Xiaomi memperlihatkan arah baru pengisian mobil listrik di rumah lewat lengan robot yang bisa menyambungkan dan melepas charging gun secara otomatis. Perangkat ini dirancang agar pemilik EV tidak perlu lagi turun tangan setiap kali mengisi daya.
Di atas kertas, ide ini terdengar sederhana, tetapi dampaknya terasa langsung pada kenyamanan harian. Pengguna tidak lagi harus membungkuk, mengatur kabel, atau berdiri di samping mobil saat proses pengisian berlangsung.
Dirancang untuk garasi rumah yang sempit
Xiaomi menyiapkan perangkat ini agar tetap relevan untuk area parkir rumah yang terbatas. Bodinya disebut hanya memiliki lebar 152 mm, sehingga lebih mudah ditempatkan di garasi sempit.
Dalam demonstrasi yang dibagikan Xiaomi, lengan robot bekerja otomatis saat mobil diparkir di area pengisian. Sistemnya juga bisa dioperasikan dari jarak jauh melalui smartphone, memberi pengguna kontrol tanpa harus berada tepat di dekat kendaraan.
Melengkapi lini charger rumah Xiaomi
Kemunculan lengan robot ini memperluas ekosistem pengisian daya rumah Xiaomi untuk kendaraan listrik. Sebelumnya, perusahaan sudah menawarkan home charging pile dalam opsi 7 kW dan 11 kW.
Model 7 kW memiliki dimensi 400 mm x 180 mm x 120 mm, bekerja pada listrik 220V satu fase, dan memakai charging gun berbobot 640 gram. Sementara itu, model 11 kW punya ukuran fisik yang sama, tetapi menggunakan input daya 380V tiga fase dan charging gun 770 gram.
| Produk | Detail Utama |
|---|---|
| Home Charging Pile 7 kW | 400 mm x 180 mm x 120 mm, 220V satu fase, charging gun 640 gram |
| Home Charging Pile 11 kW | Ukuran sama, 380V tiga fase, charging gun 770 gram |
| Mijia Car Portable Charger and Discharge Gun | Output charge 2,8 kW, discharge 3,5 kW, memakai listrik rumah tangga 220V |
Bagi pengguna yang butuh opsi lebih fleksibel, Xiaomi juga menyediakan Mijia Car Portable Charger and Discharge Gun. Perangkat portabel ini berfungsi ganda sebagai pengisi daya dan perangkat pelepas daya.
Bukan ide yang muncul tiba-tiba
Demonstrasi lengan robot ini juga menunjukkan bahwa Xiaomi sudah cukup lama menggarap pengisian otomatis untuk EV. Saat perusahaan memperkenalkan Xiaomi Pilot Technology, fitur pengisian otomatis dengan lengan robot sudah tercantum sebagai salah satu rencana pengembangannya.
Pada saat itu, fitur tersebut disejajarkan dengan autonomous valet parking. Karena itu, perangkat rumah yang kini diperlihatkan bisa dibaca sebagai wujud fisik dari arah pengembangan yang sebelumnya sudah diumumkan.
Xiaomi Auto Technology juga tercatat pernah memperoleh persetujuan paten untuk sistem pengisian daya EV dari Chinese Intellectual Property Organization atau CNIPO. Di jalur lain, perusahaan turut mengajukan paten untuk sistem pengisian daya nirkabel kendaraan listrik yang melibatkan kendaraan kargo otonom.
Rangkaian langkah itu memperlihatkan bahwa Xiaomi tidak hanya membangun mobil listrik sebagai produk akhir. Perusahaan juga membentuk ekosistem pendukung, terutama di sisi pengisian daya yang sangat menentukan kenyamanan kepemilikan EV di rumah.
Namun, Xiaomi belum mengumumkan harga maupun ketersediaan lengan robot tersebut. Untuk saat ini, perangkat itu masih berada pada tahap demonstrasi yang menunjukkan fungsi dan arah pengembangannya.
Meski begitu, perhatian terhadap produk ini cukup besar karena Xiaomi dikenal agresif membangun aksesori EV dengan pendekatan yang kompetitif. Jika benar masuk pasar, lengan robot ini berpotensi menjadi salah satu perangkat rumah paling menarik di lini pengisian daya kendaraan listrik Xiaomi.
Yang sudah jelas, Xiaomi kini tidak lagi sekadar berbicara soal pengisian otomatis sebagai gagasan masa depan. Perusahaan telah memperlihatkan bentuk nyata perangkat rumah yang dirancang agar mobil listrik bisa diisi daya dengan cara yang lebih praktis, lebih rapi, dan minim campur tangan pengguna.
