Xiaomi 17T Makin Serius Di Kamera, Zoom 120x Dan 17T Pro Tembus Video 8K

Author: Cung Media

Xiaomi kembali menguatkan senjata utamanya di seri T: kamera yang dibuat lebih dekat ke level flagship, tetapi tetap diposisikan dengan harga yang lebih terjangkau. Di Indonesia, pendekatan itu hadir lewat Xiaomi 17T dan 17T Pro, dengan sorotan terbesar pada peningkatan telephoto, peran Leica, dan kemampuan video yang kini makin serius.

Yang paling menonjol, Xiaomi 17T disebut membawa konfigurasi kamera yang sama dengan 17T Pro pada sektor telephoto, ultrawide, dan selfie. Marketing Director Xiaomi Indonesia Andi Renreng menyebut perusahaan menghadirkan peningkatan menyeluruh pada seri ini, terutama untuk pengalaman telephoto di kedua lini.

Zoom jauh jadi nilai jual utama

Pada Xiaomi 17T, kamera periskop telephoto 50MP menjadi pusat perhatian. Lensa ini mendukung optical zoom 5x, OIS, zoom lossless 10x, dan AI Ultra Zoom hingga 120x untuk menangkap objek dari jarak sangat jauh.

Xiaomi juga menambahkan mode telemakro yang memungkinkan pengambilan foto makro dari jarak 30 cm. Susunan kameranya dilengkapi kamera utama 50MP, lensa ultrawide 12MP, dan kamera depan 32MP.

Kerja sama dengan Leica tetap dipertahankan di seri ini. Xiaomi 17T memakai Leica Summilux Optical Lens dan Leica UltraPure Optical Design, serta membawa dua gaya fotografi dan pilihan filter khas Leica.

Salah satu fitur yang ikut disorot adalah Leica Live Moment. Saat fitur ini aktif, pengguna dapat mengambil foto bergerak dengan watermark Leica khusus dan memakai mode portrait.

Perbedaan mulai terasa di kamera utama dan video

Meski sektor telephoto, ultrawide, dan selfie disebut sama, Xiaomi 17T Pro membawa sensor kamera utama yang lebih besar. Model Pro menggunakan sensor Light Fusion 950 berukuran 1/1,31 inci, sementara Xiaomi 17T memakai sensor yang lebih kecil.

Perbedaan berikutnya terlihat pada perekaman video. Xiaomi 17T Pro mampu merekam hingga 8K 30fps, sedangkan Xiaomi 17T dibatasi sampai 4K 60fps.

Layar dan performa dibuat berlapis

Xiaomi 17T hadir dengan panel AMOLED 6,59 inci beresolusi 1,5K atau 2756 x 1268 piksel. Layar ini mendukung refresh rate hingga 120Hz dan tingkat kecerahan sampai 3.500 nits.

Di bagian dapur pacu, perangkat ini memakai MediaTek Dimensity 8500 Ultra yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB. Daya tahan baterainya ditopang kapasitas 6.500 mAh dengan pengisian cepat 65W.

Xiaomi 17T Pro naik kelas di sisi visual lewat panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K atau 2772 x 1280 piksel. Layarnya mendukung refresh rate 144Hz dan kecerahan hingga 3.500 nits, sementara fitur tampilannya disebut sama seperti Xiaomi 17T.

Spesifikasi versi Pro lebih agresif

Xiaomi 17T Pro ditenagai chipset Dimensity 9500 yang dibuat dengan fabrikasi 3nm. Chipset ini dipasangkan dengan RAM LPDDR5X 12GB dan memori internal UFS 4.1 hingga 512GB.

Untuk baterai, varian Pro mengandalkan teknologi silikon-karbon berkapasitas 7.000 mAh. Pengisian dayanya mendukung HyperCharge 100W dan wireless HyperCharge 50W.

Harga resmi di Indonesia

Xiaomi 17T hadir dalam dua pilihan memori. Varian 12/256GB dibanderol Rp 8.999.000, sedangkan 12/512GB dijual Rp 9.999.000.

Xiaomi 17T Pro juga tersedia dalam dua varian. Model 12/256GB dipasarkan Rp 11.999.000, sementara 12/512GB dijual Rp 12.999.000.

Dengan kombinasi kamera periskop 50MP, zoom AI hingga 120x, dan dukungan Leica, seri Xiaomi 17T menempatkan fotografi sebagai daya tarik terbesar. Di sisi lain, perbedaan layar, chipset, baterai, dan kemampuan video membuat Xiaomi 17T dan 17T Pro punya karakter yang cukup jelas untuk kebutuhan pengguna yang berbeda.

Source: gadgetsquad.id
Terbaru