4 Cara Membangun Kembali Kepercayaan dalam Hubungan yang Retak, Menurut Pakar

Author: Cung Media

Kepercayaan yang retak dalam hubungan jarang pulih hanya karena waktu berlalu. Para pakar menilai, pemulihan baru bisa terjadi jika kedua pihak sama-sama mau jujur, mengakui luka yang ada, dan mengubah perilaku yang selama ini memicu masalah.

Sabrina Romanoff, Psy.D., menjelaskan kepada Verywell Mind bahwa runtuhnya kepercayaan biasanya bermula saat tindakan pasangan tidak sejalan dengan ucapannya. Dari titik itu, hubungan membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, bukan sekadar harapan bahwa semuanya akan membaik dengan sendirinya.

1. Jujur dan Terbuka Soal Masalah yang Ada

Langkah pertama adalah membicarakan secara jujur semua hal yang berkaitan dengan hilangnya kepercayaan. Les Parrott, Ph.D., menekankan bahwa satu-satunya cara memperbaiki kepercayaan adalah dengan bersikap sepenuhnya jujur dan membicarakan masalah yang terjadi.

Tujuannya agar kedua belah pihak memahami situasi yang sedang dihadapi dan sama-sama membangun komitmen untuk memperbaiki hubungan. Pada tahap ini, penting juga membahas bagaimana perilaku tertentu memengaruhi perasaan masing-masing.

2. Mengakui Kesalahan dan Meminta Maaf dengan Tulus

Permintaan maaf menjadi bagian penting bagi siapa pun yang telah mengkhianati kepercayaan. Psikolog Paul Coleman, Psy.D., menegaskan bahwa maaf harus disertai tanggung jawab dan pengakuan penuh atas tindakan yang merusak hubungan.

Bagi pihak yang dikhianati, mencoba melihat keadaan dari sudut pandang pasangan juga bisa membantu. Coleman mengatakan, “Cobalah untuk memahami mengapa hal itu terjadi, tetapi ingat bahwa tidak semua jawaban mungkin bisa diketahui.”

3. Memastikan Kedua Pihak Merasa Dipahami

Bagian tersulit dalam proses ini sering kali terletak pada kebutuhan untuk saling memahami perasaan masing-masing. Keduanya perlu lebih mengedepankan empati daripada emosi agar percakapan tidak berubah menjadi pertengkaran baru.

Baik pihak yang mengkhianati maupun yang dikhianati sama-sama memiliki sudut pandang yang perlu didengar. Parrott menegaskan bahwa akan sangat membantu jika pasangan melihat satu sama lain sebagai sosok yang sedang terluka, bukan sebagai orang yang berniat mencelakai.

4. Mengubah Perilaku yang Memicu Rusaknya Kepercayaan

Perubahan perilaku sangat penting, terutama bagi pasangan yang telah dikhianati secara serius. Mereka membutuhkan bukti kejujuran agar bisa merasa lebih tenang dan yakin terhadap hubungan yang sedang diperbaiki.

Contohnya, membatasi aktivitas tertentu bisa menjadi langkah yang relevan jika kegiatan itu memicu perasaan dikhianati. Di sisi lain, Coleman juga mengingatkan bahwa pihak yang dikhianati perlu perlahan mengurangi sikap terlalu curiga seiring berjalannya waktu.

Kepercayaan yang sudah rusak memang tidak bisa dipulihkan dengan cara instan. Namun, konsistensi dalam tindakan tetap menjadi kunci agar hubungan punya peluang untuk tumbuh kembali.

Langkah Fokus Utama Arah Tindakan
Jujur dan terbuka Masalah yang memicu hilangnya kepercayaan Bahas situasi dengan apa adanya
Mengakui kesalahan Tanggung jawab dan permintaan maaf Akui tindakan yang merusak hubungan
Saling memahami Empati dan sudut pandang masing-masing Dengarkan tanpa memperburuk konflik
Mengubah perilaku Bukti nyata dari komitmen Hentikan kebiasaan yang memicu kecurigaan
Terbaru