Pengguna Tol Jakarta-Cikampek perlu menyiapkan perjalanan lebih matang dalam beberapa hari ke depan. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) tengah melakukan rekonstruksi dan pemeliharaan rutin di sejumlah titik untuk menjaga kualitas jalan dan kelancaran arus kendaraan.
Pekerjaan ini berlangsung di ruas yang selama ini menjadi salah satu jalur paling vital bagi mobilitas dan logistik nasional. Selama perbaikan berjalan, JTT menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional agar gangguan ke pengguna jalan tetap bisa ditekan.
Beberapa titik terdampak di dua arah
Pemeliharaan dilakukan di lokasi yang berbeda pada lajur dan arah yang tidak sama. Titik yang masuk dalam pekerjaan meliputi KM 26+995 hingga KM 27+075 lajur 1 arah Cikampek, KM 31+700 hingga KM 31+568 lajur 1 arah Jakarta, serta KM 15+029 hingga KM 14+898 lajur 1 arah Jakarta.
Untuk KM 26+995 hingga KM 27+075, pekerjaan dimulai pada 28 Juni pukul 09.00 WIB dan dijadwalkan selesai pada 3 Juli 2026 pukul 11.00 WIB. Sementara itu, pekerjaan di KM 31+700 hingga KM 31+568 berlangsung mulai 29 Juni pukul 09.00 WIB hingga 3 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
Adapun perbaikan di KM 15+029 hingga KM 14+898 sudah berjalan sejak 22 Juni dan ditargetkan rampung pada 3 Juli 2026 pukul 19.00 WIB. Selama proses itu, lajur di luar area kerja tetap bisa digunakan oleh pengendara.
Keselamatan dan kelancaran jadi alasan utama
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, menegaskan bahwa pemeliharaan rutin adalah bagian dari upaya menjaga standar pelayanan jalan tol. Ia menyebut Tol Jakarta-Cikampek sebagai koridor utama mobilitas dan logistik nasional yang butuh perawatan berkala agar tetap aman dan andal.
Amri juga menekankan bahwa pekerjaan dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi. Dengan volume kendaraan yang tinggi setiap hari, kualitas infrastruktur perlu dijaga agar fungsi ruas tetap optimal.
Rekayasa lalu lintas disiapkan sesuai kondisi lapangan
Pejabat Pengganti Sementara Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, mengatakan seluruh pekerjaan dijalankan dengan mengutamakan keselamatan. Menurut dia, perusahaan menyiapkan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi lapangan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Dary juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pemeliharaan berlangsung. Ia menegaskan bahwa area pekerjaan telah dilengkapi perlengkapan keselamatan sesuai standar operasional untuk melindungi pengguna jalan dan petugas di lapangan.
Pengendara diminta lebih disiplin saat melintas
JTT mengimbau pengguna jalan agar mengatur waktu perjalanan sebelum melintas di Tol Jakarta-Cikampek. Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, serta mengikuti rambu dan arahan petugas.
Perusahaan juga menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan kerja sama masyarakat selama pekerjaan berlangsung. Pemeliharaan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan di ruas Tol Jakarta-Cikampek yang menopang distribusi logistik dan mobilitas harian masyarakat.
