Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Hungaria 2026 dari posisi ke-9 setelah menutup sesi kualifikasi di Sirkuit Balaton Park dengan catatan 1 menit 46,845 detik. Hasil itu lahir dari Q2 yang berlangsung sangat ketat dan berubah cepat hingga detik-detik akhir.
Situasi ini menarik karena Veda sempat berada di jalur yang lebih baik sebelum posisinya bergeser akibat pergerakan para rival. Start dari baris tengah tetap memberi peluang, terutama karena jarak waktu antarpembalap di Balaton Park terlihat sangat rapat sepanjang sesi.
Sempat memimpin sebelum tekanan datang
Pembalap Indonesia asal Gunungkidul itu memulai Q2 dengan ritme yang kompetitif. Saat waktu tersisa 12 menit, ia sempat menempati posisi kedua dan bahkan sempat memegang catatan tercepat pada menit ke-9.
Keunggulan itu tidak bertahan lama. David Almansa dan pemimpin klasemen sementara Maximo Quiles kemudian memperbaiki catatan waktu dan menyalip posisi Veda.
Perubahan tersebut membuat rider Honda Team Asia itu turun ke posisi ketiga. Dari titik itu, ia harus kembali mengejar waktu agar tidak terseret lebih jauh dari barisan depan.
Pit stop ikut mengubah peta persaingan
Saat sesi menyisakan tujuh menit, Veda masuk pit untuk berdiskusi dengan manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. Keputusan itu membuat posisinya kembali turun, kali ini ke urutan keenam.
Lima menit menjelang akhir, Quiles sempat mengambil alih catatan tercepat. Hampir seluruh pembalap lalu kembali ke pit untuk mengatur strategi final sebelum keluar lagi ke lintasan.
Veda kembali ke trek tiga menit sebelum sesi berakhir setelah menerima arahan tim. Namun, upaya terakhir itu belum cukup untuk mengembalikannya ke tiga besar.
Almansa kuasai akhir sesi
Drama terbesar justru muncul di bagian penutup sesi ketika para pembalap saling berebut catatan terbaik. Pada momen terakhir, Almansa merebut posisi teratas dengan waktu 1 menit 45,686 detik.
Quiles menyusul di posisi kedua dengan 1 menit 45,750 detik. Brian Uriarte mengamankan urutan ketiga lewat 1 menit 46,323 detik setelah sebelumnya harus melewati Q1 sebelum menjadi yang tercepat dan melaju ke Q2.
Persaingan di papan atas menunjukkan betapa kecilnya jarak antar pembalap. Dalam kondisi seperti itu, satu putaran bersih atau satu momen masuk pit bisa langsung mengubah urutan start secara signifikan.
Modal start baris tengah
Hasil kualifikasi ini menempatkan Veda di posisi ke-9 untuk balapan Moto3 Hungaria 2026. Start tersebut membuatnya berada di baris tengah, tetapi tetap membuka peluang untuk naik peringkat bila mampu menjaga ritme sejak lap awal.
Balaton Park memperlihatkan bahwa persaingan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan murni. Strategi waktu keluar-masuk pit, pemilihan lap cepat, dan kemampuan menjaga posisi di tengah tekanan menjadi faktor penting dalam Q2 yang berlangsung rapat itu.
Bagi Veda, posisi ke-9 memberi dasar yang cukup baik untuk memburu hasil lebih besar di balapan utama. Dengan selisih waktu yang tipis di antara para pembalap terdepan, peluang pergeseran posisi tetap terbuka saat lampu hijau balapan Moto3 Hungaria 2026 dinyalakan.
Source: www.beritasatu.com