5 Buah Paling Mengenyangkan, Dari Semangka Sampai Tomat yang Bikin Lapar Tertahan Lebih Lama

Author: Cung Media

Buah sering dipandang hanya sebagai camilan sehat, tetapi tidak semua buah punya efek yang sama terhadap rasa kenyang. Beberapa jenis justru bisa menahan lapar lebih lama karena kaya serat, tinggi air, dan rendah kalori.

Itulah alasan sejumlah buah layak dipilih saat ingin mengurangi kebiasaan ngemil di sela waktu makan. Secara umum, skor kenyang buah berada di angka rata-rata 44 persen menurut laman Optimising Nutrition, namun beberapa buah tertentu menonjol karena daya mengenyangkannya lebih kuat.

Semangka dan jambu biji unggul di kategori sederhana

Semangka termasuk buah yang paling mudah memberi sensasi penuh di perut. Sekitar 90 persen beratnya terdiri dari air, sehingga buah ini sangat rendah kalori tetapi tetap terasa segar dan mengisi.

Kandungan air yang tinggi juga membantu menjaga hidrasi tubuh. Efek ini ikut menekan keinginan mencari camilan tambahan sebelum waktu makan berikutnya.

Jambu biji juga masuk daftar buah yang mengenyangkan. Buah tropis ini kaya serat, hampir tidak mengandung kolesterol, dan kadar gulanya lebih rendah dibanding banyak buah lain.

Serat pada jambu biji membantu menekan nafsu makan. Di sisi lain, jambu biji juga mengandung fitonutrien yang diyakini memiliki efek protektif bagi tubuh.

Beri kecil, efek kenyang besar

Raspberry dan blackberry konsisten disebut sebagai buah paling mengenyangkan. Keduanya kaya serat yang membuat pencernaan berjalan lebih lambat sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

EatingWell menyebut buah tinggi serat seperti beri efektif menekan nafsu makan karena memperlambat laju pencernaan tubuh. Manfaat itu paling optimal saat beri dikonsumsi utuh, bukan dijus, agar seratnya tetap terjaga.

Meski ukurannya kecil, kedua buah ini cocok untuk camilan ringan yang tetap padat manfaat. Kandungan seratnya memberi dampak yang nyata pada rasa kenyang.

Pisang yang sering diremehkan ternyata cukup kuat menahan lapar

Pisang kerap dianggap terlalu manis untuk menu diet. Padahal satu pisang berukuran rata-rata hanya sekitar 105 kalori dan mengandung 3 gram serat yang membantu menahan lapar.

Pisang yang masih sedikit kehijauan punya keunggulan tambahan. Pada kondisi itu, resistant starch lebih sulit dicerna sehingga proses pencernaan berlangsung lebih lambat dan rasa kenyang bertahan lebih lama.

Resistant starch tidak diubah menjadi lemak, melainkan memberi efek mengenyangkan yang signifikan. Karena itu, pisang bisa menjadi pilihan praktis saat tubuh butuh energi cepat tanpa membuat perut cepat kosong lagi.

Tomat masuk kelompok buah ber-volume tinggi

Tomat lebih sering diperlakukan seperti sayuran di dapur, tetapi secara botani tomat termasuk buah. Buah ini juga punya kemampuan mengenyangkan yang patut diperhitungkan.

Keck Medicine of USC menyebut tomat sebagai high-volume food karena mengandung kadar air, udara, dan serat yang tinggi. Kombinasi itu membuat perut terasa lebih cepat penuh meski kalorinya sangat rendah.

Satu tomat ukuran sedang hanya mengandung sekitar 22 kalori. Tomat juga dikenal dapat membantu mengatasi resistensi terhadap leptin, hormon yang memberi sinyal kenyang ke otak.

Pilihan buah seperti ini memberi ruang yang lebih luas untuk mengatur camilan harian. Buah dengan serat tinggi, air melimpah, dan kalori rendah cenderung lebih efektif membantu tubuh merasa kenyang lebih lama tanpa konsumsi berlebihan.

Source: www.beautynesia.id
Terbaru