Banyak orang memulai pagi dengan kopi, tetapi pilihan itu tidak selalu cocok untuk semua orang. Ada sejumlah minuman lain yang lebih ringan di lambung dan tetap bisa membantu menjaga pola makan sehat.
Minuman-minuman ini juga punya keunggulan lain, mulai dari rendah kalori, tinggi serat, sampai mengandung senyawa yang kerap dikaitkan dengan metabolisme dan pengelolaan berat badan. Karena itu, pilihan sederhana di pagi hari bisa memberi dampak yang lebih luas bagi tubuh.
Air lemon hangat sering dipilih sebagai pembuka hari karena terasa ringan dan tidak tinggi kalori. Minuman ini juga membantu menambah asupan cairan setelah bangun tidur.
Kandungan vitamin C di dalam lemon dikaitkan dengan pengelolaan berat badan. Studi dalam Current Developments in Nutrition menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi lebih banyak makanan kaya vitamin C memiliki risiko obesitas lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.
Air Kelapa
Air kelapa menjadi opsi lain yang menyegarkan dan alami untuk diminum di pagi hari. Rasanya manis tanpa tambahan gula berlebih, sehingga lebih baik dibanding minuman kemasan tinggi gula.
Departemen Pertanian Amerika Serikat mencatat 100 ml air kelapa mengandung sekitar 21 kalori dan 171 mg potasium. Kandungan kalorinya yang rendah membuat minuman ini cocok untuk pola makan sehat.
Teh hijau sudah lama dikenal sebagai minuman sehat yang sering dikaitkan dengan program diet. Kandungan antioksidannya membuat teh hijau banyak dipilih untuk mendukung kesehatan tubuh sekaligus membantu pembakaran kalori.
Penelitian dalam Journal of Research in Medical Sciences menunjukkan teh hijau dapat meningkatkan metabolisme dan membantu pembakaran lemak. Agar manfaatnya lebih optimal, teh hijau disarankan diminum tanpa tambahan gula.
Teh Jahe
Teh jahe menawarkan sensasi hangat yang nyaman diminum pada pagi hari. Minuman ini juga sering dikonsumsi untuk membantu melancarkan pencernaan dan membuat tubuh terasa lebih rileks sebelum beraktivitas.
Jahe mengandung gingerol yang dipercaya dapat membantu mengurangi lemak perut. Konsumsi teh jahe secara rutin juga disebut dapat mendukung metabolisme, memperbaiki sistem pencernaan, dan membantu pembakaran lemak.
Air Biji Chia
Air biji chia semakin populer karena kandungan seratnya yang tinggi dan efeknya yang mengenyangkan. Saat dicampur air, biji chia akan mengembang dan membentuk tekstur seperti gel, sehingga banyak dipilih untuk diminum sebelum makan di pagi hari.
Minuman ini dipercaya dapat membantu mengurangi lemak perut dan mendukung pengelolaan berat badan jika dikonsumsi rutin. Untuk rasa yang lebih segar, air biji chia bisa ditambah irisan lemon atau sedikit madu.
Susu kunyit atau golden milk menjadi alternatif bagi yang ingin variasi minuman sehat selain kopi. Perpaduan susu hangat dan kunyit memberi rasa nyaman, sekaligus membantu tubuh terasa lebih rileks di pagi hari.
Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antiinflamasi dan dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh yang berkaitan dengan kenaikan berat badan. Minuman ini juga dinilai membantu menenangkan sistem pencernaan dan mendukung kesehatan usus.
Enam pilihan ini menunjukkan bahwa upaya menjaga berat badan tidak selalu harus bergantung pada kopi. Dengan memilih minuman yang rendah kalori, kaya serat, atau mendukung metabolisme, kebiasaan pagi bisa terasa lebih ramah bagi lambung sekaligus tetap mendukung tujuan diet.
