Timnas Putri Indonesia di Ambang Gelar Kedua, Laos Mengancam di Final

Author: Cung Media

Timnas Putri Indonesia tinggal selangkah lagi menambah trofi Piala AFF Wanita. Laos menjadi penghalang terakhir bagi Garuda Pertiwi untuk mengulang keberhasilan pada edisi perdana turnamen tersebut.

Final Indonesia kontra Laos dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/7) di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia. Laga ini bukan sekadar perebutan gelar, karena kedua tim juga telah memastikan tiket ke ASEAN Women’s Championship 2027.

Modal Indonesia Lebih Meyakinkan

Skuad asuhan Satoru Mochizuki tiba di partai puncak dengan catatan pertahanan yang lebih rapat. Indonesia hanya kebobolan satu gol sejak fase grup hingga semifinal, sambil mencetak lima gol.

Laos juga menunjukkan perjalanan yang solid menuju final, meski catatan angkanya berada sedikit di bawah Indonesia. Mereka mengoleksi tiga gol dan kemasukan dua kali sepanjang turnamen.

Tim Gol Dicetak Gol Kebobolan
Indonesia 5 1
Laos 3 2

Angka tersebut memberi Indonesia modal penting menjelang laga penentuan. Namun, statistik tidak otomatis menjamin hasil karena final akan ditentukan oleh kemampuan kedua tim memanfaatkan momen selama pertandingan.

Kekuatan Indonesia juga terlihat dari variasi pencetak golnya. Estella Loupatty, Emily Nahon, Sheva Imut, Gea Yumanda, dan Remini Rumbewas masing-masing telah menyumbang gol.

Sebaran kontribusi itu membuat Indonesia tidak bergantung pada satu pemain untuk membongkar pertahanan lawan. Situasi tersebut dapat menjadi keuntungan ketika Laos berusaha menutup ruang bagi lini serang Garuda Pertiwi.

Laos Punya Ancaman yang Tak Bisa Diremehkan

Laos datang ke final setelah menyingkirkan Kamboja dengan skor 1-0 pada semifinal. Kemenangan tipis itu memperlihatkan kemampuan mereka menjaga keunggulan dalam pertandingan ketat.

Anna Keo Onsy menjadi pemain yang paling produktif bagi Laos dengan dua gol. Kemmy Phatdala melengkapi daftar pencetak gol Laos dengan satu kontribusi.

Indonesia perlu memberi perhatian khusus kepada Anna Keo Onsy agar ancaman Laos tidak berkembang di area berbahaya. Ketajaman lini depan lawan menjadi salah satu faktor yang dapat mengubah jalannya final.

CNN Indonesia menilai pertemuan ini tidak akan mudah bagi Indonesia walau memiliki rekor gol dan pertahanan yang lebih baik. Laos telah membuktikan diri mampu menghentikan Kamboja, tim yang sebelumnya menahan Indonesia 1-1 pada fase grup.

Dua Jalur Berbeda Menuju Partai Puncak

Indonesia merebut tempat di final melalui kemenangan 2-0 atas Singapura pada semifinal. Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri karena Singapura sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Laos di fase grup.

Di sisi lain, Laos lolos dengan cara yang berbeda melalui duel ketat melawan Kamboja. Pertemuan dua finalis ini pun mempertemukan tim yang sama-sama mampu mencatatkan hasil penting atas lawan kuat.

Indonesia pernah mengangkat trofi pada Piala AFF Wanita 2024. Saat itu, Garuda Pertiwi mengalahkan Kamboja 3-1 di final dan menjadi juara pertama turnamen yang baru dimulai pada tahun tersebut.

Kesempatan mempertahankan status sebagai kampiun membuat final melawan Laos memiliki bobot tersendiri. Gelar kedua akan menegaskan keberlanjutan prestasi Timnas Putri Indonesia di level Asia Tenggara.

Tiket ASEAN Women’s Championship Sudah Didapat

Indonesia dan Laos tidak hanya mengejar trofi di Kuala Lumpur. Kedua finalis sudah mengamankan tempat di ASEAN Women’s Championship 2027 melalui jalur Piala AFF Wanita 2026.

Tiga tim teratas turnamen berhak tampil pada kompetisi berikutnya yang juga melibatkan Vietnam, Thailand, Filipina, dan Australia. Lolos ke final membuat Indonesia serta Laos dipastikan berada di antara tim yang mendapatkan kesempatan itu.

Indonesia sebelumnya tampil di ASEAN Women’s Championship 2025 setelah menjadi juara Piala AFF Wanita 2024. Dalam ajang tersebut, Indonesia menempati posisi juru kunci fase grup.

Final melawan Laos menjadi peluang bagi Indonesia untuk membawa modal positif menuju kompetisi ASEAN berikutnya. Efektivitas penyelesaian akhir serta disiplin menjaga ancaman Anna Keo Onsy akan menentukan peluang Garuda Pertiwi merebut gelar kedua.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru