Voge Storm 150 2026 Muncul Dengan Harga Lebih Murah, Wajahnya Mirip Exciter 155

Voge Storm 150 2026 langsung menarik perhatian karena masuk ke pasar bebek sport dengan modal harga yang agresif dan paket fitur yang cukup lengkap. Di Filipina, motor ini dipasarkan 120.000 Peso Philippines atau sekitar Rp 33,9 jutaan, sehingga posisinya lebih murah dari salah satu rival terdekatnya.

Daya tarik lain datang dari tampilannya yang sekilas terasa akrab. Siluet bodi dan tata letak lampu depan membuatnya mengingatkan pada Yamaha Exciter 155 atau Sniper 155, meski Voge tetap memberi karakter sendiri lewat bodi tajam dan bahasa desain sporty yang berbeda.

Desain mirip, tapi punya identitas sendiri

Storm 150 memakai lampu di batok atas dan bawah, dan keduanya sudah menggunakan proyektor. Kombinasi ini membuat wajah motor terlihat modern dan agresif dari depan.

Di sisi samping, lekukan bodinya dibuat tegas dan mengarah ke gaya underbone sporty. Karakter visual seperti ini membuat Storm 150 mudah dibandingkan dengan Exciter dan Sniper, terutama di pasar Filipina yang sudah akrab dengan bebek sport Jepang.

Mesin 149,6cc dan transmisi 6-speed

Di balik bodinya, Voge membekali Storm 150 dengan mesin 1 silinder 149,6cc DOHC 4-katup berpendingin radiator dan sistem injeksi EFI. Tenaga yang diklaim mencapai 15,4 hp pada 8.500 rpm, sedangkan torsinya 13,5 Nm pada 6.500 rpm.

Tenaga itu disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan. Untuk membantu perpindahan gigi terasa lebih halus, motor ini juga sudah memakai slipper clutch.

Fitur harian cukup komplet

Storm 150 tidak hanya mengandalkan tampilan. Motor ini dibekali panel instrumen LCD full-digital berukuran besar, lampu full LED, USB charger di bagian tengah, dan ruang keranjang di area tengah untuk membawa barang kecil.

Sistem pengeremannya juga dibuat lengkap dengan cakram di depan dan belakang. Selain itu, motor ini sudah memakai ABS Single-Channel, sehingga paket fiturnya terasa cukup kompetitif di kelasnya.

Kaki-kaki ringan untuk mobilitas aktif

Untuk urusan kaki-kaki, Storm 150 memakai suspensi teleskopik di depan dan monoshock di belakang. Velg alloy model bintang yang dipakai berukuran 17 inci, sementara kapasitas tangki bensinnya 5,8 liter.

Bobot motor ini tercatat 123 kilogram. Dengan kombinasi itu, Storm 150 terlihat diarahkan untuk memberi karakter lincah dan praktis, terutama bagi pengendara yang membutuhkan bebek sport untuk mobilitas harian.

Masuk ke pasar yang sudah ramai pemain kuat

Di segmen underbone 150cc Filipina, Storm 150 datang ke arena yang sudah diisi pemain Jepang mapan dan merek China yang makin agresif. Yamaha Sniper 155 sudah lebih dulu dikenal sebagai salah satu bebek sport paling kuat di sana, sehingga kehadiran Storm 150 bukan tantangan ringan.

Secara konsep, Storm 150 bermain di dua sisi sekaligus, yaitu harga yang lebih ramah dan tampilan sporty yang segar. Di sisi lain, Sniper 155 membawa reputasi yang lebih matang dengan mesin 155cc SOHC 4-valve berpendingin radiator, teknologi VVA, tenaga 17,7 hp pada 9.500 rpm, dan torsi 14,4 Nm pada 8.000 rpm.

Perbandingan masih jelas di angka dan kematangan

Sniper 155 juga dipasangkan dengan transmisi manual 6-speed dan slipper clutch, lalu ditopang rangka backbone serta bobot sekitar 119 kg. Harga jualnya di Filipina berada di 125.900 Peso Philippines atau sekitar Rp 35,6 jutaan.

Dari perbandingan itu, Storm 150 terlihat unggul pada harga dan kesan baru, sementara Sniper 155 masih lebih kuat dalam performa, teknologi mesin, dan reputasi yang sudah terbukti. Kondisi ini membuat Storm 150 menarik bagi pembeli yang mencari bebek sport modern dengan fitur lumayan lengkap tanpa harus membayar setinggi rivalnya.

Source: ridertua.com
Terkait