Vivo X300 Ultra vs X300 FE, Selisihnya Tajam tapi Pilihan Terbaik Tak Sesederhana Itu

Vivo X300 Ultra dan X300 FE sama-sama datang dengan label flagship, tetapi arah keduanya sangat berbeda. Selisih harga dan kelas fiturnya membuat pilihan tidak sesederhana sekadar memilih yang paling mahal.

X300 Ultra diposisikan sebagai paket premium penuh untuk pengguna yang ingin hampir semua hal terbaik, sementara X300 FE diarahkan ke pembeli yang mengejar nilai lebih rasional tanpa meninggalkan rasa flagship. Dari sini saja, target penggunanya sudah tampak jelas berbeda.

Layar besar untuk maksimal, atau layar ringkas yang tetap premium

Di sisi layar, X300 Ultra membawa panel LTPO AMOLED 6,82 inci dengan refresh rate 144Hz, resolusi QHD+, Dolby Vision, dan Ultra HDR. Kombinasi ini lebih cocok untuk media, game, dan pengguna yang memang nyaman dengan bodi besar.

X300 FE memilih pendekatan berbeda lewat LTPO AMOLED 6,31 inci, refresh rate 120Hz, HDR10+, dan tingkat kecerahan 5000 nits. Ukurannya lebih ringkas, sehingga lebih ramah untuk genggaman tanpa harus terasa turun kelas.

Performa sama-sama flagship, tetapi kelasnya tidak identik

Vivo menempatkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 di X300 Ultra sebagai mesin utama untuk beban kerja berat. Di atas kertas, ini jelas menjadi pilihan untuk pengguna yang mengejar performa tertinggi.

X300 FE memakai Snapdragon 8 Gen 5 yang tetap berada di kelas flagship. Untuk pemakaian harian, chip ini masih sangat kencang dan memadai untuk kebutuhan premium modern.

Perbedaan juga terlihat pada konfigurasi memori dan penyimpanan. X300 Ultra tersedia hingga 16GB RAM dan 1TB UFS 4.1, sedangkan X300 FE sampai 12GB RAM dan 512GB UFS 4.1.

ModelRAMPenyimpanan
X300 UltraHingga 16GBHingga 1TB UFS 4.1
X300 FEHingga 12GBHingga 512GB UFS 4.1

Susunan ini membuat Ultra lebih menarik untuk editing video, file besar, dan aktivitas multitugas berat. FE tetap cukup luas untuk mayoritas pengguna yang menyimpan foto, video, dan game dalam jumlah besar.

Kamera jadi pembeda paling mencolok

Jurang paling besar ada pada kamera belakang. X300 Ultra membawa kamera utama 200MP, periskop 200MP, dan ultrawide 50MP.

X300 FE hadir dengan kamera utama 50MP, periskop 50MP, dan ultrawide 8MP. Komposisi ini masih kuat di kelas flagship, tetapi jelas tidak dirancang untuk mengejar fleksibilitas setinggi varian Ultra.

Fitur kamera juga menegaskan posisi masing-masing. X300 Ultra dilengkapi gimbal OIS, Zeiss T* coating, 3D LUT, dan lensa zoom Zeiss opsional.

X300 FE membawa optik Zeiss dan 3x optical zoom. Untuk pemotretan harian fitur ini sudah cukup meyakinkan, tetapi Ultra tetap lebih unggul untuk pengguna yang serius dengan zoom dan video.

Di bagian kamera depan, keduanya sama-sama memakai sensor 50MP AF. Bedanya, Ultra disebut punya HDR dan fitur video yang lebih canggih, sementara FE mendukung perekaman 4K.

Baterai dekat, pengisian dan fitur praktis tetap beda

Soal daya, keduanya sama-sama menawarkan kapasitas besar. X300 Ultra memakai baterai 6600mAh dengan 100W wired dan 40W wireless.

X300 FE membawa baterai 6500mAh dengan 90W wired, 40W wireless, serta bypass charging. Fitur bypass charging ini berguna untuk gamer karena membantu aliran daya saat bermain sambil mengisi.

Artinya, stamina keduanya sama-sama kuat, tetapi Ultra unggul pada kecepatan isi daya kabel. FE justru memberi fitur yang terasa lebih spesifik untuk penggunaan gaming.

Konektivitas dan dukungan software ikut membedakan

X300 Ultra lebih lengkap di sektor konektivitas dengan USB 3.2, DisplayPort, dan Satellite SOS pada varian 1TB. X300 FE hanya disebut memakai USB 2.0.

Perbedaan ini penting bagi pengguna yang sering memindahkan data besar atau membutuhkan koneksi yang lebih fleksibel. Pada titik ini, Ultra memang terasa lebih siap untuk pengguna tingkat lanjut.

Keduanya menjalankan Android 16 dengan OriginOS 6. Namun X300 FE punya poin penting lain, yaitu dukungan hingga 5 kali upgrade Android.

Pada akhirnya, pilihan antara keduanya bergantung pada prioritas. X300 Ultra cocok untuk pemburu hardware terbaik, sedangkan X300 FE lebih masuk akal bagi pengguna yang ingin flagship dengan harga jauh lebih rendah dan fitur inti yang tetap kuat.

Source: www.gizmochina.com

Terkait