Belanja bahan makanan dengan Aston Martin Valkyrie terdengar seperti hal yang tak masuk akal, tetapi itulah yang dilakukan Joe Macari di London. Pemilik kolektor mobil sekaligus bos Joe Macari Performance Cars itu terlihat membawa hypercar ekstremnya untuk mampir ke supermarket lokal.
Kontrasnya justru ada di situ: sebuah mobil yang dirancang untuk performa puncak, tetapi dipakai membeli beberapa buah alpukat. Macari bahkan sempat terekam kembali ke mobil dan mengatakan dirinya baru “had some shopping to do” sebelum masuk ke Valkyrie.
Hypercar yang tetap menyita perhatian di jalan biasa
Momen itu terekam oleh pengguna Instagram Aaron Moniz, yang melihat Macari sedang melakukan perjalanan belanja singkat. Setelah kembali ke mobil, Valkyrie itu melaju lagi di lalu lintas London dan langsung menonjol di antara kendaraan lain.
Desainnya memang sulit diabaikan. Cockpit berbentuk tetesan air dan rear diffuser yang besar membuat siluet Valkyrie tampak seperti mobil balap yang tersesat di jalan raya.
Aston Martin mengembangkan mobil ini bersama Red Bull Racing Advanced Technologies, dengan Adrian Newey sebagai salah satu sosok utama di balik desainnya. Nama besar di balik proyek itu ikut menjelaskan mengapa Valkyrie begitu berbeda dari mobil jalanan pada umumnya.
Mesin V12 besar dan status balap yang makin mengangkat namanya
Tenaga Valkyrie berasal dari mesin 6,5 liter Aston Martin-Cosworth RA V12 yang dipadukan dengan motor listrik 160 hp. Kombinasi itu menghasilkan total 1.160 hp, angka yang menempatkannya di jajaran hypercar paling buas di dunia.
Di luar jalan raya, Valkyrie juga punya status yang semakin ikonik setelah masuk ke FIA World Endurance Championship. Versi balapnya menggunakan mesin V12 tanpa bantuan hybrid, membuatnya menjadi satu-satunya mobil naturally aspirated di kelas teratas balap ketahanan.
Dari rencana yang batal sampai tampil di Le Mans
Proyek balap Valkyrie sempat direncanakan tampil di WEC mulai 2021, tetapi rencana itu dibatalkan pada awal 2020. Programnya kemudian dihidupkan kembali pada 2023 sebelum akhirnya memulai debut balap mobil sport pada 2025.
Sejak itu, Valkyrie tampil di ajang besar seperti Le Mans 24 Hours dan 24 Hours of Daytona, serta ikut berlaga di WEC dan IMSA. Performa mobil ini juga disebut meningkat pada tahun keduanya, sehingga muncul penilaian bahwa Valkyrie bisa ikut bersaing untuk kemenangan di Le Mans 24 Hours 2026.
Di tengah semua reputasi besar itu, perhatian publik justru tertuju pada hal yang sangat sederhana: belanja bahan makanan. Untuk sebuah hypercar bernilai tinggi dan berperforma buas, beberapa alpukat ternyata cukup untuk membuatnya jadi bahan pembicaraan di jalan London.







