Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus memberi apresiasi tinggi kepada Polda Jateng atas program TOSS Presisi Berantas TB Paru. Program yang digelar pada puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 itu dinilai menjadi contoh sinergi nyata antara pemerintah dan Polri.
Langkah membawa layanan kesehatan langsung ke tengah warga disebut efektif karena membuat pemeriksaan lebih mudah diakses. Pendekatan seperti ini juga dinilai mampu mendorong masyarakat lebih rutin menjaga kondisi kesehatannya.
Penemuan kasus TB jadi fokus utama
Benjamin menegaskan Indonesia masih berada di peringkat kedua dunia untuk jumlah kasus tuberkulosis terbanyak. Karena itu, pemerintah terus memperkuat penemuan kasus secara aktif, pemeriksaan kontak erat, serta memastikan pasien menjalani pengobatan sampai tuntas.
Ia menekankan bahwa penemuan kasus sedini mungkin dan penyelesaian pengobatan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan TBC. Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Tegal atas penemuan serta pelaporan kasus TBC yang dinilai optimal.
Hampir seribu warga memanfaatkan layanan gratis
Kegiatan puncak Bakti Kesehatan berlangsung di Pendopo Ki Gede Sebayu, kompleks Balai Kota Kabupaten Tegal, dan dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama Wamenkes. Dalam kegiatan tersebut, berbagai layanan kesehatan gratis dimanfaatkan hampir seribu warga.
Berdasarkan data Biddokkes Polda Jateng, sebanyak 975 warga mengikuti pengobatan umum dan cek kesehatan gratis. Selain itu, 139 warga mendapat pelayanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga menerima obat-obatan gratis, dan 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting.
Gerakan berantas TB diperluas
Pada kesempatan itu, turut dideklarasikan gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru. Bersamaan dengan itu, diluncurkan inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal sebagai dukungan terhadap program pemerintah dalam percepatan eliminasi tuberkulosis.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai wujud komitmen Polri untuk hadir memberi manfaat. Ia menegaskan semangat tema “Polri Untuk Masyarakat” diwujudkan lewat layanan yang langsung dirasakan warga.
