Verizon Sulap Indy 500 Jadi Arena 5G Super Cepat, Tembus 1 Gbps di Lintasan

Verizon kembali menarik perhatian lewat persiapan jaringan 5G di area Indy 500. Menjelang balapan yang digelar Minggu, 24 Mei, operator itu menjanjikan kecepatan unduh yang bisa menembus lebih dari 1,0 Gbps di lintasan.

Sorotan utamanya bukan sekadar angka. Yang lebih penting, jaringan harus sanggup meladeni lonjakan trafik dari ratusan ribu penonton yang bergantung pada ponsel untuk masuk ke venue, berkomunikasi, dan membagikan momen secara langsung.

Jaringan diuji oleh kerumunan besar

Indy 500 dikenal sebagai acara dengan kepadatan pengguna yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Tahun lalu, sekitar 350.000 penonton hadir di lintasan dan menghabiskan total 61TB data melalui koneksi seluler mereka.

Situasi seperti ini menuntut jaringan yang bukan hanya cepat, tetapi juga stabil. Di lokasi seperti ini, trafik tidak datang merata seperti di penggunaan harian, melainkan menumpuk di satu titik dalam waktu bersamaan.

Verizon menyebut telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyiapkan infrastruktur 5G di area balapan. Operator itu juga meningkatkan perangkat radio agar bandwidth bisa naik hingga 400%.

Gerbang masuk jadi titik krusial

Pengalaman pengunjung kini dimulai sejak tiba di gerbang. Tiket kertas sudah banyak ditinggalkan, sehingga banyak penonton harus memuat tiket digital di ponsel saat masuk.

Masalah sederhana bisa muncul ketika ratusan ribu orang melakukan hal yang sama hampir bersamaan. Untuk mengurangi hambatan itu, Verizon memasang 33 small cell khusus di gerbang utama agar proses masuk berjalan lebih lancar.

Langkah ini menunjukkan bahwa konektivitas di venue besar sudah menjadi bagian dari alur kedatangan, bukan hanya fasilitas tambahan. Saat akses digital terganggu, antrean dan pengalaman awal penonton ikut terdampak.

Cakupan dibangun di seluruh lintasan

Sirkuit Indy 500 membentang di area seluas 559 acre atau sekitar 2,3 kilometer persegi. Cakupan di area sebesar itu membutuhkan kepadatan perangkat jaringan yang jauh lebih tinggi dibanding lokasi umum.

Verizon kini menempatkan 240 node 5G mmWave di seluruh area lintasan. Perusahaan itu juga menambahkan 219 antena berkapasitas tinggi dan memperbarui menara sel lokal ke standar 5G terbaru.

Kombinasi tersebut memperlihatkan bahwa penguatan jaringan dilakukan dari gerbang masuk hingga seluruh kompleks sirkuit. Teknologi mmWave dipilih karena mampu menyediakan kapasitas besar di lokasi dengan kepadatan pengguna tinggi.

Kecepatan yang terasa nyata di lapangan

Pengujian di lapangan sebelum acara berlangsung menunjukkan jaringan lokal dapat mencapai kecepatan unduh di atas 1 Gbps. Verizon menyebut angka itu didukung oleh node mmWave yang sudah terpasang di area sirkuit.

Dalam kondisi yang tepat, kecepatan unduh bahkan disebut bisa menyentuh 2,5 Gbps. Hasil itu menegaskan bahwa peningkatan jaringan ini tidak hanya soal memperluas cakupan, tetapi juga meningkatkan performa saat dipakai.

Bagi penonton, kecepatan tersebut berpotensi membantu saat mengunduh tiket, membuka aplikasi acara, mengunggah video, atau membagikan foto dari tribun. Namun tantangan utamanya tetap sama, yakni menjaga jaringan tetap responsif ketika jumlah pengguna memuncak.

Balapan besar, kebutuhan jaringan khusus

Indy 500 memperlihatkan bagaimana event berskala sangat besar menuntut strategi jaringan yang berbeda dari kondisi normal. Trafik yang menumpuk di satu lokasi dalam waktu terbatas membuat operator harus menyiapkan kapasitas ekstra sejak awal.

Verizon tampaknya mengandalkan kombinasi small cell, node mmWave, antena berkapasitas tinggi, dan peningkatan radio untuk menghadapi beban itu. Dengan total penggunaan data 61TB tahun lalu, balapan ini menjadi ujian besar bagi jaringan seluler di tengah lautan perangkat yang aktif bersamaan.

Source: www.gsmarena.com

Baca Juga

Back to top button