Dew Jirawat Sutivanichsak menunjukkan perubahan pilihan peran yang lebar setelah debutnya sebagai Ren di F4 Thailand: Boys Over Flowers. Aktor kelahiran 2000 ini bergerak dari romansa sekolah menuju kisah misteri, tekanan psikologis, fantasi, hingga thriller pembunuhan.
Perjalanan tersebut memperlihatkan sisi Dew yang tak hanya mengandalkan karakter pendiam dan romantis. Dalam daftar karya yang dihimpun Medcom.id, ia juga mendapat peran sebagai siswa di asrama penuh rahasia, profesional IT yang suportif, sampai kreator webtoon yang dicurigai dalam kasus pembunuhan.
| Drama | Tahun | Karakter | Genre/Kisah |
|---|---|---|---|
| F4 Thailand: Boys Over Flowers | 2021 | Ren | Romansa sekolah |
| Magic of Zero | 2022 | Fong | Romansa dan trauma masa lalu |
| Home School | 2023 | Nai | Misteri dan thriller |
| Faceless Love | 2023 | Pemeran utama | Romantis |
| Leap Day | 2025 | Night | Thriller, misteri, fantasi |
| Burnout Syndrome | — | Pheem | Boys’ love |
| Mr. Kill | 2026 | Kay | Misteri dan thriller |
1. F4 Thailand: Boys Over Flowers (2021)
F4 Thailand: Boys Over Flowers menjadi debut akting Dew Jirawat sekaligus drama yang mengangkat namanya lewat sosok Ren. Ren adalah anggota F4 yang digambarkan lembut, tenang, misterius, dan romantis di tengah cerita Gorya, siswi sederhana yang masuk sekolah elite.
2. Magic of Zero (2022)
Dew tampil sebagai Fong dalam episode kedua berjudul Zero in the Moonlight, bagian dari serial spesial kolaborasi GMMTV dengan sebuah merek minuman. Fong membantu Maki, seorang desainer grafis yang takut pada benda bulat, untuk menghadapi trauma dari masa lalunya.
3. Home School (2023)
Genre Dew berubah lebih gelap dalam Home School, ketika ia memerankan Nai, salah satu siswa di sekolah asrama terpencil. Sekolah itu mula-mula tampak eksklusif, tetapi aturan ketat, rahasia, dan tekanan yang dialami murid menjadikannya latar misteri thriller.
4. Faceless Love (2023)
Dalam Faceless Love, Dew menjadi pemeran utama yang dipasangkan dengan Kao Supassara dalam cerita romantis. Kisahnya berpusat pada seorang pria yang kesulitan mengenali wajah orang lain, menghadirkan konflik personal yang berbeda dari karakter Ren.
5. Leap Day (2025)
Leap Day membawa Dew ke cerita fantasi thriller sebagai Night, salah satu dari dua tokoh yang lahir pada 29 Februari. Night dan Day terikat kutukan mengerikan yang membuat orang paling mereka sayangi menjadi korban setiap empat tahun sekali, tepat pada hari kabisat.
Dalam drama ini, Dew beradu akting dengan Pond Naravit Lertratkosum sebagai Day, serta Gun Atthaphan Phunsawat dan Pahn Pathitta Pornchumroenrut. Perpaduan misteri, thriller, dan fantasi membuat kisah Night menjadi salah satu pergeseran genre paling tajam dalam deretan dramanya.
6. Burnout Syndrome
Burnout Syndrome menandai proyek boys’ love pertama Dew melalui karakter Pheem, seorang profesional IT yang hangat dan mudah bergaul. Pheem memberi kenyamanan serta dukungan emosional kepada Jira, seniman yang kehilangan arah setelah gagal mendapatkan pekerjaan impiannya.
Jira kemudian bekerja untuk Koh, CEO startup yang dingin dan tertutup, sehingga hubungan profesional mereka berkembang dalam situasi rumit. Dew berbagi cerita dengan Gun Atthaphan sebagai Jira dan Off Jumpol Adulkittiporn sebagai Koh.
7. Mr. Kill (2026)
Dalam Mr. Kill, Dew berperan sebagai Kay, kreator webtoon misteri terkenal yang menggunakan nama pena Mr. Kill. Kay dicurigai memiliki hubungan dengan pembunuhan berantai, lalu berusaha membuktikan dirinya tidak bersalah.
Ia bekerja sama dengan detektif Phat untuk mencari pelaku sebenarnya, meski Phat pada awalnya mencurigai Kay sebagai dalang kasus. Karakter yang penuh teka-teki ini menempatkan Dew dalam peran yang jauh dari nuansa romansa yang lebih dahulu membesarkan namanya.
Source: www.medcom.id






