vivo X Fold6 langsung menonjol di pasar ponsel lipat karena membawa kombinasi yang jarang hadir bersamaan, yaitu kamera utama 200MP dan baterai 7.000mAh. Di kelas foldable, dua sektor itu kerap menjadi area kompromi, sehingga langkah vivo terasa agresif sejak awal.
Perangkat ini juga tetap mempertahankan pengisian cepat 80W via kabel dan 40W nirkabel. Dengan begitu, kapasitas besar tidak hadir sendirian, melainkan dibarengi dukungan isi ulang yang tetap kompetitif.
Kamera 200MP dengan dukungan Zeiss
Di sektor kamera, vivo menempatkan sensor Samsung HPB berukuran 1/1,4 inci untuk kamera utama 200MP berlabel Zeiss. Sensor yang sama juga dipakai pada kamera telefoto vivo X300 dan X300 Pro, memberi sinyal bahwa perangkat ini diposisikan serius untuk fotografi.
Untuk kebutuhan lain, X Fold6 membawa kamera ultrawide 50MP dan kamera telefoto 50MP LYT602. Kamera telefoto ini mendukung 3x optical zoom untuk pemotretan jarak menengah.
Bagi pengguna yang ingin jangkauan lebih jauh, vivo menyediakan ZEISS Teleconverter G2 opsional. Aksesori ini disebut menawarkan jangkauan hingga 200mm.
Baterai terbesar di kelas foldable
Salah satu pembeda paling kuat dari X Fold6 ada pada baterai 7.000mAh Si-C. Kapasitas ini naik 1.000mAh dari X Fold5 dan disebut sebagai yang terbesar di kategori ponsel lipat sejauh ini.
Di perangkat lipat, ruang internal biasanya membatasi kapasitas baterai. Karena itu, kehadiran sel sebesar ini bisa menjadi nilai tawar penting bagi pengguna yang menginginkan daya tahan lebih panjang tanpa harus berkompromi terlalu jauh.
Vivo juga memberi perlindungan fisik yang lebih serius lewat sertifikasi IP58 dan IP59. Sertifikasi itu ditujukan untuk membantu perangkat menghadapi debu serta semburan air bertekanan tinggi dengan suhu tinggi.
Layar ganda yang sama-sama 120Hz
X Fold6 memakai layar penutup 6,5 inci dengan rasio 20,3:9 dan refresh rate 120Hz. Saat dibuka, pengguna akan menemukan layar utama 8,02 inci dengan rasio 4:3,7 dan refresh rate 120Hz.
Kedua panel tersebut menggunakan AMOLED dan diklaim bisa mencapai tingkat kecerahan puncak lokal hingga 5.000 nits. Angka itu menempatkan X Fold6 sebagai salah satu foldable yang sangat terang di atas kertas, terutama untuk penggunaan di luar ruangan.
Dimensity 9500 Super untuk produktivitas
Di bagian performa, vivo memilih MediaTek Dimensity 9500 Super sebagai dapur pacu. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X Ultra hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
Untuk perangkat lunak, X Fold6 menjalankan OriginOS 6 Fold berbasis Android 16. Vivo juga menambahkan fitur multitasking baru bernama Atomic Workbench.
Fitur tersebut memungkinkan hingga lima aplikasi berjalan bersamaan, masing-masing dalam jendela sendiri. Pendekatan ini menegaskan bahwa X Fold6 tidak hanya menyasar pengguna yang mengejar kamera dan baterai, tetapi juga produktivitas khas perangkat layar besar.
Harga dan ketersediaan
Di China, vivo X Fold6 hadir dalam warna biru, putih, dan hitam. Harga pembuka dipatok CNY 7,999 untuk varian 12/256GB, sedangkan model tertinggi dengan RAM 16GB dan penyimpanan 1TB dibanderol CNY 11,999.
Perangkat ini sudah dibuka untuk pre-order melalui toko online resmi vivo, dengan penjualan perdana dijadwalkan mulai 1 Juli. Untuk saat ini, vivo belum mengumumkan ketersediaan globalnya, sehingga fokus perdananya masih tertuju pada pasar China.
