AC Milan dan Juventus harus puas berbagi satu poin setelah laga di San Siro berakhir tanpa gol. Pertandingan lanjutan Serie A pekan ke-34 itu selesai 0-0 karena kedua tim sama-sama gagal mengubah peluang yang mereka dapat menjadi gol.
Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas tetap rapat. Milan tertahan di posisi ketiga dengan 67 poin, sementara Juventus membuntuti di peringkat keempat dengan 64 poin.
Gol Thuram Sempat Mengubah Situasi
Juventus sempat merasa sudah menemukan momentum saat Khephren Thuram menjebol gawang Mike Maignan pada menit ke-36. Gol itu lahir dari serangan balik cepat yang diselesaikan dengan tenang dan membuat tim tamu sempat merayakan keunggulan.
Namun, selebrasi tersebut tidak bertahan lama karena wasit membatalkan gol setelah meninjau ulang lewat VAR. Thuram dinyatakan lebih dulu berada dalam posisi offside sebelum melepas tembakan, sehingga skor tetap imbang tanpa gol.
Keputusan itu menjadi titik penting dalam jalannya pertandingan karena mengubah dinamika di lapangan. Juventus kehilangan kesempatan mengambil kendali, sementara Milan tetap bertahan dalam laga yang berlangsung ketat sejak babak pertama.
Milan Mendorong Serangan, Tapi Kurang Tajam
AC Milan mencoba meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua dengan memasukkan Luka Modric dan Rafael Leao untuk menambah variasi serangan. Rossoneri berupaya membuka ruang lewat sisi sayap dan mempercepat aliran bola ke area pertahanan lawan.
Meski begitu, upaya tuan rumah tidak dibarengi penyelesaian akhir yang efektif. Banyak serangan Milan terhenti sebelum benar-benar menjadi ancaman serius bagi Michele Di Gregorio.
Juventus juga tidak tinggal diam dan tampil disiplin dalam bertahan. Bremer memimpin barisan belakang dengan solid, sehingga sejumlah percobaan Milan gagal berkembang menjadi peluang bersih.
Pertahanan Juventus Tetap Kokoh
Laga ini memperlihatkan bagaimana Juventus menjaga struktur permainan mereka saat ditekan. Duet dan koordinasi lini belakang Bianconeri membuat Milan kesulitan menemukan celah, terutama saat mencoba menembus area kotak penalti.
Di sisi lain, Milan tetap hidup dalam duel ini lewat dominasi bola dan tekanan bertahap. Akan tetapi, penguasaan permainan tidak cukup untuk menghasilkan gol, sehingga skor kacamata bertahan hingga laga selesai.
Bagi Juventus, satu poin di San Siro tetap bermakna dalam persaingan menuju empat besar. Namun, mereka juga melepas peluang untuk mendekat lebih jauh kepada posisi Milan yang masih ada di atas mereka.
Laju Positif Kedua Tim Terhenti
Hasil imbang ini menghentikan tren kemenangan AC Milan setelah sebelumnya menaklukkan Verona 1-0. Juventus pun gagal memperpanjang catatan tiga kemenangan beruntun yang mereka raih atas Genoa, Atalanta, dan Bologna.
Situasi itu membuat perebutan tiket otomatis Liga Champions semakin menegangkan. Dengan hanya empat pertandingan tersisa di Serie A, setiap poin menjadi sangat penting untuk menentukan posisi akhir di klasemen.
San Siro pada akhirnya menghadirkan duel yang keras, rapat, dan minim ruang bagi kedua tim. Milan dan Juventus sama-sama pulang dengan satu poin, tetapi keputusan VAR atas gol Thuram menjadi momen paling menentukan dalam malam yang berakhir tanpa pemenang itu.
Source: mediaindonesia.com






