Kelahiran Alec Neel Vance mencatatkan peristiwa yang sangat jarang dalam politik Amerika Serikat. Putra keempat Wakil Presiden AS JD Vance itu menjadi anak pertama yang lahir ketika ayahnya masih menjabat dalam lebih dari 150 tahun.
JD Vance dan istrinya, Usha Vance, mengumumkan kelahiran bayi laki-laki itu pada Minggu, 19 Juli 2026. Dalam pernyataan bersama di media sosial, pasangan tersebut menyebut Usha dan Alec berada dalam kondisi sehat.
“Usha dan bayi dalam keadaan bahagia dan sehat, dan anak-anak kami sangat gembira bertemu dengan adik laki-laki mereka,” tulis pasangan Vance dalam pernyataannya. Kabar itu langsung menempatkan keluarga wakil presiden di dalam catatan sejarah kepemimpinan AS.
Jeda sejarah sejak abad ke-19
Menurut Asosiasi Sejarah Gedung Putih, kelahiran anak dari wakil presiden yang masih aktif menjabat bukan peristiwa yang lazim terjadi. Catatan terdahulu berasal dari abad ke-19, ketika struktur pemerintahan modern Amerika belum terbentuk seperti saat ini.
| Wakil Presiden | Tahun kelahiran anak | Nama anak |
|---|---|---|
| John C. Calhoun | 1829 | William |
| Schuyler Colfax | 1870 | Schuyler Colfax III |
| JD Vance | 2026 | Alec Neel Vance |
Catatan paling dekat sebelum kelahiran Alec terjadi pada 1870, saat Schuyler Colfax menjabat wakil presiden. Colfax dan istri keduanya, Ellen Wade Colfax, memiliki putra bernama Schuyler Colfax III pada masa jabatan tersebut.
Sebelum itu, John C. Calhoun dan istrinya, Floride Bonneau Calhoun, memiliki putra bernama William pada 1829. Dengan demikian, kelahiran Alec menjadi peristiwa pertama sejenis sejak masa jabatan Colfax lebih dari satu setengah abad lalu.
Keluarga Vance Kini Memiliki Empat Anak
Alec bergabung dengan tiga kakaknya, Ewan yang berusia sembilan tahun, Vivek enam tahun, dan Mirabel empat tahun. Kehadiran bayi laki-laki itu membuat keluarga JD dan Usha Vance kini memiliki empat anak.
Keluarga Vance menyampaikan terima kasih kepada dokter serta staf Pusat Medis Nasional Militer Walter Reed. Mereka juga mengapresiasi tim medis Gedung Putih yang ikut memberikan perawatan selama proses kelahiran.
JD Vance, yang berusia 41 tahun, beberapa kali membawa Usha Vance dan anak-anak mereka dalam perjalanan luar negeri. Anak-anak pasangan itu juga pernah terlihat menaiki Air Force Two dengan mengenakan piyama untuk penerbangan malam.
Usha Vance, 40 tahun, merupakan putri imigran asal India dan mendapat perhatian publik sejak suaminya menjadi wakil presiden. Kehamilannya yang diumumkan pada Januari turut menjadi sorotan karena pejabat tinggi AS yang memperluas keluarga ketika masih menjabat relatif jarang terlihat.
Pandangan JD Vance soal Angka Kelahiran
Kelahiran Alec juga berkaitan dengan pandangan JD Vance mengenai pentingnya peningkatan angka kelahiran di Amerika Serikat. Mantan anggota Korps Marinir AS itu telah berulang kali menyampaikan kekhawatirannya mengenai penurunan angka kelahiran sejak mencalonkan diri sebagai senator dari Ohio pada 2021.
Dalam acara March for Life 2025 di Washington, JD Vance kembali menyuarakan pandangan tersebut. “Saya ingin lebih banyak bayi di Amerika Serikat,” kata Vance dalam acara yang menentang aborsi itu.
Vance juga pernah menyebut pembunuhan aktivis konservatif Charlie Kirk pada 2025, yang merupakan temannya, sebagai salah satu pertimbangan untuk memiliki anak lagi. Kelahiran Alec terjadi ketika sejumlah keluarga tokoh dalam pemerintahan Donald Trump juga menyambut anggota keluarga baru.
Katie Miller, istri Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller, baru-baru ini melahirkan anak keempat mereka. Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt juga melahirkan anak keduanya bersama suaminya, Nicholas Riccio, pada Mei.
Selama masa kehamilan, Usha Vance meluncurkan podcast video berjudul Storytime with the Second Lady. Ia sempat tampil mengenakan gaun hamil berwarna koral dalam episode bertema Hari Ayah.
