Vivo X Fold 6 global semakin dekat ke peluncuran internasional setelah terdaftar di basis data SDPPI Indonesia. Kehadiran sertifikasi ini memperkuat sinyal bahwa ponsel lipat tersebut sudah memasuki tahap akhir menuju pasar global.
Nomor model V2559 disebut sebagai varian global Vivo X Fold 6 dan ini menjadi kemunculan perdananya di platform sertifikasi global, setelah sebelumnya hanya terdeteksi di sertifikasi EEC Eropa. suara.com mengutip Gizmochina menyebut langkah itu sebagai salah satu petunjuk paling jelas bahwa jadwal rilis makin matang.
Layar Besar untuk Multitasking
Vivo X Fold 6 membawa panel utama LTPO AMOLED 8,02 inci dan layar penutup LTPO AMOLED 6,53 inci. Keduanya mendukung refresh rate adaptif 120Hz dan diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 5.000 nits.
Vivo juga menambahkan teknologi perlindungan mata untuk kenyamanan penggunaan jangka panjang. Kombinasi layar besar dan panel adaptif ini membuat perangkat lipat tersebut tetap relevan untuk pemakaian luar ruangan maupun aktivitas multitasking harian.
| Komponen Layar | Spesifikasi | Catatan |
|---|---|---|
| Layar utama | LTPO AMOLED 8,02 inci | 120Hz adaptif, hingga 5.000 nits |
| Layar penutup | LTPO AMOLED 6,53 inci | 120Hz adaptif, hingga 5.000 nits |
| Perlindungan mata | Ya | Untuk kenyamanan penggunaan |
Performa Flagship dan Baterai Jumbo
Di sektor performa, ponsel ini ditenagai MediaTek Dimensity 9500 Super Edition. Konfigurasinya dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal mencapai 1TB.
Salah satu daya tarik terbesar ada pada baterai BlueVolt 7.000 mAh, kapasitas yang tergolong besar untuk kelas smartphone lipat. Pengisian dayanya mendukung 80W via kabel dan wireless charging 40W.
Perangkat ini juga menjalankan OriginOS 6 Fold berbasis Android 16. Sistem tersebut dilengkapi fitur multitasking seperti Atomic Workbench untuk mendukung pengalaman layar lipat berukuran besar.
| Aspek | Spesifikasi | Detail Tambahan |
|---|---|---|
| Chipset | MediaTek Dimensity 9500 Super Edition | Untuk kelas flagship |
| RAM | Hingga 16GB | – |
| Penyimpanan | Hingga 1TB | – |
| Baterai | 7.000 mAh | BlueVolt |
| Pengisian daya | 80W kabel, 40W wireless | – |
Kamera 200 MP dengan Dukungan ZEISS
Di bagian kamera, Vivo menempatkan sensor utama 200 MP sebagai andalan. Susunannya dilengkapi kamera telefoto periskop ZEISS APO 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP.
Sistem kamera tersebut didukung chip pemrosesan gambar Vivo V3+ dan kompatibel dengan aksesori telephoto extender. Di bagian depan, tersedia dua kamera selfie 20 MP yang masing-masing dipasang pada layar luar dan layar utama.
| Kamera | Resolusi | Fungsi |
|---|---|---|
| Kamera utama | 200 MP | Sensor utama |
| Kamera telefoto | 50 MP | ZEISS APO periskop |
| Kamera ultra-wide | 50 MP | Lensa sudut lebar |
| Kamera selfie | 20 MP + 20 MP | Untuk layar luar dan layar utama |
Ketahanan Bodi Ikut Ditingkatkan
Selain performa dan kamera, Vivo juga memberi perhatian pada ketahanan bodi. Vivo X Fold 6 sudah mengantongi sertifikasi IP58 dan IP59 untuk perlindungan terhadap debu serta cipratan air.
Di pasar China, perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Hijau, Putih, Abu-abu, dan Hitam/Emas. Hingga kini, Vivo belum mengumumkan jadwal peluncuran global secara resmi, tetapi sertifikasi di Indonesia membuat proses menuju pasar internasional terlihat semakin siap.
Sejumlah laporan sebelumnya juga menyebut perangkat ini berpeluang hadir di pasar India pada Oktober 2026. Namun, informasi itu masih menunggu konfirmasi resmi dari Vivo.
