GIIAS 2026 berpotensi memperlebar pilihan mobil listrik di Indonesia dengan delapan model dari berbagai segmen. Calon pengguna akan menemukan opsi city car untuk aktivitas harian, sedan premium untuk perjalanan jauh, hingga SUV dengan karakter dan teknologi berbeda.
Persaingan tidak hanya soal bentuk bodi, tetapi juga pendekatan elektrifikasinya. Deepal S05, misalnya, disiapkan dalam pilihan Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV), sementara sejumlah model lain menyasar kebutuhan perkotaan yang praktis.
Ringkasan 8 Mobil Listrik yang Dipantau di GIIAS 2026
| Model | Segmen/Teknologi | Informasi Utama |
|---|---|---|
| Honda Super One | Mobil listrik menengah | Diperkirakan di kisaran Rp300 jutaan |
| Mazda EZ-6 | Sedan listrik | Jarak tempuh hingga 600 km berdasarkan CLTC |
| Chery Q | Mobil listrik | Satu dari tiga model baru Chery |
| BAIC T1 | Hatchback crossover listrik | Dirancang untuk mobilitas perkotaan |
| Deepal S05 | SUV BEV dan REEV | Harga resmi diumumkan di GIIAS 2026 |
| iCAR V27 | SUV listrik | Mengusung arah desain boxy |
| Lepas E4 | SUV listrik | Menandai debut merek Lepas di Indonesia |
| Wuling Aira EV | City car listrik | Disiapkan untuk penggunaan harian |
Daftar Model yang Perlu Diperhatikan
1. Honda Super One
Honda Super One menjadi salah satu nama yang menarik perhatian karena sudah muncul dalam data NJKB DKI Jakarta. Model ini diperkirakan dibanderol di kisaran Rp300 jutaan dan berpeluang masuk persaingan mobil listrik kelas menengah.
Posisi harga tersebut dapat membuka alternatif bagi konsumen yang baru mempertimbangkan kendaraan listrik. Jaringan layanan purnajual Honda juga menjadi faktor yang berpotensi memperkuat daya tariknya.
2. Mazda EZ-6
Mazda EZ-6 menandai kehadiran mobil listrik pertama Mazda di Indonesia melalui kolaborasi dengan Changan. Sedan ini memakai motor listrik 190 kW atau 254 dk dengan torsi 320 Nm.
EZ-6 dibekali baterai berkapasitas 68,8 kWh dan diklaim memiliki jarak tempuh hingga 600 km berdasarkan standar CLTC. Spesifikasi itu menempatkannya sebagai pilihan sedan listrik bagi pengguna yang membutuhkan kemampuan jelajah lebih jauh.
3. Chery Q
Chery Q dipastikan menjadi satu dari tiga model baru yang akan diluncurkan Chery di GIIAS 2026. Harga mobil ini belum diumumkan, tetapi posisinya diperkirakan akan kompetitif di kelasnya.
Moladin menilai strategi harga agresif dapat menjadi salah satu kekuatan Chery Q. Pendekatan tersebut relevan bagi pembeli yang mempertimbangkan perpaduan fitur dan harga saat memilih mobil listrik.
4. BAIC T1
BAIC T1 hadir sebagai hatchback crossover listrik yang mengarah pada kebutuhan berkendara di kawasan perkotaan. Dimensi ringkasnya diproyeksikan mendukung mobilitas harian di tengah lalu lintas kota.
Model ini juga menawarkan posisi duduk bergaya SUV dalam bodi yang lebih kompak. Karakter itu menyasar pengguna yang menginginkan kepraktisan tanpa meninggalkan tampilan crossover.
5. Deepal S05 BEV
Deepal S05 telah membuka pemesanan dan harga resminya dijadwalkan diumumkan di GIIAS 2026. SUV ini menarik karena tersedia dalam opsi BEV dan REEV.
Pilihan tersebut memberi ruang pertimbangan lebih luas bagi calon pembeli. Varian REEV dapat menjadi perhatian bagi konsumen yang masih menghitung kesiapan infrastruktur pengisian daya.
6. iCAR V27
iCAR V27 akan memperluas lini produk sub-brand Chery Group setelah kehadiran V23. SUV listrik ini diprediksi tetap mempertahankan desain boxy yang menjadi salah satu identitas produknya.
Gaya off-road modern pada V27 dapat menyasar konsumen yang menginginkan tampilan berbeda. Model ini memadukan arah desain tersebut dengan teknologi kendaraan listrik.
7. Lepas E4
Lepas E4 menjadi model yang menandai debut merek Lepas di Indonesia. Kendaraan ini berbentuk SUV listrik dan menjadi bagian dari ekspansi global perusahaan.
Masuknya merek baru menambah pilihan di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ramai. Pendatang baru umumnya berupaya menarik pasar melalui kelengkapan fitur dan harga yang kompetitif.
8. Wuling Aira EV
Wuling Aira EV disiapkan sebagai produk baru bertepatan dengan sembilan tahun perjalanan Wuling di Indonesia. City car listrik ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan praktis sehari-hari.
Pengalaman Wuling di pasar kendaraan listrik nasional menjadi modal bagi Aira EV. Perkembangan jaringan layanan merek tersebut juga berpotensi mendukung biaya kepemilikan yang relatif terjangkau.
Kedelapan model ini menunjukkan pilihan kendaraan listrik kini tidak lagi terpusat pada satu jenis mobil. GIIAS 2026 berpotensi menghadirkan persaingan yang lebih beragam, dari city car ekonomis dan sedan premium hingga SUV keluarga dengan pilihan teknologi berbeda.
Source: moladin.com






