Al-Nassr akan menjamu Al-Ahli dalam lanjutan Liga Pro Saudi di Stadion Al Awwal Park dengan tekanan besar yang tetap mengiringi tuan rumah. Laga ini penting karena Al-Nassr sedang berada di puncak klasemen dan berusaha menjaga jarak aman, sementara Al-Ahli datang dari posisi ketiga dengan ambisi memangkas selisih poin.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena bisa memengaruhi peta perebutan gelar di fase akhir musim. Di tengah performa impresif Al-Nassr, kabar soal kondisi Inigo Martinez menambah elemen ketidakpastian jelang laga yang diprediksi berlangsung ketat.
Al-Nassr menjaga laju di puncak
Skuad asuhan Jorge Jesus sedang mengejar catatan 19 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Tren tersebut menunjukkan konsistensi tim yang sangat kuat, tetapi laga melawan Al-Ahli menjadi ujian berbeda karena lawan datang dengan kualitas dan motivasi tinggi.
Secara statistik, Al-Nassr masih tampak dominan di Liga Pro Saudi. Mereka mengoleksi 76 poin dari 25 kemenangan, hanya sekali kalah di kandang sepanjang musim, serta menjadi tim dengan pertahanan terbaik sejauh ini setelah kebobolan 21 gol.
Produktivitas mereka juga menonjol. Hingga pekan ke-29, Al-Nassr sudah mencetak 79 gol, angka yang memperlihatkan keseimbangan antara serangan tajam dan pertahanan rapat.
Sorotan pada kondisi Inigo Martinez
Di tengah persiapan yang kuat, kondisi Inigo Martinez menjadi perhatian utama. Bek veteran itu dilaporkan mengalami masalah otot ringan, sehingga statusnya untuk laga ini belum sepenuhnya aman.
Mengacu laporan Asharq Al-Awsat, Jorge Jesus akan menunggu evaluasi medis terakhir sebelum memutuskan apakah Martinez masuk dalam kuota pemain asing. Situasi ini membuat tim pelatih harus menyiapkan skenario cadangan jika ada perubahan komposisi mendekati kick-off.
Arriyadiyah melaporkan bahwa Angelo Gabriel menjadi kandidat terkuat bila Martinez tidak bisa diturunkan. Opsi tersebut memberi Jorge Jesus fleksibilitas tambahan untuk menyesuaikan struktur tim saat menghadapi serangan Al-Ahli yang dinilai tajam.
Al-Ahli datang dengan modal besar
Al-Ahli tidak datang sebagai tim yang sekadar bertahan. Skuad asuhan Matthias Jaissle baru saja menjuarai Liga Champions Asia untuk kedua kalinya secara beruntun, dan status itu jelas menambah kepercayaan diri mereka saat bertandang ke Riyadh.
Mereka saat ini berada di posisi ketiga dengan 66 poin dan punya pengalaman bagus saat menghadapi Al-Nassr. Pada pertemuan pertama musim ini, Al-Ahli menang 3-2, hasil yang menjadi bukti bahwa laga nanti tidak bisa dipandang sebelah mata oleh tuan rumah.
Ivan Toney kembali jadi nama paling menonjol di lini depan tim tamu. Striker asal Inggris itu sudah mencetak 27 gol liga musim ini, sehingga lini belakang Al-Nassr dituntut tetap fokus sejak menit awal.
Kondisi skuad dan duel kunci
Al-Nassr juga belum sepenuhnya bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Mereka dipastikan tanpa Mubarak Al Buainain dan Reghed Najjar yang masih cedera, sementara Sami Al-Najei masih diragukan meski pemulihannya disebut terus menunjukkan perkembangan setelah absen panjang sejak September 2025.
Al-Ahli relatif lebih siap karena hanya Ali Majrashi yang absen akibat cedera hamstring. Riyad Mahrez dan Frank Kessie disebut siap dimainkan, sehingga tim tamu tetap memiliki struktur inti yang solid untuk meladeni tekanan di kandang lawan.
Dalam pertandingan seperti ini, detail kecil sering menentukan hasil akhir. Rekor lima pertemuan terakhir kedua tim juga disebut cukup seimbang, sehingga kondisi fisik pemain, keputusan taktis, dan efektivitas penyelesaian akhir berpotensi menjadi pembeda utama di Stadion Al Awwal Park.
