Frozen food tanpa goreng makin menarik karena memberi dua keuntungan sekaligus: praktis diolah dan dianggap lebih cocok untuk konsumen yang ingin mengurangi minyak. Tren ini juga membuka peluang jualan yang luas, terutama untuk produk siap olah yang cukup dikukus, direbus, dipanggang, atau dipanaskan di teflon.
Di tengah kebutuhan makanan cepat saji, pilihan beku yang tidak harus masuk penggorengan membuat penyajian jauh lebih sederhana. Dari camilan sampai menu utama, banyak produk yang tetap bisa tampil menarik tanpa proses menggoreng.
Produk yang paling mudah dijual
Siomay termasuk produk yang akrab di lidah konsumen Indonesia. Bahan dasarnya umumnya ikan, tepung tapioka, ebi, wortel, dan daun bawang, lalu cukup dikukus kembali sebelum disajikan.
Dimsum juga punya pasar luas karena variasi isiannya beragam. Isinya bisa berupa udang, ayam, atau sayuran, dengan topping seperti wortel, nori, atau sosis, dan penyajiannya cukup dikukus.
Tahu bakso menjadi opsi yang sudah dikenal sebagai makanan khas Semarang. Adonan bakso yang dimasukkan ke dalam tahu ini cukup dikukus, lalu bisa disajikan bersama sambal kecap atau saus.
Cilok menawarkan kepraktisan tinggi untuk jualan karena cukup direbus saat akan disajikan. Camilan berbahan dasar aci ini biasanya dipadukan dengan bumbu kacang atau bubuk rasa.
Edamame menempati segmen berbeda karena dikenal sebagai camilan sehat. Produk ini kaya protein nabati, serat, dan isoflavon, serta cukup direbus atau dikukus sebelum dikonsumsi.
Bisa masuk ke menu utama
Bakso beku tetap menjadi favorit karena mudah diolah hanya dengan direbus dalam kuah. Produk ini banyak dipakai untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner, sehingga pasarnya tergolong stabil.
Bakpao beku juga mudah dipasarkan karena cocok untuk sarapan, camilan, atau pelengkap bekal. Teksturnya lembut dengan pilihan isian seperti daging, cokelat, atau kacang hijau, dan cukup dikukus beberapa menit.
Dumpling atau gyoza memberi nilai tambah karena bisa dijual dalam beberapa konsep menu. Isinya dapat berupa daging, sayuran, atau keju, lalu diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang.
Suki mix atau steamboat set cocok untuk konsumen yang ingin paket lengkap dalam satu pembelian. Isinya biasanya campuran sayuran, daging, bakso ikan, udang, dan mi yang tinggal direbus bersama kuah kaldu panas.
Daging beku seperti ayam, sapi, ikan, dan seafood juga masuk dalam kategori yang praktis dijual. Produk ini memudahkan proses memasak karena siap olah dan bisa diproses dengan cara direbus, dipanggang, dibakar, atau dimasak sesuai kebutuhan.
Pilihan modern dan serbaguna
Kebab frozen menawarkan konsep siap panaskan yang sederhana. Isinya berupa daging, sayuran, dan saus dalam balutan tortilla, lalu cukup dipanaskan di atas teflon dalam beberapa menit.
Rolade ayam atau sapi juga layak dipertimbangkan karena mudah disimpan dan mudah disajikan. Produk olahan daging gulung ini cukup dikukus atau dipanaskan sebelum disantap.
Sayuran beku menjadi pilihan yang makin relevan karena bisa masuk ke banyak jenis menu. Produk ini kaya vitamin, mineral, dan serat, serta dapat diolah menjadi sup, tumisan, atau smoothie melalui proses rebus atau kukus.
Dengan ragam itu, ada 13 ide jualan frozen food tanpa goreng yang banyak diminati, yakni siomay, dimsum, tahu bakso, cilok, edamame, bakso, bakpao, dumpling atau gyoza, suki mix, daging beku, kebab frozen, rolade, dan sayuran beku.
Yang perlu diperhatikan saat memilih produk
Untuk menjaga nilai gizi, produk frozen food sebaiknya dipilih dari jenis yang tidak melalui terlalu banyak proses pengolahan. Produk dengan tambahan gula atau sodium berlebihan juga perlu dihindari.
Frozen food yang dinilai lebih baik umumnya memiliki sumber protein, karbohidrat kompleks, dan serat dalam satu porsi. Karena itu, produk seperti edamame, sayuran beku, suki mix, atau olahan kukus sering menjadi pilihan yang lebih seimbang.
Metode pengolahan juga ikut menentukan daya tarik produk. Penggunaan kukus, rebus, oven, atau air fryer dinilai lebih baik dibanding penggorengan rendam minyak yang dapat menambah lemak jenuh dan kalori.
Untuk konsumsi harian, frozen food juga bisa dipadukan dengan sayuran kukus, salad, atau potongan buah segar. Kombinasi seperti ini membuat produk beku tidak hanya praktis dijual, tetapi juga lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen yang mencari makanan cepat saji dengan cara olah yang lebih ringan.
