Cuaca panas sering membuat tubuh lebih cepat gerah, wajah tampak berminyak, dan bau badan lebih mudah muncul. Saat aktivitas dilakukan di luar ruangan seharian, kondisi ini bisa terasa jauh lebih mengganggu.
Kabar baiknya, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu tubuh tetap terasa segar dari pagi sampai sore. Fokusnya ada pada kebersihan tubuh, pilihan pakaian, perlindungan kulit, dan cara menyegarkan diri di tengah hari.
Mandi pagi dan bersihkan area yang cepat berkeringat
Langkah paling dasar untuk memulai hari adalah mandi pagi dengan air dingin agar tubuh terasa lebih segar. Waktunya juga bisa disesuaikan, misalnya setelah olahraga atau tepat sebelum berangkat.
Sabun dengan kandungan menthol atau pH seimbang dapat membantu memberi rasa segar sekaligus menjaga kelembapan. Area berlipat seperti ketiak, kaki, dan leher sebaiknya dibersihkan lebih ekstra karena bagian ini lebih mudah menahan keringat.
Pilih bahan pakaian yang lebih nyaman saat panas
Jenis bahan pakaian ikut menentukan seberapa gerah tubuh akan terasa sepanjang hari. Bahan alami seperti katun, silk, dan linen lebih disarankan karena cenderung nyaman dipakai saat suhu naik.
Sebaliknya, poliester kurang menyerap keringat dan bisa menahan panas tubuh lebih lama. Linen menjadi salah satu pilihan yang menonjol karena mampu menyerap keringat dengan baik dan membantu tubuh terasa lebih sejuk.
| Bahan Pakaian | Kenyamanan Saat Panas | Keterangan |
|---|---|---|
| Katun | Nyaman | Bahan alami yang lebih ramah dipakai di cuaca panas |
| Silk | Nyaman | Termasuk bahan alami yang disarankan |
| Linen | Sangat nyaman | Menyerap keringat dengan baik dan membantu tubuh terasa sejuk |
| Poliester | Kurang nyaman | Kurang menyerap keringat dan dapat memicu rasa gerah |
Jangan hanya mengandalkan parfum
Menjaga tubuh tetap wangi tidak cukup hanya dengan parfum bersemprotan kuat. Deodoran atau antipersperan justru bisa dipakai di lebih dari satu area tubuh, bukan hanya ketiak.
Ada produk yang memang dirancang untuk digunakan di bagian seperti dada, punggung, paha, dan kaki. Pendekatan ini penting karena bau badan tidak selalu berasal dari ketiak saja.
Segarkan wajah saat siang hari
Saat suhu tinggi, wajah sering terasa lengket karena keringat dan minyak, terutama di area T-zone. Bagi yang memakai makeup, blotting paper bisa ditempelkan atau ditepuk lembut untuk membantu mengurangi kilap.
Setelah itu, bedak tabur dapat dipakai lagi agar makeup kembali menyatu. Untuk hasil akhir yang lebih tahan lama, setting spray bisa digunakan sebagai tahap finishing.
Bagi yang sedang berada di rumah dan tidak memakai makeup, blotting paper tetap bisa dipakai. Wajah kemudian bisa disegarkan lagi dengan face mist atau air dingin dalam bentuk spray.
Jaga hidrasi agar tubuh tidak cepat panas
Asupan air putih yang cukup membantu tubuh mengatur suhu dan tidak cepat merasa lelah. Kebiasaan ini juga dapat membantu mengurangi keringat berlebih saat cuaca sedang panas.
Anjuran yang disebutkan adalah minimal 8 gelas sehari. Dengan hidrasi yang cukup, tubuh cenderung terasa lebih ringan untuk beraktivitas sepanjang hari.
Lindungi kulit dengan sunscreen
Paparan matahari bukan hanya membuat kulit terasa panas, tetapi juga bisa memperburuk kondisi kulit. Karena itu, sunscreen ber-SPF tetap perlu dipakai sebelum keluar rumah.
Pengaplikasian ulang juga penting agar perlindungannya tetap terjaga. Sunscreen disarankan dipakai kembali setiap 2 jam sekali saat aktivitas masih berlangsung di luar ruangan.
Dengan kebiasaan yang konsisten, rasa gerah saat cuaca panas bisa ditekan tanpa perlu cara yang rumit. Mulai dari mandi pagi, memilih bahan pakaian yang tepat, sampai memakai sunscreen, semuanya membantu tubuh tetap terasa segar lebih lama.
Source: www.beautynesia.id






