Wuling Daftarkan Aira EV, Isyarat Penerus Air EV Makin Menguat

Wuling Motors kembali memicu spekulasi di pasar mobil listrik Indonesia setelah nama Aira EV muncul di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual. Langkah ini langsung memunculkan dugaan bahwa Wuling sedang menyiapkan model baru yang berkaitan dengan penerus Air ev.

Meski begitu, Wuling belum memberi kepastian soal fungsi nama tersebut. Perusahaan menegaskan bahwa pendaftaran di PDKI merupakan bagian dari strategi dan langkah preventif untuk melindungi aset intelektual mereka.

Belum Ada Penjelasan Soal Produk

Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan apakah Aira EV akan dipakai untuk produk tertentu. Ia juga belum memberi informasi apakah nama itu akan hadir di pasar Indonesia.

Di tengah tanda tanya itu, Wuling justru sedang fokus memperkenalkan dua produk yang memakai teknologi Wuling, yaitu Darion dan Eksion. Arah komunikasi ini menunjukkan bahwa dua model tersebut masih menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.

Nama yang Mengarah ke Hongguang Mini EV Baru

Aira EV menjadi perhatian karena disebut berkaitan dengan Hongguang Mini EV generasi baru yang meluncur di China pada Maret 2026. Model tersebut diposisikan sebagai penerus Air ev, sehingga wajar jika kemunculan namanya ikut menyalakan rumor soal versi lokal.

Hongguang Mini EV generasi baru juga punya karakter yang dekat dengan Air ev dari sisi ukuran. Mobil listrik ringkas ini hadir dengan empat pintu, sebuah format yang tetap menjaga kesan mungil khas city car listrik.

Ubahan Eksterior dan Dimensi

Di pasar China, mobil ini dijual mulai 44.800 Yuan atau sekitar Rp 116 jutaan. Pembaruan eksteriornya meliputi lampu depan LED melingkar, kaca spion baru, detail dekoratif, dan tiga warna eksterior baru.

Wuling juga menyematkan pembaruan pada pelek dan akses pintu belakang yang lebih besar. Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.575 mm, serta jarak sumbu roda 2.190 mm.

Performa Tetap Mengutamakan Efisiensi

Hongguang Mini EV generasi baru menggunakan motor listrik 30 kW, sama seperti versi empat pintu yang sudah ada. Mobil ini mencatat akselerasi 0-50 km/jam dalam 4,56 detik.

Untuk jarak tempuh, tersedia dua pilihan CLTC yakni 205 km dan 301 km. Kombinasi itu membuatnya tetap berada di jalur mobil listrik perkotaan yang menekankan efisiensi dan kepraktisan.

Status pendaftaran nama Aira EV masih menyisakan banyak tafsir karena Wuling belum memastikan produk yang akan memakainya. Namun, keterkaitannya dengan model baru Hongguang Mini EV membuat rumor kemunculannya di Indonesia tetap menjadi perhatian.

Source: voi.id

Terkait