Vivo X300 Ultra Pilih Lensa 35mm dan 85mm, Kamera Ponsel Ini Serius Menantang Kamera Profesional

Author: Cung Media

Vivo X300 Ultra mengambil jalur yang jarang dipilih flagship lain. Alih-alih mengandalkan lensa utama 23mm yang umum, perangkat ini memakai lensa 35mm yang lebih dekat dengan karakter kamera profesional.

Langkah itu membuat fokus Vivo X300 Ultra bergeser dari sekadar angka megapiksel ke pengalaman memotret yang terasa lebih natural. Kombinasi lensa 35mm dan telefoto 85mm menjadi pusat perhatian karena dirancang untuk street photography, portrait, hingga lanskap.

Lensa Utama yang Lebih Natural

Kamera utama Vivo X300 Ultra menggunakan lensa 35mm f/1.9 dengan sensor besar 1/1.2 inci. Focal length tersebut dikenal memberi sudut pandang yang realistis, sehingga hasil foto terasa lebih dekat dengan karakter kamera profesional.

Bukaan lebar pada kamera utama juga membantu menciptakan kedalaman gambar yang alami. Karakter ini memberi ruang bagi pengguna yang ingin bokeh tanpa kesan berlebihan.

Telefoto 85mm untuk Portrait

Untuk kebutuhan portrait, Vivo menyiapkan lensa telefoto 85mm dengan sensor 1/1.4 inci dan aperture f/2.7. Kombinasi ini dibuat untuk memberi pemisahan subjek dan latar belakang yang lebih dramatis.

Lensa 85mm tersebut menguatkan posisi Vivo X300 Ultra sebagai ponsel yang serius di fotografi portrait. Focal length ini juga terasa lebih akrab dengan pendekatan kamera profesional dibanding zoom biasa pada banyak smartphone.

Ultrawide Besar dan Konsisten

Salah satu nilai jual lain ada pada upaya menjaga kualitas gambar tetap merata di seluruh modul kamera. Pada banyak ponsel, kamera utama biasanya jauh lebih unggul daripada ultrawide atau telefoto, tetapi Vivo mencoba memperkecil jarak itu.

Kamera ultrawide 14mm pada perangkat ini memakai sensor 1/1.28 inci dengan aperture f/2. Ukuran sensor yang besar untuk kelas ultrawide menjadi pembeda penting di segmen flagship.

Lensa 14mm itu ditujukan untuk panorama alam, gedung bertingkat, dan pemotretan malam hari. Vivo menempatkan ultrawide ini sebagai bagian penting dari sistem fotografi, bukan sekadar kamera pelengkap.

Kamera utama 35mm juga disebut mampu melakukan zoom digital hingga sekitar 50mm tanpa kehilangan detail yang signifikan. Fleksibilitas ini memberi ruang lebih luas saat memotret tanpa harus segera berpindah lensa.

Teleconverter hingga 400mm

Vivo tidak berhenti pada tiga focal length utama. Perusahaan ini juga menyediakan aksesori telefoto eksternal berupa teleconverter 4.7x generasi terbaru.

Aksesori tersebut dapat memperpanjang focal length hingga setara 400mm. Dengan jangkauan itu, Vivo X300 Ultra bisa dipakai memotret objek jarak jauh seperti satwa liar atau pertandingan olahraga dengan detail yang lebih baik.

Keberadaan teleconverter membuat ekosistem kamera ponsel ini terasa lebih serius. Saat dipadukan dengan shooting grip, pengalaman pengguna disebut menjadi lebih dekat ke penggunaan kamera profesional.

Warna Zeiss dan Mode Street Photography

Di sektor pemrosesan warna, Vivo melanjutkan kolaborasinya dengan Zeiss. Kerja sama ini menghadirkan beberapa profil warna yang bisa dipilih sesuai karakter gambar yang diinginkan pengguna.

Mode “Jelas” menawarkan warna cerah dengan kontras tinggi. Mode “Alami” diarahkan untuk hasil yang lebih realistis, sementara mode “Halus” memberi tampilan warna yang lebih lembut dan nyaman dilihat.

Vivo juga memperkuat mode street photography pada X300 Ultra. Pengguna dapat memilih focal length dalam satuan milimeter, pendekatan yang lebih dekat dengan cara kerja kamera profesional.

Fitur ini dilengkapi simulasi film yang menghadirkan nuansa warna klasik hingga sinematik. Bagi penggemar street photography, kombinasi lensa 35mm, pilihan focal length, dan karakter warna seperti ini menjadi daya tarik tersendiri.

Selfie, Catatan, dan Ketersediaan

Kamera depan turut mendapat perhatian lewat sensor selfie 50MP dengan sudut pandang sekitar 24mm untuk kebutuhan foto dan video. Hasil selfie disebut mampu menampilkan detail wajah yang tajam.

Meski begitu, ada beberapa catatan pada perangkat ini. Proses pemrosesan foto disebut sedikit lebih lama, dan hasil portrait terkadang terlalu agresif dalam mempercantik wajah.

Di luar catatan tersebut, Vivo X300 Ultra tetap tampil sebagai salah satu smartphone flagship yang menonjol berkat rancangan kameranya. Kombinasi lensa 14mm, 35mm, dan 85mm, ditambah dukungan teleconverter serta warna dari Zeiss, menunjukkan arah yang jelas bahwa perangkat ini dibangun untuk fotografi mobile yang serius.

Vivo X300 Ultra resmi tersedia di Indonesia mulai 12 Mei. Penjualannya dilakukan melalui toko resmi Vivo dan berbagai mitra penjualan resmi di seluruh Indonesia.

Terbaru