LKBB Patih Bhayangkara Season 4 di Grobogan menjadi ajang besar yang menyatukan 56 regu pelajar dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Di tengah persaingan antarsekolah, lomba ini menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar baris-berbaris, yaitu ruang pembinaan karakter yang dikemas secara kompetitif.
Ratusan pelajar memenuhi SMP Negeri 1 Purwodadi saat ajang yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari ke-80 Bhayangkara itu digelar oleh Polres Grobogan. Pesertanya datang dari tiga jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA.
Pembinaan Karakter di Tengah Kompetisi
Pembukaan lomba dipimpin Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto bersama Wakapolres Grobogan Kompol Muhammad Fadhlan. Dalam kegiatan ini, LKBB diposisikan sebagai bagian dari pembinaan pelajar yang menekankan disiplin, kepemimpinan, kekompakan, dan semangat nasionalisme.
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani menyebut LKBB Patih Bhayangkara bukan sekadar ajang adu gerak baris. Menurut dia, kegiatan itu disiapkan sebagai ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, meningkatkan sportivitas, dan membangun karakter generasi muda yang tangguh serta berintegritas.
Komposisi Peserta dari Tiga Jenjang
Jumlah peserta dibagi ke dalam tiga kelompok pendidikan yang berbeda. Dari total 56 regu, terdapat 9 regu tingkat SD/MI, 20 regu tingkat SMP/MTs, dan 27 regu tingkat SMA/MA.
| Tingkat Pendidikan | Jumlah Regu |
|---|---|
| SD/MI | 9 |
| SMP/MTs | 20 |
| SMA/MA | 27 |
Peserta datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa LKBB masih memiliki tempat penting sebagai wadah pembinaan pelajar lintas daerah.
Penilaian Dibuat Ketat dan Terukur
Penilaian dilakukan oleh tim juri profesional dengan materi Pocil, PKS, dan Paskibra. Aspek yang diperiksa meliputi teknik Peraturan Baris Berbaris, variasi formasi, komandan pasukan, kekompakan, kostum dan make up, hingga kreativitas publikasi di media sosial.
Rangkaian penilaian itu membuat lomba tidak hanya berfokus pada kedisiplinan gerak, tetapi juga pada kesiapan tim dalam membangun penampilan yang utuh. Di sisi lain, unsur kreativitas turut memberi ruang bagi peserta untuk menunjukkan cara mereka memperkenalkan tim masing-masing secara lebih luas.
Lewat format seperti ini, LKBB Patih Bhayangkara di Grobogan tetap mempertahankan fungsi utamanya sebagai pembinaan generasi muda. Di saat yang sama, lomba ini memberi panggung bagi pelajar untuk menunjukkan kekompakan, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air dalam satu arena yang sama.
Source: radarpati.jawapos.com






