Tom Aspinall menegaskan bahwa dirinya masih akan melanjutkan karier di UFC dan belum menempatkan tinju sebagai tujuan utama. Juara kelas berat asal Inggris itu juga langsung membantah spekulasi yang sempat mengaitkannya dengan kemungkinan pindah ke ring tinju.
Pernyataan tersebut muncul saat Aspinall berada di Kroasia dan menjawab pertanyaan soal arah kariernya ke depan. Sikap itu meredam rumor yang berkembang setelah namanya dikaitkan dengan promotor tinju Eddie Hearn.
Rumor pindah ke tinju bermula dari kerja sama dengan Eddie Hearn
Spekulasi soal masa depan Aspinall mencuat setelah ia menjalin kesepakatan dengan Eddie Hearn. Hearn dikenal sebagai salah satu promotor tinju paling berpengaruh dan kini berperan sebagai penasihat bagi Aspinall.
Kehadiran sosok besar dari dunia tinju itu memunculkan dugaan bahwa Aspinall mungkin sedang menyiapkan langkah untuk keluar dari MMA. Namun, hingga saat ini, juara kelas berat UFC itu menegaskan bahwa fokus utamanya tetap berada di organisasi milik Dana White.
Saat ditanya langsung apakah pelatih Stjepan Drvis bisa membantu transisi ke tinju, Aspinall sempat menjawab singkat, “Maybe.” Meski begitu, jawaban itu tidak berubah menjadi sinyal perpindahan olahraga karena pernyataan berikutnya justru menegaskan prioritasnya masih di UFC.
Aspinall masih merasa punya pekerjaan di UFC
Aspinall menolak anggapan bahwa pikirannya kini tertuju pada tinju. Ia menegaskan masih ada banyak target yang ingin dicapai bersama UFC sebelum memikirkan jalur lain.
“To be honest, I ain’t thinking about boxing that much right now,” ujar Aspinall. Ia kemudian menambahkan, “No. I’ve got more stuff to do with the UFC.”
Pernyataan itu penting bagi publik yang sempat khawatir kariernya akan bergeser terlalu cepat ke cabang olahraga lain. Dengan jawaban yang tegas, Aspinall memberi sinyal bahwa perjalanannya di UFC masih belum selesai.
Statusnya sebagai juara kelas berat juga membuat setiap komentarnya mendapat perhatian besar. Dalam konteks itu, penegasan tetap bertahan di UFC menjadi jawaban langsung atas rumor yang sempat menguat di luar arena.
Pemulihan fisik masih berjalan
Di luar isu perpindahan ke tinju, kondisi fisik Aspinall juga ikut menjadi sorotan. Ia diketahui menjalani operasi ganda pada matanya setelah pertahanan gelar pertamanya berakhir dengan status no-contest.
Meski sempat memperlihatkan cuplikan latihan di pusat kebugaran, Aspinall mengonfirmasi bahwa dirinya belum kembali berlatih penuh. Artinya, proses pemulihan masih berlangsung dan masih menjadi bagian penting dari rencana bertarungnya.
Situasi itu turut memengaruhi langkah UFC dalam mengatur divisi kelas berat. Organisasi tersebut menyiapkan gelar juara interim sambil menunggu Aspinall pulih dan siap kembali bertarung untuk penyatuan gelar.
Laga unifikasi sudah menunggu di depan mata
Aspinall dijadwalkan menghadapi pemenang duel Alex Pereira melawan Ciryl Gane dalam laga unifikasi kelas berat. Pertarungan itu disebut akan berlangsung pada 14 Juni 2026 di ajang UFC White House.
Jadwal tersebut menunjukkan bahwa posisi Aspinall masih sangat penting di puncak divisi kelas berat. Selama masa pemulihan berlangsung, namanya tetap berada di pusat perhatian karena statusnya sebagai juara utama.
Dengan fokus yang masih tertuju pada UFC, Aspinall kini berada dalam fase penting untuk menjaga posisinya. Rumor tinju mungkin sempat berkembang, tetapi pernyataannya di Kroasia memperjelas bahwa prioritas utamanya tetap sama, yakni menyelesaikan urusan besar yang masih menunggunya di dalam UFC.







