Ai+ memilih langkah yang tidak biasa untuk menyambut dua ponsel barunya. Madhav Sheth, CEO Ai+, secara terbuka menantang reviewer, kreator, jurnalis, dan penggemar teknologi untuk mengulas Nova 2 Neo dan Nova 2 Pro 5G tanpa embargo maupun batasan.
Pendekatan ini muncul di tengah perhatian publik terhadap peluncuran Ai+ sebelumnya yang sempat menuai kritik. Di saat yang sama, perusahaan langsung menyiapkan dua ponsel 5G dengan baterai besar, layar ber-refresh rate tinggi, dan harga yang relatif terjangkau.
Tantangan terbuka yang jarang dipakai produsen
Sheth memberi ruang penuh bagi siapa pun yang ingin menguji dua perangkat anyar tersebut. Tidak ada aturan khusus yang biasanya membatasi proses review produk sebelum penjualan dimulai.
Langkah ini membuat publik bisa menilai Nova 2 Neo dan Nova 2 Pro 5G lebih cepat dari berbagai sudut pandang. Bagi Ai+, kebijakan ini juga menjadi cara untuk menunjukkan kesiapan produk setelah kritik yang mengiringi peluncuran sebelumnya.
Nova 2 Neo dan Nova 2 Pro 5G menyasar segmen berbeda
Ai+ membagi dua model ini ke posisi pasar yang berbeda. Nova 2 Neo diposisikan sebagai opsi lebih ramah anggaran, sedangkan Nova 2 Pro 5G hadir dengan spesifikasi yang lebih tinggi di beberapa sisi utama.
Keduanya menjalankan Android 16 dengan antarmuka nxtQ OS. Dua model ini juga sama-sama membawa baterai 6000mAh, yang menjadi daya tarik utama lini Nova 2.
Detail Ai+ Nova 2 Neo
Nova 2 Neo memakai layar LCD HD+ 6,74 inci dengan refresh rate 120Hz. Kecerahannya disebut mencapai hingga 600 nits HBM.
Untuk performa, perangkat ini menggunakan MediaTek Dimensity 6300 dengan GPU ARM Mali-G57 MC2. Kombinasi ini ditujukan untuk kebutuhan harian di kelas harga yang lebih rendah.
Di bagian kamera, Nova 2 Neo membawa kamera belakang 48MP dengan sensor Sony IMX582 dan LED flash. Kamera depannya beresolusi 8MP.
Ponsel ini juga dilengkapi sensor sidik jari di sisi bodi. Untuk pengisian daya, baterai 6000mAh miliknya didukung fast charging 18W.
Detail Ai+ Nova 2 Pro 5G
Nova 2 Pro 5G hadir dengan layar lebih besar 6,9 inci beresolusi FHD+. Panel LCD-nya mendukung refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 800 nits HBM.
Di sektor dapur pacu, Ai+ memakai MediaTek Dimensity 7100 dengan GPU Mali-G610. Konfigurasi ini membuat varian Pro berada satu tingkat di atas model Neo.
Bagian kamera belakang mengandalkan kamera utama 48MP dengan sensor Sony IMX582, ditemani kamera ultra-wide 8MP. Untuk selfie, tersedia kamera depan 13MP yang mendukung perekaman video hingga 2K 30fps.
Baterainya tetap 6000mAh, tetapi pengisian dayanya naik menjadi 33W. Sistem operasinya sama, yakni Android 16 dengan nxtQ OS.
Harga dan ketersediaan
Ai+ Nova 2 Neo dijual dalam dua varian, yakni 4GB RAM + 128GB seharga Rs 12,999 dan 6GB + 128GB seharga Rs 13,999. Sementara itu, Nova 2 Pro 5G tersedia dalam varian 6GB RAM + 128GB seharga Rs 15,999 dan 8GB + 128GB seharga Rs 17,999.
| Model | Varian | Harga |
|---|---|---|
| Ai+ Nova 2 Neo | 4GB + 128GB | Rs 12,999 |
| Ai+ Nova 2 Neo | 6GB + 128GB | Rs 13,999 |
| Ai+ Nova 2 Pro 5G | 6GB + 128GB | Rs 15,999 |
| Ai+ Nova 2 Pro 5G | 8GB + 128GB | Rs 17,999 |
Kedua ponsel tersebut dijadwalkan mulai tersedia pada 26 Juni melalui Flipkart pukul 12:00 PM IST. Jadwal ini berdekatan dengan tantangan terbuka dari Madhav Sheth, sehingga perhatian publik kini tertuju tidak hanya pada spesifikasi dan harga, tetapi juga pada penilaian terbuka yang akan menyusul.
