116 Ribu Pelanggan Naik Daya PLN, Tanda Listrik Rumah Tak Lagi Cukup

Sebanyak 116.537 pelanggan di seluruh Indonesia memilih menambah daya listrik lewat program diskon 50% dari PT PLN (Persero). Lonjakan minat itu menunjukkan satu hal sederhana: banyak rumah kini tak lagi cukup hanya dengan daya lama.

Program bertajuk “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar” ini hadir saat kebutuhan listrik rumah tangga terus meningkat. Bukan hanya untuk perangkat elektronik yang makin banyak, tetapi juga untuk mendukung work from home, usaha rumahan, dan aktivitas sehari-hari yang bergantung pada pasokan daya stabil.

Dorongan dari kebutuhan rumah yang makin padat aktivitas

PLN membuka program diskon tambah daya itu pada 15–28 April 2026. Sasaran utamanya adalah pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang bisa menambah daya sampai 7.700 VA dengan biaya lebih terjangkau.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengatakan program ini muncul sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat. Ia menegaskan listrik yang andal kini menjadi penopang penting untuk WFH, usaha, dan berbagai kegiatan yang dilakukan dari rumah.

PLN juga menonjolkan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile. Jalur digital itu membuat proses pengajuan terasa lebih praktis dan tidak rumit bagi pelanggan yang ingin menambah daya.

Respons pelanggan datang dari berbagai daerah

Di Semarang, Alfonso yang merupakan pelanggan PLN UID Jawa Tengah mengaku terbantu karena pekerjaannya dilakukan dari rumah. Ia menilai prosesnya cepat dan efisien, bahkan pengajuan yang ia lakukan pagi hari langsung dikerjakan petugas PLN pada hari yang sama.

Dari Samarinda, Isna yang tercatat sebagai pelanggan PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara merasakan manfaat serupa. Sebagai ibu rumah tangga, ia kini bisa menyalakan beberapa alat elektronik sekaligus tanpa khawatir daya turun.

Isna juga menilai pengajuan lewat PLN Mobile sangat mudah. Setelah permohonan dikirim, prosesnya langsung berjalan tanpa hambatan berarti.

Hal senada datang dari Siti Halimah, ibu rumah tangga asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Sebelum menambah daya, ia kerap harus mematikan satu perangkat saat ingin menggunakan perangkat lain karena kapasitas listrik yang terbatas.

Setelah dayanya naik dari 900 VA ke 1.300 VA, kondisi rumahnya jauh lebih nyaman. Ia tak lagi khawatir listrik “jeglek” saat banyak alat dipakai bersamaan.

Pilihan daya yang paling banyak diminati

PLN mencatat perubahan daya dari 900 VA ke 1.300 VA sebagai pilihan paling populer. Ada 25.881 pelanggan yang mengambil opsi itu, setara 22,21% dari total realisasi.

Pilihan berikutnya adalah kenaikan dari 1.300 VA ke 2.200 VA dengan 24.116 pelanggan atau 20,69%. Setelah itu, kenaikan dari 450 VA ke 900 VA juga banyak dipilih, dengan 18.515 pelanggan atau 15,89%.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan kapasitas listrik yang lebih besar terus tumbuh di masyarakat. PLN menilai tren ini memperlihatkan listrik kini tidak hanya dipakai untuk kebutuhan dasar, tetapi juga untuk menjaga produktivitas dan kualitas hidup di rumah.

Layanan digital jadi penopang utama

Bagi PLN, program ini bukan semata soal diskon. Perusahaan juga menonjolkan peran transformasi digital dalam membuat layanan kelistrikan lebih mudah diakses, transparan, dan efisien.

Adi Priyanto menegaskan PLN terus memperkuat layanan digital agar pelanggan bisa mengurus kebutuhan listrik secara lebih praktis. Pengembangan aplikasi menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan di seluruh Indonesia.

Dengan berakhirnya program pada 28 April 2026, promo diskon tambah daya 50% itu meninggalkan catatan tingginya minat masyarakat terhadap layanan yang cepat dan lebih terjangkau. Angka 116.537 pelanggan menjadi penanda bahwa kebutuhan listrik rumah tangga terus naik seiring bertambahnya perangkat, aktivitas kerja, dan tuntutan kenyamanan di rumah.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button