Memilih smartwatch untuk olahraga kini tidak harus dimulai dari perangkat premium. Model di kisaran Rp1 jutaan sudah menawarkan GPS internal, pemantauan detak jantung, hingga pelacakan SpO2 untuk mendukung aktivitas harian.
Di sisi lain, perangkat kelas atas memberi data latihan dan navigasi yang lebih mendalam bagi atlet maupun penggemar outdoor. Daftar berikut merangkum tujuh pilihan, dari Amazfit Active 2 yang terjangkau hingga Garmin Fenix 8 untuk kebutuhan lebih serius.
| Model | Fokus Utama | Kisaran Harga |
|---|---|---|
| Apple Watch Series 11 | Olahraga dan kesehatan pengguna iPhone | Mulai Rp6,1 juta |
| Garmin Fenix 8 | Atlet dan aktivitas outdoor | Mulai Rp21,6 juta |
| Samsung Galaxy Watch 8 | Aktivitas harian pengguna Android | Sekitar Rp5,9 juta |
| Google Pixel Watch 4 | Pelacakan aktivitas berbasis Fitbit | Sekitar Rp8–10 juta |
| Huawei Watch GT Runner 2 | Latihan dan performa lari | Sekitar Rp5,4–5,6 juta |
| Amazfit Active 2 | Olahraga dengan harga terjangkau | Sekitar Rp1,8–2,1 juta |
| Fitbit Versa 4 | Analisis aktivitas fisik dan tidur | Sekitar Rp2,5–3,5 juta |
1. Apple Watch Series 11
Apple Watch Series 11 ditujukan untuk pengguna iPhone yang ingin menyatukan pemantauan kesehatan dan latihan. Sensor yang tersedia mencakup detak jantung generasi terbaru, ECG, SpO2, suhu tubuh, serta pelacakan tidur.
Perangkat ini juga membawa AI Workout Coach, layar Retina LTPO OLED always-on, chip Apple S11, dan GPS dual-band. Ketahanan airnya mencapai 50 meter, sementara baterainya disebut mampu bertahan hingga 36 jam.
2. Garmin Fenix 8
Garmin Fenix 8 menyasar atlet dan pengguna yang rutin berlari, hiking, bersepeda, maupun menyelam. Fitur seperti Training Readiness, Stamina, VO2 Max, dan Recovery Time membantu membaca kesiapan tubuh untuk berlatih.
Jam ini menyediakan peta offline, navigasi GPS, GPS multi-band, Pulse Ox, dan ECG. Varian AMOLED diklaim memiliki daya tahan hingga 29 hari, sedangkan versi Solar dapat bertahan lebih lama dengan harga AMOLED mulai sekitar Rp21,6 juta.
3. Samsung Galaxy Watch 8
Samsung Galaxy Watch 8 menjadi opsi untuk pengguna Android yang membutuhkan pendamping aktivitas harian sekaligus kebugaran. Perangkat ini mendukung pemantauan tidur, pengukuran komposisi tubuh, detak jantung, GPS, dan coaching kebugaran berbasis AI.
Spesifikasinya mencakup layar AMOLED always-on, Wear OS, BioActive Sensor, GPS dual-band, ECG, serta SpO2. Galaxy Watch 8 dipasarkan di kisaran Rp5,9 jutaan.
4. Google Pixel Watch 4
Google Pixel Watch 4 mengandalkan integrasi Fitbit untuk memantau aktivitas harian dan kondisi tubuh. Fitur utamanya meliputi Daily Readiness Score, pemantauan tidur, GPS dual-frequency, dan deteksi detak jantung.
Smartwatch ini memakai layar AMOLED dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits serta Snapdragon W5 Gen 2. Pixel Watch 4 menjalankan Wear OS dan menyediakan SpO2 serta Fitbit Health Tracking, dengan harga sekitar Rp8–10 jutaan tergantung varian.
5. Huawei Watch GT Runner 2
Huawei Watch GT Runner 2 dirancang bagi pelari yang membutuhkan positioning GPS presisi tinggi dan analisis performa lari. Marathon Mode tersedia untuk membantu mengoptimalkan latihan sesuai kebutuhan pengguna.
Fitur kesehatannya meliputi TruSeen Heart Rate, TruSleep, dan SpO2, dengan layar AMOLED sebagai antarmuka utama. Baterainya dapat bertahan hingga sekitar dua minggu, sedangkan harganya berada pada kisaran Rp5,4–5,6 juta.
6. Amazfit Active 2
Amazfit Active 2 menawarkan fitur olahraga luas dengan harga yang lebih mudah dijangkau. Perangkat ini mendukung lebih dari 160 mode olahraga, GPS internal, dan pemantauan kesehatan sepanjang hari.
Layar AMOLED-nya dilengkapi pemantauan detak jantung 24 jam, SpO2, serta pelacakan stres. Daya tahan baterai sekitar 10 hari menjadi nilai tambah pada rentang harga Rp1,8–2,1 juta.
7. Fitbit Versa 4
Fitbit Versa 4 cocok bagi pengguna yang menaruh perhatian besar pada analisis aktivitas fisik dan kualitas tidur. Daily Readiness Score dapat membantu menentukan intensitas latihan yang lebih sesuai dengan kondisi tubuh.
Jam ini memiliki layar AMOLED, GPS bawaan, lebih dari 40 mode olahraga, Sleep Score, pemantauan detak jantung 24 jam, dan SpO2. Harganya berkisar Rp2,5–3,5 juta tergantung penjual serta promo, dengan baterai yang dapat bertahan hingga enam hari.
Data yang dihimpun Suara.com memperlihatkan perbedaan utama antarmodel terletak pada kedalaman metrik latihan, navigasi, dan ketahanan baterai. Pengguna dapat menyesuaikan pilihan dengan perangkat yang dipakai, jenis olahraga, serta kebutuhan GPS dan analisis latihan.
Source: www.suara.com






