Xiaomi 17T Lebih Buas, Tapi Nothing Phone (4a) Pro Terasa Lebih Masuk Akal

Persaingan di kelas menengah atas kali ini memperlihatkan dua arah yang sangat berbeda. Xiaomi 17T mengejar performa, kamera, dan daya tahan ala flagship, sementara Nothing Phone (4a) Pro menekan harga tanpa kehilangan identitas desain.

Selisih harga keduanya juga cukup terasa, dengan Xiaomi 17T berada di sekitar ₹60,000 dan Nothing Phone (4a) Pro di kisaran ₹40,000. Bagi pembeli, keputusan akhirnya bergantung pada apakah spesifikasi brutal atau nilai pakai yang lebih masuk akal yang lebih penting.

Performa jelas bukan medan yang seimbang

Xiaomi 17T memakai MediaTek Dimensity 8500 Ultra, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro mengandalkan Snapdragon 7 Gen 4. Di atas kertas, Xiaomi juga unggul di grafis berkat Mali-G720 MC8, sementara Nothing membawa Adreno 722.

Perbedaan itu makin tegas saat masuk ke memori dan penyimpanan. Xiaomi 17T hadir dengan RAM 12GB dan UFS 4.1, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro memang menyediakan RAM hingga 12GB, tetapi masih memakai UFS 3.1.

Untuk pengguna yang sering gaming, multitasking berat, atau ingin ponsel yang terasa cepat dalam jangka panjang, Xiaomi 17T punya posisi yang lebih meyakinkan. Nothing Phone (4a) Pro tetap kompetitif, tetapi jelas tidak seagresif rivalnya dalam urusan tenaga mentah.

Nothing mengandalkan desain, Xiaomi mengandalkan ketahanan

Nothing Phone (4a) Pro tampil paling mencolok lewat konstruksi unibody aluminium kelas pesawat dan sistem Glyph dengan 137 LED yang bisa diprogram. Xiaomi 17T memilih pendekatan yang lebih konvensional dengan Gorilla Glass 7i, bingkai plastik, dan bagian belakang yang diperkuat.

Di sisi perlindungan, Xiaomi 17T lebih unggul karena sudah mengantongi IP68. Nothing Phone (4a) Pro hanya membawa IP65, sehingga posisi Xiaomi terasa lebih aman untuk pemakaian di kondisi yang lebih berat.

Perbedaan karakter ini membuat keduanya menyasar tipe pembeli yang berbeda. Nothing lebih menonjol sebagai ponsel dengan identitas visual kuat, sementara Xiaomi lebih fokus pada paket yang terasa matang dan tahan banting.

Layar besar milik Nothing, panel lebih seimbang ada di Xiaomi

Kedua ponsel sama-sama memakai panel AMOLED dengan dukungan HDR, tetapi pendekatannya tidak sama. Nothing Phone (4a) Pro menawarkan layar 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak 5000 nits.

Xiaomi 17T membawa layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz, Dolby Vision, dan kecerahan 3500 nits. Resolusinya disebut 1268p, dengan penekanan pada tuning warna yang lebih matang.

Hasilnya, Nothing terasa lebih menarik untuk mereka yang ingin layar besar, sangat terang, dan mulus. Xiaomi justru tampil lebih seimbang, terutama untuk pengguna yang menilai kualitas tampilan bersama aspek ketahanan bodi.

Kamera Xiaomi lebih lengkap di hampir semua sisi

Keduanya sama-sama membawa tiga kamera belakang yang terdiri dari lensa utama, periskop telefoto, dan ultrawide. Namun Xiaomi 17T tampak lebih ambisius dengan kamera utama 50MP ber-OIS dan tuning Leica.

Nothing Phone (4a) Pro juga memakai kamera utama 50MP dengan OIS, tetapi tanpa sentuhan Leica. Pada lensa telefoto, Xiaomi kembali unggul lewat periskop 50MP dengan zoom optik 5x, sedangkan Nothing hanya menawarkan zoom 3,5x.

Untuk ultrawide, Xiaomi memakai sensor 12MP, sementara Nothing masih 8MP. Kamera depan keduanya sama-sama 32MP, tetapi Xiaomi mendukung video selfie 4K, sedangkan Nothing berhenti di 1080p.

Di sektor video utama, Xiaomi 17T mendukung 4K60, HDR10+, dan Log. Nothing Phone (4a) Pro mendukung 4K30 dan Dolby Vision HDR, namun paket fiturnya tetap lebih sederhana dibanding Xiaomi.

Baterai dan konektivitas ikut memperlebar jarak

Xiaomi 17T dibekali baterai 6500mAh, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro membawa 5400mAh untuk pasar India. Perbedaan kapasitas ini membuat Xiaomi terlihat lebih siap untuk penggunaan panjang.

Pengisian dayanya juga mengikuti pola yang sama. Xiaomi mendukung fast charging 67W dan reverse wired charging 22.5W, sementara Nothing menawarkan 50W wired charging dan reverse charging 7.5W.

Di konektivitas, Xiaomi kembali lebih lengkap dengan Wi-Fi 6E, Bluetooth 6.0, dan IR Blaster. Nothing Phone (4a) Pro hadir dengan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4, sehingga paket sambungannya terasa sedikit lebih sederhana.

Android sama, pendekatan software berbeda

Keduanya sama-sama menjalankan Android 16, tetapi dengan lapisan antarmuka yang berbeda. Xiaomi memakai HyperOS 3, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro berjalan dengan Nothing OS 4.1 yang dikenal lebih bersih.

Di titik ini, pilihan mulai mengerucut pada kebutuhan nyata pengguna. Xiaomi 17T jelas lebih kuat di performa, kamera, baterai, charging, ketahanan, dan konektivitas, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro menang lewat desain yang khas, layar yang lebih besar dan terang, serta harga yang jauh lebih rendah.

Karena selisih harganya mencapai sekitar ₹20,000, Nothing Phone (4a) Pro bisa terasa lebih masuk akal bagi pembeli yang ingin tampilan unik dan pengalaman software yang rapi. Xiaomi 17T tetap menjadi opsi yang lebih buas bagi mereka yang ingin paket hardware paling lengkap di kelas ini.

Source: www.gizmochina.com

Terkait