VinFast VF MPV 7 datang dengan pesan yang cukup tegas untuk pasar Indonesia: mobil keluarga listrik ini bukan sekadar model baru, tetapi juga hasil produksi lokal dari pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat. Langkah itu membuatnya punya nilai lebih besar karena menyentuh dua hal sekaligus, yaitu kebutuhan pasar domestik dan rencana ekspor.
Pabrik di Subang berdiri di atas lahan 171 hektar dengan total investasi mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp17 triliun. Dari fasilitas itu, VF MPV 7 diproduksi dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN yang mencapai 40 persen.
Produksi lokal yang jadi pembeda
Status rakitan lokal menjadi pembeda utama VF MPV 7 di tengah kompetisi MPV listrik yang mulai ramai. VinFast tidak hanya menyiapkan mobil untuk konsumen Indonesia, tetapi juga membangun basis produksi yang dapat mendukung pengiriman ke berbagai negara.
VinFast sendiri merupakan bagian dari VinGroup, konglomerasi besar Vietnam yang bergerak di sektor properti, kesehatan, perhotelan, dan pendidikan. Di negara asalnya, pusat industri kendaraan listrik VinFast berada di Kawasan Industri Dinh Vu – Cat Hai, Hai Phong, di atas lahan hampir 400 hektar.
Desain yang keluar dari pakem MPV keluarga
VF MPV 7 mencoba menjauh dari desain boxy yang selama ini identik dengan mobil keluarga di Indonesia. Model ini memadukan karakter SUV yang tegas dengan fungsi MPV yang praktis, lalu membungkusnya dalam bodi yang lebih aerodinamis.
Wajah depannya menonjol lewat emblem “V” khas VinFast yang menyatu dengan lampu Daytime Running Light LED. Kesan modern juga diperkuat oleh lekukan tegas di kap mesin, kaca spion lipat elektrik dengan lampu sein terintegrasi, serta pelek alloy hitam ring 19 inci.
| Aspek | Data VF MPV 7 |
|---|---|
| Lokasi produksi | Subang, Jawa Barat |
| Luas pabrik | 171 hektar |
| Total investasi | US$ 1 miliar atau sekitar Rp17 triliun |
| TKDN | 40 persen |
| Kapasitas baterai | 60,2 kWh |
| Tenaga | 150 kW atau 201 hp |
| Torsi puncak | 280 Nm |
| Jarak tempuh | 450 kilometer NEDC |
Kabin tujuh penumpang yang tetap lega
Di dalam, VinFast menempatkan kenyamanan keluarga sebagai fokus utama. Material kulit berkualitas tinggi dipakai di seluruh kabin, sementara ruang kaki dan ruang kepala dibuat lapang agar tujuh penumpang dewasa tetap nyaman dalam perjalanan jauh.
Fleksibilitas kabin juga menjadi nilai jual penting. Saat semua kursi dipakai, bagasi belakang masih bisa menampung barang bawaan harian, dan pelipatan kursi baris ketiga membuka ruang kargo hingga 1.240 liter.
Performa listrik dan pengisian cepat
VF MPV 7 menggunakan baterai lithium-ion 60,2 kWh yang menggerakkan motor tunggal di roda depan. Konfigurasinya menghasilkan tenaga 150 kW atau 201 hp dengan torsi 280 Nm.
Untuk sebuah MPV listrik, akselerasinya cukup terasa. Mobil ini disebut mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam sekitar 10 detik, dengan jarak tempuh maksimal 450 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC.
Daya tarik lain ada pada pengisian cepat. Dari kondisi baterai 10 persen ke 80 persen, proses fast charging diklaim hanya memerlukan sekitar 30 menit.
Dengan produksi lokal, TKDN 40 persen, kabin tujuh penumpang, dan paket listrik yang lengkap, VF MPV 7 tampil sebagai salah satu opsi baru di pasar mobil keluarga niremisi. VinFast pun terlihat semakin serius memperkuat pijakan di Indonesia lewat model yang tidak berhenti pada penjualan, tetapi juga pada pembangunan basis industri.
