Ugreen mencoba mengubah kebiasaan membawa power bank dengan PB610, perangkat 10.000mAh berdaya 45W yang sudah menanamkan kabel USB-C di bodinya. Di kelas yang sering menuntut pengguna membawa kabel terpisah, pendekatan ini langsung menonjol karena juga dibekali layar pintar di bagian depan.
Model ini tercantum di JD.com dengan harga 199 yuan dan dijadwalkan masuk penjualan pada 26 Mei. Dengan kombinasi kabel bawaan dan panel informasi real-time, Ugreen jelas membidik pengguna yang ingin perangkat pengisian daya yang lebih ringkas tanpa kehilangan kontrol pemakaian.
Layar pintar yang memberi informasi lebih lengkap
Salah satu pembeda utama PB610 adalah layar pintar 1,47 inci. Panel ini menampilkan total daya keluaran, suhu baterai, persentase sisa daya, dan kondisi kesehatan baterai secara langsung.
Ugreen juga memberi opsi personalisasi pada layar itu. Lewat koneksi Bluetooth ke aplikasi seluler, pengguna dapat mengunggah gambar atau emoji khusus untuk tampil di panel depan.
Kabel menyatu dengan bodi
Di sisi desain, Ugreen memilih finishing perak dengan aksen merah pada kabel bawaan. Kabel USB-C itu tidak hanya berfungsi untuk mengisi daya, tetapi juga dapat dililitkan ke bodi dan dipakai sebagai strap.
Pendekatan tersebut membuat PB610 berbeda dari banyak power bank 10.000mAh lain yang masih bergantung pada kabel terpisah. Untuk pengguna yang sering bepergian dan ingin membawa barang sesedikit mungkin, desain ini terasa lebih praktis.
Ukuran perangkat tercatat 109 x 58,5 x 25,5 mm dengan bobot sekitar 239 gram. Dimensi itu masih tergolong standar untuk power bank 10.000mAh, sehingga tetap mudah masuk tas kecil atau saku jaket.
Isi daya cepat untuk banyak perangkat
PB610 hadir dengan konfigurasi 2C + 1A, yang terdiri dari kabel USB-C bawaan, satu port USB-C, dan satu port USB-A. Baik kabel USB-C maupun port USB-C sama-sama mendukung keluaran hingga 45W.
Daya tersebut cukup untuk pengisian cepat pada sebagian besar ponsel modern dan juga bisa dipakai untuk perangkat yang lebih besar seperti tablet berukuran kecil. Port USB-A-nya mendukung keluaran hingga 22,5W, sementara pengguna bisa mengisi hingga tiga perangkat sekaligus.
Saat tiga perangkat digunakan bersamaan, kecepatan pengisian akan menurun karena total keluaran 45W dibagi ke port aktif. Ugreen juga menyebut dukungan protokol fast charging standar agar kompatibilitasnya luas untuk perangkat Apple, Android, Nintendo Switch, earbud nirkabel, dan kamera portabel.
Konstruksi internal dan pengamanan suhu
Di dalam bodinya, Ugreen memakai dua sel baterai silinder 21700 berkapasitas 5.000mAh dengan cangkang baja. Perusahaan juga menyebut penggunaan chip kontrol suhu NTC yang ditingkatkan untuk memantau panas secara berkala selama pengisian.
Kombinasi itu memperkuat posisi PB610 sebagai power bank yang tidak hanya mengejar portabilitas, tetapi juga pengawasan daya yang lebih informatif. Kehadiran layar real-time membuat pengguna bisa memantau kondisi perangkat dengan cara yang lebih mudah dibaca.
Klaim performa pengisian
Ugreen membagikan sejumlah klaim pengisian untuk memberi gambaran kemampuan PB610. Perusahaan menyebut power bank ini dapat mengisi iPhone 17 Pro Max hingga 65 persen dalam 30 menit.
Untuk perangkat lain, Huawei Mate 80 Pro Max diklaim bisa mencapai 52 persen dalam 30 menit. Xiaomi 17 Pro Max disebut dapat terisi 43 persen dalam durasi yang sama.
Seperti klaim pengisian cepat pada umumnya, hasil nyata sangat bergantung pada perangkat dan skenario pemakaian. Meski begitu, angka tersebut menunjukkan PB610 diposisikan sebagai aksesori daya yang menggabungkan kepraktisan dengan kecepatan.
Baru untuk China, peluang global masih terbuka
Untuk saat ini, PB610 baru terdaftar di pasar China. Ugreen belum mengumumkan jadwal peluncuran global untuk model ini.
Namun, merek tersebut selama ini rutin membawa aksesori pengisian dayanya ke pasar Amerika Serikat dan Eropa. Pola itu membuat peluang kehadiran PB610 di pasar internasional tetap ada, meski waktunya belum dipastikan.
Source: www.gizmochina.com






