WhatsApp di iPhone mulai membuka cara baru memakai Meta AI. Pengguna kini sedang diuji untuk bisa mengirim dokumen langsung ke chatbot, sehingga analisis file tidak lagi harus lewat jalur tidak langsung.
Perubahan ini penting karena Meta AI di WhatsApp sebelumnya lebih banyak dipakai untuk prompt teks dan pemrosesan foto. Dengan dukungan dokumen, chatbot masuk ke level penggunaan yang lebih praktis untuk kebutuhan harian, terutama saat pengguna ingin memahami isi berkas dengan cepat.
Unggahan dokumen langsung ke chat
Fitur berbagi dokumen untuk Meta AI terdeteksi di WhatsApp Beta versi 26.20.10.72 yang didistribusikan melalui TestFlight. Saat ini, aksesnya belum tersedia luas untuk semua pengguna iPhone.
WABetaInfo menyebut dukungan ini mulai muncul di iOS setelah lebih dulu hadir di Android. Langkah tersebut menunjukkan WhatsApp sedang memperluas kemampuan Meta AI secara bertahap di dua platform utamanya.
Sebelumnya, pengguna yang ingin meminta bantuan AI terkait file perlu memakai cara yang lebih rumit. File harus diunduh dulu, lalu diambil tangkapan layarnya, sebelum akhirnya dikirim sebagai gambar ke percakapan.
Cara seperti itu membuat AI sulit membaca konteks dokumen secara utuh. Dengan unggah file langsung, hambatan tersebut berkurang dan proses analisis terasa lebih alami di dalam aplikasi.
Apa yang bisa dilakukan Meta AI
Setelah dokumen dikirim, Meta AI dapat memproses file itu langsung di chat. Pengguna bisa meminta chatbot merangkum isi dokumen, menjelaskan poin tertentu, atau membantu menyelesaikan masalah yang tertulis di dalam berkas.
Kemampuan ini juga membawa Meta AI lebih dekat ke layanan chatbot AI pesaing. Dukungan analisis dokumen sudah lebih dulu tersedia di platform seperti Gemini dan ChatGPT.
Bagi pengguna iPhone, perubahan ini membuat percakapan dengan Meta AI tidak lagi sebatas tanya jawab singkat. WhatsApp kini bisa dipakai untuk bantuan berbasis dokumen yang lebih relevan dengan tugas sehari-hari.
Cara kerjanya di iPhone
Proses pengiriman dokumen disebut mirip dengan berbagi foto di WhatsApp. Pengguna cukup membuka lembar lampiran di chat Meta AI, mengetuk ikon “+”, lalu memilih opsi “Document”.
Ada juga jalur lain yang lebih praktis untuk sebagian kebutuhan. File dapat dibagikan langsung dari aplikasi lain ke ruang chat Meta AI di WhatsApp.
Skema ini membuat penggunaan AI terasa lebih terintegrasi dengan aktivitas harian. Pengguna tidak perlu lagi mengubah file menjadi gambar hanya agar bisa dibaca asisten digital.
Masih tahap uji coba
Meski menarik, fitur ini masih berada di fase terbatas. Aksesnya saat ini hanya tersedia untuk penguji beta WhatsApp di iOS.
Distribusi lewat TestFlight membuat tidak semua pengguna iPhone langsung menemukan opsi unggah dokumen di chat Meta AI. Situasi seperti ini umum terjadi pada fitur baru sebelum peluncuran yang lebih luas.
Meta diperkirakan akan membuka akses ke lebih banyak pengguna dalam beberapa pekan mendatang. Namun untuk saat ini, kemampuan tersebut masih berstatus beta dan belum menjadi fitur standar bagi seluruh pengguna iOS.
Dampak bagi WhatsApp
Integrasi ini menambah nilai Meta AI di dalam ekosistem WhatsApp. Semakin banyak tugas yang bisa dikerjakan langsung di aplikasi, semakin kecil kebutuhan pengguna berpindah ke platform AI lain.
Bagi WhatsApp, langkah ini juga memperjelas arah pengembangan fitur AI yang lebih praktis. Fokusnya bukan hanya pada jawaban berbasis teks, tetapi juga pada pemahaman konten yang dibagikan pengguna.
WhatsApp sendiri belakangan terus menambah fitur baru di iOS. Selain dukungan dokumen untuk Meta AI, aplikasi ini juga baru menggulirkan Reading Timer untuk pesan yang menghilang di platform yang sama.
Jika uji coba berjalan lancar, fitur berbagi dokumen untuk Meta AI berpotensi menjadi salah satu peningkatan paling berguna bagi pengguna iPhone. Bagi mereka yang mengandalkan WhatsApp untuk komunikasi sekaligus bantuan AI, perubahan ini bisa membuat proses membaca dan memahami file jauh lebih cepat.
Source: gadgets.beebom.com






