ZXMOTO mulai memperluas langkahnya ke Eropa dengan pengiriman massal perdana sebanyak 200 sepeda motor ke Polandia. Di saat yang sama, 330 unit lain juga diberangkatkan ke Spanyol, menandai dorongan ekspansi yang lebih serius dari pabrikan asal Chongqing itu.
Pergerakan ini penting karena ZXMOTO selama ini lebih dikenal dan lebih banyak berfokus pada pasar Asia. Masuknya dua pengiriman besar ke Eropa memperlihatkan bahwa perusahaan kini mulai memanfaatkan jaringan logistik dan kapasitas produksinya untuk pasar yang lebih luas.
Jalur multimoda dari Chongqing ke Polandia
Unit motor untuk Polandia keluar lebih dulu dari Pelabuhan Guoyuan di Chongqing setelah didaftarkan untuk ekspor. Dari sana, pengiriman bergerak melalui Sungai Yangtze menuju Shanghai, lalu diteruskan lewat jalur laut ke Polandia.
Kantor bea cukai memakai transportasi multimoda untuk memperlancar proses tersebut. Skema ini memadukan lebih dari satu jenis angkutan agar deklarasi lebih sederhana dan pemeriksaan kepabeanan bisa lebih cepat.
| Tujuan | Jumlah Unit | Rute Pengiriman |
|---|---|---|
| Polandia | 200 | Chongqing – Shanghai – Laut ke Polandia |
| Spanyol | 330 | Diberangkatkan dari Pelabuhan Guoyuan, Chongqing |
China Daily melaporkan bahwa pengiriman ke Polandia diberangkatkan dari Shanghai pada Rabu. Ekspor massal ini menjadi yang pertama bagi ZXMOTO ke pasar Eropa.
Prestasi balap ikut mendorong ekspansi
Langkah ke Eropa datang setelah ZXMOTO mencatat hasil kuat di lintasan balap. Awal tahun ini, perusahaan meraih kemenangan di seri Portugal dalam FIM Supersport World Championship 2026.
Kemenangan itu menjadi catatan pertama pabrikan China di kelas Supersport. Hingga pertengahan Juni, tim ZXMOTO juga sudah mengantongi enam kemenangan pada musim World Superbike Championship atau WSBK 2026.
Huang Qin, kepala departemen perdagangan luar negeri ZXMOTO, mengatakan pesanan dari Eropa meningkat cepat. Ia juga menyebut perusahaan sebelumnya lebih banyak memusatkan perhatian pada pasar Asia.
Chongqing tetap menjadi basis penting industri motor
ZXMOTO didirikan pada 2013 oleh Zhang Xue, yang memilih Chongqing karena kota itu memiliki industri sepeda motor yang kuat. Kota ini bahkan kerap disebut sebagai Ibu Kota Sepeda Motor China.
Chongqing juga menjadi rumah bagi lima dari 10 eksportir sepeda motor terbesar di China. Data Bea Cukai Chongqing menunjukkan ekspor sepeda motor dari kota itu mencapai 12,21 miliar yuan atau sekitar 1,80 miliar dolar AS dalam lima bulan pertama tahun ini, naik 9,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pengiriman ke Polandia dan Spanyol menambah daftar pemain dari Chongqing yang memanfaatkan kekuatan produksi dan logistik kota tersebut. Dengan pasar Eropa yang mulai dimasuki, ZXMOTO kini menunjukkan ambisi yang lebih besar di luar basis tradisionalnya.
