan membantunya berkembang lebih cepat sebagai pemain.
Freeman juga menegaskan bahwa ia belajar beradaptasi dengan atmosfer dan situasi baru. Dukungan keluarga, terutama dari sang ayah, menjadi bekal penting saat ia menghadapi tekanan di level tertinggi.
Momen yang melampaui sekadar tiga poin
Gol ke gawang Australia menjadi salah satu momen paling berkesan dalam karier muda Freeman. Selain memastikan Amerika Serikat lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, gol itu juga menghubungkan dua generasi keluarga Freeman di Seattle.
Di satu sisi ada Antonio Freeman yang pernah bersinar di NFL, dan di sisi lain ada Alex Freeman yang sedang menulis kisahnya sendiri bersama timnas Amerika Serikat. Dalam satu malam di Seattle, warisan itu kembali terasa hidup di lapangan.
