Aspirasi warga Cileunyi Kulon mengalir langsung ke anggota DPRD Jawa Barat, H. Ahmad Hidayat, dalam Reses III Tahun Sidang 2025-2026. Forum itu membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, dari infrastruktur dasar sampai pemberdayaan ekonomi.
Reses digelar di Aula Kantor Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Kamis, 18 Juni 2026. Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda Karang Taruna, tim relawan pendukung, dan unsur Muspika Cileunyi membuat pertemuan ini terasa padat dengan berbagai suara dari lapangan.
Reses jadi jalur langsung ke DPRD Jabar
Dalam sambutannya, Ahmad Hidayat menegaskan bahwa reses adalah momen penting dan wajib bagi setiap anggota legislatif. Ia menempatkan forum ini sebagai jembatan langsung antara wakil rakyat dan warga di daerah pemilihannya.
Menurut politisi Partai Golkar itu, reses bukan sekadar agenda rutin. Ia menyebut forum ini sebagai sarana utama untuk mendengar, mencatat, dan menampung aspirasi, keluhan, usulan, serta masukan warga sebelum dibahas di sidang tingkat provinsi.
Ahmad Hidayat juga mengatakan bahwa seluruh masukan dari warga akan menjadi bahan penting dalam penyusunan usulan anggaran, program kerja, dan pengawasan pembangunan di Jawa Barat. Ia menegaskan komitmennya menjaga sinergi antara pemerintah daerah, partai politik, dan masyarakat agar pembangunan berjalan merata, berkeadilan, dan tepat sasaran.
Keluhan warga dicatat dan dipilah
Ahmad Hidayat menyampaikan bahwa setiap poin aspirasi yang masuk akan dicatat secara sistematis dan diklasifikasikan. Persoalan yang bisa diselesaikan di tingkat desa atau kecamatan akan dikoordinasikan lebih dulu melalui jalur yang sesuai.
Untuk masalah yang membutuhkan kebijakan atau anggaran tingkat provinsi, ia memastikan akan memperjuangkannya lewat mekanisme sidang, pertanyaan kepada pemerintah, dan usulan dalam RAPBD Jawa Barat. Ia menegaskan tidak ada aspirasi warga yang diabaikan.
| Isu yang Muncul | Fokus Aspirasi |
|---|---|
| Jalan rusak | Perbaikan infrastruktur |
| Akses air bersih | Kebutuhan dasar warga |
| Pendidikan | Peningkatan kualitas layanan |
| Potensi wisata | Pengembangan desa |
| UMKM | Pembinaan usaha warga |
Desa berharap usulan warga naik ke level kebijakan
Kepala Desa Cileunyi Kulon, Drs. H. Mulyadi, M.M., mengapresiasi kehadiran Ahmad Hidayat dan perhatian yang diberikan kepada perkembangan desa. Ia menilai reses membantu pemerintah desa mengenali persoalan yang ada dan membuka jalan keluar yang lebih luas lewat dukungan kebijakan provinsi.
Mulyadi berharap usulan yang berkaitan dengan jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa menjadi prioritas perhatian. Ia juga menyebut kehadiran Ahmad Hidayat memberi semangat baru bagi pemerintah desa untuk bekerja lebih baik.
Forum terbuka dengan banyak suara warga
Kehadiran unsur Muspika Cileunyi, para tokoh masyarakat, generasi muda Karang Taruna, dan tim relawan menunjukkan kuatnya atensi warga terhadap wakil mereka. Para peserta aktif bertanya dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
Diskusi berlangsung terbuka dengan isu yang cukup beragam, mulai dari kondisi jalan, akses air bersih, pendidikan, pengembangan wisata, hingga pembinaan UMKM. Semua masukan itu menjadi catatan yang akan dibawa Ahmad Hidayat ke pembahasan yang lebih luas di DPRD Jawa Barat.
Di akhir kegiatan, forum ditutup dengan penyampaian kenang-kenangan dan doa bersama untuk kemajuan Desa Cileunyi Kulon serta kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Ahmad Hidayat menegaskan bahwa perjuangan untuk kemajuan Kabupaten Bandung akan terus berjalan melalui kanal aspirasi seperti reses ini.
Source: www.patrolicyber.com






