
Honda menarik kembali sekitar 440.000 unit Odyssey di Amerika Serikat setelah menemukan masalah pada kantung udara samping yang bisa mengembang tanpa peringatan saat mobil menghantam benturan keras di bawah bodi. Masalah ini sudah dikaitkan dengan 25 cedera, meski belum ada laporan korban jiwa.
Penarikan ini mencakup Honda Odyssey model 2018 hingga 2022. Pemilik diminta segera memeriksa status kendaraan mereka dan membawa mobil ke dealer resmi Honda untuk pengecekan lebih lanjut.
Apa yang memicu masalah airbag ini
Honda menjelaskan bahwa sumber persoalannya ada pada modul airbag yang terlalu sensitif. Akibatnya, benturan keras seperti menghantam lubang jalan, polisi tidur, atau puing di jalan bisa memicu side curtain airbag atau side airbag terbuka meski tidak dibutuhkan.
Kondisi ini penting karena airbag yang mengembang tiba-tiba dapat mengejutkan pengemudi dan penumpang. Dalam situasi tertentu, reaksi spontan tersebut justru bisa membuat pengemudi kehilangan kendali dan meningkatkan risiko kecelakaan lanjutan.
Model Honda Odyssey yang terdampak
Berikut daftar kendaraan yang masuk dalam recall ini:
- Honda Odyssey model 2018
- Honda Odyssey model 2019
- Honda Odyssey model 2020
- Honda Odyssey model 2021
- Honda Odyssey model 2022
Jumlah unit yang terdampak mencapai sekitar 440.000 kendaraan, sehingga skala penarikannya tergolong besar. Langkah ini menunjukkan Honda menilai potensi risikonya cukup serius untuk ditangani melalui recall.
Langkah yang harus dilakukan pemilik
Honda meminta pemilik kendaraan terdampak untuk tidak menunggu terlalu lama. Setelah memeriksa status kendaraan, pemilik perlu datang ke dealer resmi agar teknisi bisa menilai apakah modul airbag cukup diprogram ulang atau harus diganti.
Perusahaan juga menyebut pemilik terdaftar akan menerima pemberitahuan melalui surat. Selain menunggu notifikasi, konsumen dapat mengecek sendiri melalui situs recalls.honda.com atau menghubungi 888-234-2138.
Mengapa recall ini jadi perhatian besar
Sistem airbag adalah perangkat keselamatan utama di mobil modern. Saat sistem bekerja di luar parameter yang semestinya, fungsi perlindungannya bisa berubah menjadi sumber bahaya baru bagi penumpang.
Dalam kasus Odyssey ini, masalah tidak muncul saat tabrakan besar, melainkan saat mobil menghantam permukaan jalan yang rusak dengan keras. Situasi itu membuat isu keselamatan di jalan tetap relevan, terutama bagi kendaraan keluarga yang dipakai harian dan sering melewati jalan berlubang.
Honda belum melaporkan adanya kematian terkait masalah ini, tetapi 25 cedera yang sudah tercatat menunjukkan risikonya nyata. Karena itu, pemilik Odyssey dari model terdampak sebaiknya segera memeriksa status kendaraan, terutama jika mobil kerap digunakan di ruas jalan dengan permukaan tidak rata.
| Informasi utama | Detail |
|---|---|
| Model terdampak | Honda Odyssey 2018–2022 |
| Jumlah unit | Sekitar 440.000 |
| Masalah | Side airbags dapat mengembang tak terduga |
| Pemicu | Benturan keras di bagian bawah bodi |
| Dampak tercatat | 25 cedera |
| Korban jiwa | Tidak ada laporan |
| Solusi | Reprogram atau ganti modul airbag |
| Kanal pengecekan | recalls.honda.com / 888-234-2138 |
Honda menegaskan perbaikan akan dilakukan di dealer resmi agar sistem airbag kembali bekerja sesuai standar keselamatan. Pemilik Odyssey yang termasuk dalam daftar terdampak sebaiknya segera mengecek notifikasi recall dan memastikan kendaraan diperiksa sebelum kembali dipakai secara rutin.





