Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memenuhi Jakarta Convention Center dalam Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026. Sebanyak 727 stan dari berbagai daerah hadir, menjadikannya penyelenggaraan terbesar sejak bazar ini pertama kali digelar di JCC.
Skala bazar tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi produk lokal untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Selain transaksi, pelaku UMKM juga berpeluang membangun relasi dan menjajaki kolaborasi usaha baru.
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 berlangsung selama lima hari, pada 21 hingga 25 Juli 2026. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74.
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Waktu pelaksanaan | 21-25 Juli 2026 |
| Lokasi | Jakarta Convention Center (JCC) |
| Jumlah peserta | 727 stan UMKM |
| Tema | Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya |
Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Rakabuming membuka kegiatan tersebut pada Rabu, 22 Juli 2026. Ia menilai keterlibatan Bhayangkari dalam penguatan ekonomi memperlihatkan peran yang melampaui pendampingan terhadap tugas Polri.
Menurut Selvi, kegiatan ekonomi seperti bazar dapat memberi dampak bagi keluarga Polri sekaligus masyarakat yang lebih luas. Ia berharap wadah promosi ini terus berkembang dan mempertemukan lebih banyak pelaku usaha dengan calon mitra.
“Bazar Kreasi ini membuktikan bahwa Ibu-Ibu Bhayangkari memiliki kekuatan yang luar biasa. Kegiatan ini memberikan manfaat bukan hanya bagi keluarga Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujar Selvi.
Ia juga menyoroti peningkatan jumlah stan dari tahun ke tahun. Selvi berharap penyelenggaraan berikutnya dapat mengisi seluruh hall JCC dengan produk unggulan UMKM Bhayangkari.
Penguatan Produk Lokal dan Budaya
Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo mengatakan tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya” membawa semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tema itu juga menghubungkan pengembangan UMKM dengan pelestarian budaya, kreativitas, dan inovasi karya anak bangsa.
“Tema tersebut mencerminkan semangat Bhayangkari untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah, pelestarian budaya bangsa, serta pengembangan kreativitas dan inovasi karya anak bangsa,” kata Ny. Juliati.
Produk UMKM menjadi pusat kegiatan bazar, tetapi pengunjung juga dapat mengikuti agenda pendukung yang beragam. Program yang disiapkan meliputi talkshow, workshop, demo memasak, peragaan busana wastra, serta pertunjukan seni budaya.
Sejumlah grup band dan musisi turut mengisi rangkaian hiburan selama bazar berlangsung. Peragaan busana menampilkan wastra serta produk unggulan UMKM Bhayangkari kepada para pengunjung.
Ruang Promosi hingga Peluang Kerja Sama
Ny. Juliati menegaskan bazar ini tidak dirancang semata-mata sebagai tempat promosi dan jual beli. Kegiatan tersebut juga ditujukan sebagai ruang silaturahmi, perluasan relasi usaha, dan pembukaan peluang kerja sama bagi pelaku UMKM.
Medcom.id melaporkan, peserta bazar tahun ini datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran ratusan stan memperluas pilihan produk lokal yang dapat dijelajahi masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Pengunjung dapat mendatangi JCC untuk melihat produk unggulan dari UMKM Bhayangkari sekaligus mengikuti program yang telah dijadwalkan. Perpaduan aktivitas ekonomi, kreatif, dan budaya itu diarahkan untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap karya anak bangsa.
