Persaingan flagship kamera 200MP kembali memanas saat Vivo X300 Ultra dan Huawei Pura 90 Pro Max masuk ke radar pengguna premium. Dua ponsel ini sama-sama membawa desain mewah, spesifikasi kelas atas, dan fokus kuat pada fotografi mobile, tetapi arah pengembangannya tidak sama.
Vivo tampil agresif lewat performa ekstrem, layar sangat tajam, dan baterai besar. Huawei memilih pendekatan yang lebih seimbang dengan desain elegan, optimalisasi HarmonyOS, serta pengalaman harian yang terasa matang dan premium.
Desain premium, ketahanan tinggi, karakter berbeda
Vivo X300 Ultra hadir dengan modul kamera besar dan branding Zeiss yang langsung memberi kesan ponsel fotografi profesional. Material kaca dan frame aluminium membuatnya terasa kokoh, sementara Huawei Pura 90 Pro Max tampil lebih minimalis dan rapi dengan sentuhan khas seri Pura.
Keduanya sudah mengantongi sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Huawei mendapat nilai tambah lewat Kunlun Glass anti-reflektif, sedangkan Vivo mengandalkan Armor Glass dan dukungan Dolby Vision yang lebih modern untuk konsumsi multimedia.
Layar Vivo lebih tajam, Huawei lebih besar
Di sektor layar, Vivo X300 Ultra menggunakan panel LTPO AMOLED 6,82 inci dengan refresh rate 144Hz. Resolusinya 1440 x 3168 piksel, sehingga tampil sangat tajam untuk gaming, scrolling, dan streaming video berkualitas tinggi.
Vivo juga mendukung HDR10+ dan Dolby Vision yang membuat warna terlihat hidup dengan kontras kuat. Huawei Pura 90 Pro Max memakai panel LTPO OLED 6,9 inci yang sedikit lebih besar, dengan HDR Vivid dan reproduksi warna yang dikenal akurat.
Namun, refresh rate 120Hz dan resolusi yang lebih rendah membuat Huawei sedikit tertinggal dalam pengalaman visual ultra-premium. Untuk pengguna yang memprioritaskan ketajaman dan kelancaran layar, Vivo terasa lebih unggul.
Chipset jadi pembeda paling tegas
Vivo X300 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis fabrikasi 3nm, dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 sampai 1TB. Kombinasi ini membuatnya sangat kuat untuk gaming AAA, editing video, dan multitasking ekstrem.
OriginOS 6 juga mendukung pengalaman yang responsif dan modern di perangkat tersebut. Huawei Pura 90 Pro Max memakai Kirin 9030S dengan HarmonyOS 6.1, dan performanya tetap sangat baik untuk penggunaan harian, fotografi, serta multitasking normal.
Meski begitu, untuk gaming berat dan daya grafis jangka panjang, Vivo masih berada satu langkah di depan. HarmonyOS tetap punya kelebihan dari sisi stabilitas dan efisiensi sistem yang terasa ringan.
Kamera 200MP jadi pusat perhatian
Bagian kamera menjadi daya tarik terbesar dalam duel ini. Vivo X300 Ultra membawa sensor utama 200MP dengan stabilisasi gimbal, kamera telefoto periskop 200MP, dan kamera ultrawide 50MP.
Vivo juga menyediakan lensa zoom eksternal Zeiss opsional yang membuat pengalaman fotografi semakin fleksibel. Hasilnya diperkirakan sangat kuat untuk low light, detail tinggi, dan zoom ekstrem.
Huawei Pura 90 Pro Max tidak kalah menarik dengan kamera utama 50MP beraperture variabel. Sistem ini memungkinkan bukaan lensa menyesuaikan kondisi cahaya agar hasil foto terlihat natural, ditambah kamera telefoto 200MP dengan optical zoom 4x dan kamera ultrawide 40MP.
Huawei dikenal punya pemrosesan gambar yang kuat, terutama pada dynamic range dan reproduksi warna alami. Karena itu, hasil fotonya berpotensi terasa lebih realistis, meski secara teknologi dan fleksibilitas kamera Vivo masih lebih unggul.
Selfie dan konten video lebih menguntungkan Vivo
Bagi pengguna yang sering membuat konten, Vivo X300 Ultra menawarkan kamera depan 50MP autofocus dengan perekaman video 4K 60fps. Huawei hanya membawa kamera selfie ultrawide 13MP autofocus dengan video 4K standar.
Perbedaan ini membuat Vivo lebih menarik untuk vlog, live streaming, dan konten media sosial yang membutuhkan detail tinggi. Untuk pengguna yang aktif di depan kamera, sektor ini memberi nilai tambah yang jelas.
Baterai besar lawan pengisian nirkabel lebih cepat
Vivo X300 Ultra mengandalkan baterai 6600mAh yang menjadi salah satu daya tarik terbesarnya. Pengisian cepat 100W lewat kabel juga membantu pengisian daya berlangsung singkat.
Huawei Pura 90 Pro Max membawa baterai 6000mAh, lebih kecil dari Vivo, tetapi unggul lewat wireless charging 80W. Vivo hanya mendukung wireless charging 40W, sehingga Huawei terasa lebih praktis bagi pengguna yang sering memakai pengisian nirkabel.
Dari sisi daya tahan, Vivo tetap lebih kuat untuk pemakaian panjang. Namun dari sisi kenyamanan pengisian, Huawei memberi pengalaman yang lebih premium.
Harga jadi pemisah paling terasa
Vivo X300 Ultra diperkirakan dijual di kisaran 1.500 dolar AS atau sekitar Rp25 jutaan. Huawei Pura 90 Pro Max hadir dengan harga sekitar 950 dolar AS atau setara Rp15 jutaan hingga Rp16 jutaan.
Selisih harga yang cukup jauh membuat Huawei terlihat lebih menarik bagi pengguna premium yang ingin pengalaman flagship tanpa harus membayar setinggi Vivo. Meski spesifikasinya sedikit di bawah, Huawei tetap menawarkan desain, kamera, dan pengalaman pakai yang mewah.
Pada akhirnya, Vivo X300 Ultra tampil sebagai flagship paling ganas untuk yang mengejar performa, layar, dan kamera 200MP paling fleksibel. Huawei Pura 90 Pro Max lebih cocok untuk pengguna yang menginginkan keseimbangan, harga yang lebih masuk akal, dan pengalaman flagship yang nyaman digunakan setiap hari.







