Anthropic akhirnya kembali mendapat lampu hijau setelah pembatasan ketat atas model AI canggihnya dilonggarkan oleh pemerintah AS. Keputusan ini mengubah arah kebijakan yang sebelumnya sempat membuat akses Mythos dan Fable ditutup untuk semua pengguna.
Pergeseran ini terjadi setelah langkah keras Donald Trump yang sempat meminta Anthropic memblokir akses Mythos bagi semua warga negara asing, termasuk karyawan perusahaan sendiri. Saat itu, Anthropic langsung menerapkan pelarangan akses total untuk seluruh pengguna.
Latar Keamanan Nasional yang Membayangi
Kebijakan tersebut muncul di tengah kekhawatiran Washington bahwa model AI canggih bisa dimanfaatkan intelijen militer China, Rusia, atau pihak lain yang dipandang sebagai musuh. Tak lama kemudian, muncul sistem AI dari China bernama Tulongfeng yang diklaim serupa Mythos, lalu Jepang juga memperkenalkan model mirip bernama Fugu Ultra.
Namun, pembatasan itu tidak bertahan lama. Pada Selasa waktu setempat, Anthropic menyatakan Kementerian Perdagangan AS menangguhkan kontrol ekspor untuk model AI tercanggihnya, Fable dan Mythos.
| Model AI | Status Akses | Keterangan |
|---|---|---|
| Mythos | Kontrol ekspor ditangguhkan | Sempat dibatasi total, kini kembali dibuka setelah panduan keamanan diterapkan |
| Fable | Kontrol ekspor ditangguhkan | Sudah mulai tersedia untuk masyarakat umum dengan perlindungan lebih kuat |
| Mythos 5 | Akses diperluas bertahap | Awalnya diizinkan untuk beberapa lembaga yang dipercaya AS, lalu dipersiapkan untuk mitra lebih luas |
| Fable 5 | Sudah tersedia | Ditujukan bagi masyarakat umum dan memiliki perlindungan lebih kuat |
Anthropic mengatakan semua kontrol ekspor untuk model-model AI canggihnya dicabut setelah perusahaan menerapkan beberapa panduan keamanan. Reuters mengutip pernyataan itu pada Kamis, menandakan kebijakan yang semula sangat ketat kini berubah cukup cepat.
Kerja Sama yang Kini Makin Luas
Pemerintahan Trump sebelumnya juga memberi sinyal perubahan arah dengan mengizinkan perilisan Mythos 5, tetapi hanya untuk lembaga tertentu yang dipercaya AS. Model tersebut dirancang untuk mendeteksi kerentanan keamanan siber.
Anthropic juga menyebut tengah bekerja sama dengan pemerintah AS untuk memperluas akses Mythos 5 ke mitra domestik dan internasional yang lebih luas melalui program Glasswing. Di saat yang sama, Fable 5 mulai tersedia pada Rabu untuk masyarakat umum.
Hubungan Anthropic dan pemerintah AS sendiri tidak selalu mulus. Perusahaan itu sebelumnya pernah dilarang menggunakan sistem AI-nya di lingkungan pemerintahan AS karena menolak agar tool AI dipakai untuk membuat senjata otonom dan memata-matai warga AS.
Meski begitu, hubungan keduanya kini perlahan membaik. Anthropic memperdalam kerja sama dengan pemerintahan Trump sambil berkolaborasi dengan Amazon, Microsoft, dan Google untuk menyusun standar umum dalam menilai potensi jailbreak AI, yaitu teknik untuk membobol panduan keamanan.
Surat Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick kepada Anthropic, yang dilihat Reuters, menyebut perusahaan telah sepakat bekerja sama dengan pemerintah AS mengenai protokol untuk Mythos, Fable, dan model-model masa depan. Anthropic juga diminta memberi tahu pemerintah AS tentang aktivitas jahat apa pun.
Lutnick tetap memberi catatan penting. Ia mengatakan kementeriannya berhak mengevaluasi kembali keputusan itu dan memberlakukan lagi persyaratan lisensi jika keadaan berubah atau jika Anthropic gagal mematuhi komitmennya.
