Aktivitas Jaringan Bitcoin Makin Padat Saat Harga BTC Turun Hampir 50% dari Puncak

Author: Cung Media

Aktivitas jaringan Bitcoin justru terus menguat saat harga BTC masih berada dalam tekanan. CryptoQuant mencatat jumlah transaksi di jaringan itu mendekati level rekor, meski harga Bitcoin turun hampir 50% dari puncak $126,080.

Kondisi ini menarik karena pasar sedang melemah, sementara BTC baru-baru ini berpindah tangan di $63,865 dan tercatat turun 17% dalam 30 hari terakhir. Di satu sisi, harga melemah tajam, tetapi di sisi lain, lalu lintas transaksi di jaringan tetap padat.

Aktivitas jaringan mendekati puncak lama

Menurut data CryptoQuant, aktivitas jaringan Bitcoin sudah naik stabil sejak Januari 2026. Saat ini, levelnya hanya sekitar 7% di bawah rekor tertinggi yang dicatat pada September 2024.

CryptoQuant menyebut pembacaan tersebut bertahan di atas tren selama beberapa pekan. Perusahaan itu juga menilai kondisi sekarang sebagai regime aktivitas positif pertama sejak pertengahan 2024, meski harga Bitcoin masih bergerak dalam tekanan bearish.

Total transaksi dan rata-rata transaksi harian juga dilaporkan mendekati rekor tertinggi. CryptoQuant menambahkan bahwa aktivitas sebelumnya justru mengalami kontraksi sejak Desember 2024.

Nilai transaksi kecil, jumlah transaksi besar

Di balik lonjakan itu, nilai ekonomi transaksi yang masuk jaringan disebut relatif rendah. CryptoQuant menegaskan bahwa isi ekonomi transaksi saat ini berbeda secara material dibanding periode aktivitas tinggi sebelumnya.

Lonjakan paling jelas muncul pada transaksi di bawah 0.01 BTC dan di bawah 0.001 BTC. Kedua kategori itu kini secara kolektif mewakili sekitar 80% transaksi harian, naik dari 44% pada 2023.

Pola tersebut dinilai sebagai tanda aktivitas yang digerakkan oleh protokol. Artinya, volume transaksi tinggi, tetapi nilai per transaksi tetap kecil.

OP_RETURN ikut mendorong aktivitas

Indikasi lain datang dari meningkatnya penggunaan OP_RETURN, field output transaksi Bitcoin yang memungkinkan pengguna menambahkan informasi ke transaksi BTC. CryptoQuant melihat kenaikan ini sebagai bagian dari dorongan aktivitas di level protokol.

Field tersebut sebelumnya memiliki batas byte, lalu batas itu dihapus tahun lalu setelah perdebatan yang cukup sengit. Pada 2026, penggunaannya disebut melonjak hingga mendekati rekor, termasuk untuk aktivitas Bitcoin NFT dan layanan time-stamping.

CryptoQuant mengatakan protokol-protokol itu menghasilkan banyak transaksi bernilai sangat kecil. Pola inilah yang menjelaskan lonjakan pada kelompok transaksi bernilai rendah di jaringan Bitcoin.

Terbaru