PT USANA Health Sciences Indonesia meraih pengakuan di ajang Bisnis Indonesia Awards 2026 setelah dinilai unggul dalam inovasi nutrisi seluler. Penghargaan Excellence Cellular Nutrition Innovation itu menegaskan bahwa riset masih menjadi pembeda utama di industri nutrisi yang semakin kompetitif.
Bagi USANA, penghargaan ini bukan sekadar tambahan trofi. Pengakuan tersebut menunjukkan bagaimana pendekatan berbasis sains dan pengembangan produk yang konsisten bisa menjadi nilai jual yang sulit disaingi.
Inovasi seluler jadi sorotan utama
USANA meraih penghargaan itu karena konsisten mengembangkan riset di bidang nutrisi seluler. Salah satu fondasi utamanya adalah InCelligence Technology™, teknologi proprietary yang dirancang sebagai inovasi cell-signaling untuk membantu sel tubuh memperbarui dan melindungi dirinya sendiri.
Pendekatan ini juga menguatkan posisi USANA sebagai “The Cellular Nutrition Company”. Fokus riset perusahaan mencakup nutrisi manusia, biologi seluler, biokimia, genetika, mikrobioma, kimia produk alami, hingga riset klinis.
Perusahaan global dengan kendali produksi ketat
USANA Health Sciences berdiri pada 1992 dan berkantor pusat di Salt Lake City, Amerika Serikat. Perusahaan ini juga melantai di New York Stock Exchange dengan kode USNA, yang menempatkannya sebagai pemain global di industri kesehatan dan nutrisi.
Sekitar dua pertiga produk nutrisi USANA diproduksi secara in-house di fasilitas yang terdaftar FDA di Salt Lake City. Model ini memberi kendali mutu dari hulu ke hilir, sebuah aspek penting untuk bisnis yang bertumpu pada sains dan konsistensi produk.
Indonesia ikut menopang ekspansi Asia Pasifik
Di Indonesia, USANA mulai beroperasi pada akhir 2015 sebagai bagian dari strategi ekspansi Asia Pasifik. Saat peluncuran, lebih dari 500 distributor di Indonesia telah mendaftarkan diri pada departemen perluasan pasar internasional USANA.
Pasar Indonesia kemudian menjadi salah satu penopang pertumbuhan perusahaan di kawasan tersebut. Kehadiran USANA di Tanah Air juga memperluas akses konsumen terhadap produk yang diposisikan berbasis riset ilmiah dan pengawasan kualitas yang ketat.
Kinerja bisnis dan penguatan lini ilmiah
Dari sisi bisnis, USANA membukukan penjualan bersih sebesar US$855 juta sepanjang tahun fiskal 2024. Perusahaan juga memproyeksikan penjualan bersih konsolidasi tahun fiskal 2025 berada di kisaran US$920 juta hingga US$1 miliar.
Langkah penguatan ilmiah juga terlihat dari perekrutan Dr. Kathryn Armstrong sebagai Chief Scientific Officer pada awal 2025. Di luar itu, produk Celavive Postbiotic Rescue Serum juga meraih pengakuan setelah dinobatkan sebagai pemenang dalam Good Housekeeping’s 2025 Beauty Awards.
BIA 2026 dan daftar juri
BIA 2026 mengusung tema “Where Growth Meets Strength” dan menampilkan dewan juri dari kalangan ekonomi serta bisnis. Nama-nama yang terlibat antara lain Ketua Dewan Juri BIA 2026 sekaligus Senior Economist di Creco Research Raden Pardede, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Eduardus Tandelilin, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Lana Soelistianingsih, serta Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo.
Bisnis Indonesia Group menyelenggarakan BIA sejak 2002 sebagai ajang apresiasi bagi emiten dan korporasi yang dinilai unggul di Indonesia. Penghargaan untuk USANA menambah daftar pengakuan atas perusahaan yang terus mengandalkan sains dan inovasi sebagai inti pengembangan bisnisnya.
| Fakta Utama | Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Penghargaan | Excellence Cellular Nutrition Innovation | BIA 2026 |
| Teknologi | InCelligence Technology™ | Cell-signaling proprietary |
| Kinerja | US$855 juta | Penjualan bersih tahun fiskal 2024 |
| Proyeksi | US$920 juta hingga US$1 miliar | Tahun fiskal 2025 |
