Selisih harga yang tidak terlalu jauh membuat Tirano X langsung mengubah peta pilihan di kelas motor listrik Indomobil eMotor. Di atas kertas, tambahan biaya untuk versi ini terasa lebih mudah diterima karena dibarengi lompatan fitur, baterai, dan kenyamanan yang cukup besar.
Itulah alasan Tirano biasa kini terlihat kurang menggoda di hadapan Tirano X. Bukan hanya tampil lebih premium, model baru ini juga membawa peningkatan yang menyentuh kebutuhan harian pengguna, mulai dari jarak tempuh hingga kemudahan pengoperasian.
Harga yang berhadapan langsung dengan manfaat
Tirano X dipasarkan dengan banderol Rp32,8 juta. Pada titik harga itu, perhatian pembeli langsung tertuju pada apakah versi reguler masih masuk akal jika selisihnya tidak terlalu jauh.
Di kelas motor listrik, pertanyaan tersebut menjadi penting karena nilai jual tidak lagi ditentukan oleh harga semata. Kombinasi fitur dan jarak tempuh justru menjadi penentu utama apakah kenaikan biaya terasa sepadan atau tidak.
Baterai jauh lebih besar, jarak tempuh ikut melonjak
Peningkatan paling mencolok datang dari sektor baterai. Tirano X memakai baterai 72V 48Ah dengan kapasitas total 3.456 Wh.
Dengan bekal itu, motor ini diklaim sanggup menempuh hingga 160 kilometer dalam kondisi ideal. Angka tersebut naik sekitar 50 kilometer dibanding Tirano reguler yang sebelumnya diklaim mampu mencapai 110 kilometer.
Tambahan jarak tempuh ini memberi efek besar bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas panjang. Dalam penggunaan harian, kemampuan menjelajah lebih jauh dapat memangkas kekhawatiran soal pengisian daya yang terlalu sering.
Fitur yang terasa naik kelas
Tirano X juga mendapat paket fitur yang lebih lengkap dibanding versi biasa. Salah satu pembeda utamanya adalah cruise control, yang membantu menjaga kecepatan tanpa terus menahan tuas gas.
Motor ini turut dibekali traction control system dan hill start assist untuk menambah rasa aman saat menghadapi kondisi jalan tertentu. Ada pula reverse mode, lampu LED projector, smart inclinometer, serta handguard dengan lampu sein terintegrasi.
Di sisi konektivitas, Android Auto dan Apple CarPlay kini tersedia langsung tanpa perlu upgrade tambahan. Pada Tirano standar, beberapa fungsi berkendara masih bergantung pada sistem tombol, sedangkan Tirano X sudah beralih ke switch yang terasa lebih modern dan mudah dioperasikan.
Desain ikut dibuat lebih gagah
Perubahan Tirano X tidak berhenti pada fitur. Motor ini memakai velg 13 inci yang membuat posturnya terlihat lebih tinggi dibanding model sebelumnya.
Di bagian depan, lampu kabut tambahan memberi kesan lebih siap dipakai dalam berbagai kondisi. Windshield yang lebih besar juga membantu memberi perlindungan angin yang lebih baik saat berkendara.
Suspensi belakang model tabung menambah kesan premium sekaligus berpotensi meningkatkan kenyamanan di jalan bergelombang. Kombinasi ini membuat Tirano X terlihat lebih matang, bukan sekadar versi lain dengan aksen kosmetik baru.
Ada kompromi yang tidak bisa dihindari
Meski unggul di banyak sisi, Tirano X tetap membawa konsekuensi yang perlu dipertimbangkan. Karena baterainya lebih besar, ruang bagasi menjadi lebih kecil dibanding Tirano lama.
Jika pada model reguler bagasi masih memungkinkan menyimpan helm berukuran tertentu, Tirano X lebih memfokuskan ruang itu untuk charger dan perlengkapan kecil. Bagi sebagian orang, perubahan ini mungkin terasa mengganggu, terutama jika ruang simpan menjadi kebutuhan utama.
Namun bagi pembeli yang lebih memprioritaskan jarak tempuh, fitur modern, dan tampilan yang lebih berkelas, kompromi tersebut bisa dianggap wajar. Itulah yang membuat Tirano X tampil sebagai evolusi paling signifikan dalam keluarga Tirano dan sekaligus menekan daya tarik Tirano biasa.







