Yadea Siapkan Motor Listrik AI dengan Jarak 150 Km, Fitur Keamanannya Bikin Pesaing Waspada

Author: Cung Media

Yadea bersiap membawa motor listrik baru yang bukan cuma mengandalkan jarak tempuh panjang, tetapi juga paket fitur digital dan keselamatan yang terasa lebih matang dari kebanyakan model di kelasnya. Model ini disebut mengusung sistem AI IGO, mampu menempuh hingga 150 kilometer sekali cas, dan akan meluncur lewat acara daring pada 2 April.

Kombinasi itu membuat motor listrik terbaru Yadea langsung menempatkan diri di area persaingan yang semakin padat. Di tengah pasar motor listrik Indonesia yang tumbuh cepat, penawaran seperti ini bisa menjadi pembeda yang cukup kuat bagi calon pembeli yang mencari kepraktisan sekaligus rasa aman.

AI IGO dan konektivitas jadi daya tarik utama

Fitur yang paling menonjol pada model ini adalah IGO atau Intelligent Riding System. Teknologi berbasis kecerdasan buatan itu dirancang untuk membuat pengalaman berkendara lebih praktis, aman, dan terhubung dengan perangkat digital pengguna.

Lewat sistem tersebut, pengendara bisa membuka kunci kendaraan melalui aplikasi smartphone berbasis Bluetooth. Yadea juga menyematkan GPS real-time agar pemilik dapat memantau posisi kendaraan secara langsung.

Selain itu, ada fitur geofencing yang memberi notifikasi ketika motor keluar dari area yang sudah ditentukan sebelumnya. Paket konektivitas ini menegaskan bahwa motor listrik Yadea tidak hanya bermain di sisi tenaga, tetapi juga ekosistem digital.

Keamanan dikemas lebih serius

Yadea turut membekali model barunya dengan E-Control atau Intelligent Control System sebagai fondasi fitur keselamatan tambahan. Di dalamnya, ada Traction Control System atau TCS untuk membantu menjaga traksi roda saat motor melintasi permukaan licin atau basah.

Fitur lain yang ikut dibawa adalah Hill Control untuk membantu pengendara saat melewati tanjakan maupun turunan. Pada area kokpit, motor ini menggunakan layar TFT 7 inci yang menampilkan status baterai, navigasi GPS, dan indikator kendaraan lain.

Untuk pengereman, motor ini dikabarkan memakai rem cakram depan dan belakang yang dipadukan dengan ABS dual channel. Kombinasi ini ditujukan untuk membantu meningkatkan keselamatan saat pengereman mendadak.

Jarak tempuh 150 kilometer jadi kartu truf

Daya jelajah hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian penuh menjadi salah satu nilai jual paling menonjol. Angka ini penting karena jarak tempuh masih menjadi pertimbangan besar bagi banyak konsumen motor listrik.

Dengan kemampuan jelajah tersebut, kebutuhan mobilitas harian dan perjalanan menengah bisa terasa lebih aman dari kekhawatiran kehabisan daya. Sistem Battery Management System atau BMS juga disematkan untuk menjaga performa dan suhu baterai tetap optimal.

BMS ikut berperan dalam meningkatkan efisiensi energi sekaligus membantu memperpanjang usia pakai baterai. Di sisi lain, sistem ini juga mendukung aspek keamanan selama penggunaan berlangsung.

Performa, kenyamanan, dan harga yang masih menunggu pengumuman

Dari sisi performa, Yadea menyebut motor ini menawarkan akselerasi instan khas kendaraan listrik. Torsi tersedia sejak putaran awal, sehingga respons motor diklaim cepat untuk pemakaian di jalan perkotaan maupun saat menghadapi tanjakan.

Kenyamanan harian juga menjadi perhatian lewat jok tebal, ruang bagasi luas, port USB fast charging, dan dek kaki yang dibuat lebih lega. Paket ini menunjukkan bahwa motor ini diarahkan bukan hanya untuk pencari teknologi baru, tetapi juga untuk pengguna yang butuh kendaraan praktis setiap hari.

Soal harga, Yadea belum mengumumkannya secara resmi. Namun, spekulasi yang beredar menyebut motor listrik ini akan dipasarkan di kisaran Rp30 jutaan.

Jika banderol itu benar, motor listrik ini berpotensi menjadi opsi menarik karena menawarkan AI IGO, layar TFT 7 inci, ABS dual channel, dan jarak tempuh 150 kilometer dalam satu paket. Dengan desain sporty futuristis dan jadwal peluncuran pada 2 April, Yadea tampak ingin menekan persaingan motor listrik roda dua di Indonesia ke level yang lebih serius.

Terbaru