5 Camilan untuk Usus Sehat yang Direkomendasikan Ahli, Bukan Sekadar Mengenyangkan

Author: Cung Media

Menjaga kesehatan usus tidak selalu harus dimulai dari menu utama. Pilihan camilan yang tepat di sela waktu makan juga bisa membantu memberi makan bakteri baik di usus.

Menurut Dr. Janese Laster-Butler, ahli gastroenterologi yang dikutip EatingWell, kombinasi protein nabati dan serat menjadi salah satu kunci penting untuk mendukung kesehatan usus. Dari sana, ada 5 camilan yang dinilai paling relevan untuk tujuan tersebut.

1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan berada di urutan teratas karena mengandung protein, serat, dan lemak sehat dalam satu paket. Camilan ini bisa dimakan langsung atau diolah menjadi selai kacang.

Untuk pilihan yang lebih sehat, kacang atau selai kacang tanpa tambahan gula serta rendah atau tanpa garam lebih disarankan. Opsi ini juga bisa dioleskan ke roti gandum utuh atau crackers, lalu dipadukan dengan apel maupun wortel sebagai cocolan.

2. Hummus

Hummus adalah dipping sauce khas Timur Tengah yang dibuat dari kacang Arab atau chickpeas yang dihaluskan. Camilan ini cocok dijadikan cocolan untuk wortel, mentimun, paprika, atau dipadukan dengan keripik pita gandum utuh dan crackers berbahan biji-bijian.

3. Yogurt

Yogurt merupakan susu fermentasi yang mengandung bakteri baik hidup. Kandungan ini membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan imunitas, dan menjaga kesehatan usus.

Yogurt juga mudah dipadukan dengan bahan lain agar gizinya lebih lengkap. Buah segar dan kacang-kacangan menjadi kombinasi yang paling mudah untuk menambah manfaatnya sebagai camilan.

4. Edamame

Edamame dikenal sebagai sumber protein nabati yang praktis dan mengenyangkan. Camilan ini bisa dipilih dalam bentuk rebus atau panggang sebagai teman sore yang sederhana.

Selain memberi rasa kenyang, edamame juga membantu memenuhi kebutuhan protein dan serat harian. Karena itu, camilan ini cocok bagi yang ingin menjaga pola makan tanpa membuat usus bekerja terlalu berat.

5. Smoothie

Smoothie juga bisa menjadi camilan yang mengenyangkan jika racikannya tepat. Agar lebih bermanfaat bagi kesehatan usus, smoothie sebaiknya diberi tambahan sumber protein nabati.

Isi tambahannya bisa berupa selai kacang, biji-bijian, atau bubuk protein. Dengan begitu, smoothie tidak hanya terasa ringan, tetapi juga lebih seimbang untuk mendukung asupan harian.

Kelima camilan ini menunjukkan bahwa menjaga kesehatan usus bisa dimulai dari pilihan sederhana di sela waktu makan. Fokus utamanya tetap sama, yaitu memilih camilan yang memberi serat, protein nabati, dan bahan yang mendukung bakteri baik di usus.

Camilan Nilai Utama Cara Konsumsi
Kacang-kacangan Protein, serat, lemak sehat Dimakan langsung, selai kacang, olesan, atau cocolan
Hummus Berbahan dasar kacang Arab Cocolan sayuran, pita gandum utuh, atau crackers biji-bijian
Yogurt Berisi bakteri baik hidup Dimakan dengan buah segar dan kacang-kacangan
Edamame Sumber protein nabati dan serat Dikukus atau dipanggang
Smoothie Bisa ditambah protein nabati Dibuat dengan selai kacang, biji-bijian, atau bubuk protein
Terbaru