VinFast membawa pendekatan yang berbeda untuk lini motor listriknya di Indonesia dengan memakai baterai seragam yang dapat dipertukarkan antar-model. Sistem ini menjadi nilai penting karena pengguna VinFast Evo, VinFast Feliz S, dan VinFast Viper memiliki pilihan pengisian daya di rumah maupun penukaran baterai.
Keunggulan paling menonjol datang dari VinFast Evo yang disebut mampu menjangkau hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut berlaku ketika model ini menggunakan konfigurasi dua baterai.
Jarak Tempuh Tiga Motor Listrik VinFast
Ketiga motor ini sama-sama mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP. Teknologi tersebut digunakan VinFast sebagai dasar penyimpanan daya untuk penggunaan mobilitas harian.
| Model | Teknologi Baterai | Jarak Tempuh Maksimum |
|---|---|---|
| VinFast Evo | LFP, dapat memakai dua baterai | Hingga 150 km |
| VinFast Feliz S | LFP | Hingga 145 km |
| VinFast Viper | LFP | Hingga 145 km |
VinFast Evo menjadi model dengan jarak tempuh tertinggi dalam jajaran tersebut. Dengan dua baterai, motor ini memiliki selisih daya jelajah hingga 5 kilometer dibandingkan dua model lainnya.
VinFast Feliz S dan VinFast Viper masing-masing disebut mampu melaju hingga 145 kilometer. Kedua model itu memakai basis baterai yang sama dengan Evo, sehingga dapat masuk ke ekosistem penukaran baterai VinFast.
Baterai Seragam untuk Tiga Model
Keseragaman baterai menjadi fondasi dari strategi VinFast pada lini e-motorcycle ini. Pengguna tidak hanya mendapat sistem penyimpanan daya yang serupa, tetapi juga kompatibilitas baterai lintas model.
Baterai pada Evo, Feliz S, dan Viper dirancang agar dapat saling ditukar atau interchangeable. Pendekatan ini memungkinkan sistem penukaran baterai diterapkan pada lebih dari satu model dalam jajaran motor listrik tersebut.
Menurut informasi yang disampaikan Liputan6, CEO VinFast Indonesia e-Motorcycle Yordan Satriadi menjelaskan kemampuan jarak tempuh VinFast Evo saat memakai konfigurasi dua baterai. Konfigurasi tersebut menjadi alasan Evo dapat mencapai angka hingga 150 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Penggunaan baterai LFP juga menjadi pembeda yang ditekankan pada ketiga motor listrik tersebut. VinFast menyebut jenis baterai ini memiliki daya tahan kuat dan performa stabil untuk penggunaan jangka panjang.
Home Charging dan Battery Swap Station
Selain mengisi daya secara mandiri, pengguna dapat memanfaatkan jaringan Battery Swap Station atau BSS EV Green. Fasilitas tersebut memberi opsi untuk menukar baterai saat pengguna tidak ingin menunggu proses pengisian di rumah.
Opsi home charging tetap tersedia bagi pengguna yang ingin mengisi baterai dari rumah. Kehadiran dua metode ini memberi fleksibilitas sesuai kebutuhan perjalanan dan kebiasaan berkendara sehari-hari.
Sistem penukaran baterai menjadi lebih relevan karena ketiga model menggunakan basis baterai seragam. Pengguna VinFast Evo, VinFast Feliz S, maupun VinFast Viper dapat berada dalam satu ekosistem baterai yang sama.
Pendekatan tersebut menempatkan baterai bukan sekadar komponen penyuplai tenaga, melainkan bagian dari layanan mobilitas. Jaringan BSS EV Green melengkapi pilihan pengisian mandiri yang telah disediakan untuk pengguna motor listrik VinFast.
Perlindungan IP67 untuk Kondisi Perkotaan
VinFast juga membekali baterai pada tiga model ini dengan sertifikasi IP67. Perlindungan tersebut ditujukan untuk menghadapi debu dan genangan air yang dapat ditemui di jalan perkotaan, termasuk saat hujan.
Sertifikasi IP67 menunjukkan bahwa sistem kelistrikan dan baterai telah diuji terhadap paparan debu serta genangan air. Aspek ini menjadi penting bagi pengguna yang memakai motor listrik untuk aktivitas rutin di kota besar seperti Jakarta.
Dengan daya jelajah hingga 150 kilometer pada Evo serta hingga 145 kilometer pada Feliz S dan Viper, VinFast menawarkan tiga pilihan dalam satu basis teknologi baterai. Kemampuan tukar baterai, pengisian di rumah, dan dukungan BSS EV Green menjadi bagian dari ekosistem yang disiapkan untuk ketiganya.
Source: www.liputan6.com






